Kabar Journalist

Home / Nasional / TNI/POLRI

Selasa, 11 Oktober 2022 - 12:48 WIB

Kasetukpa Lemdiklat Polri Buka Acara Pembinaan Tradisi Siswa PAG Gelombang I tahun 2022

Sukabumi – Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K., M.Hum secara resmi membuka kegiatan Pembinaan Tradisi Lembaga Pendidikan (Bintra Lemdik) dan orientasi pengenalan lingkungan di Setukpa Lemdiklat Polri bagi peserta didik Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara ke Perwira Polri gelombang I tahun 2022 Resimen Tadya Maharana Kivandra, pada Selasa (11/10/2022) pagi.

Bertempat di Lapangan Soetadi Ronodipuro, bertindak selaku Inspektur upacara Kasetukpa Lemdiklat Polri dalam amanatnya menyampaikan Bintra Lemdik dan orientasi pengenalan lingkungan ini merupakan salah satu moment penting bagi para pesertw didik PAG untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan yang maha kuasa dan juga untuk lebih mengenal lingkungan dan aturan atau tata tertib dimana para siswa akan menjalankan proses pendidikan selama satu bulan kedepan. Kalau para siswa mau nyaman selama proses pendidikan, ikuti tata tertib kehidupan siswa yang sudah ditentukan lembaga, tegasnya.

Baca Juga  Danjen Kopassus Resmi Membuka Festival Rakyat Bazar Kopassus

Tujuan pelaksanaan Bintra Lemdik ini ialah sebagai pengantar rangkaian kegiatan yang sudah diprogramkan di Setukpa Lemdiklat Polri, untuk melatih, mendidik mental, pengetahuan dan keterampilan para peserta didik agar menjadi perwira Polri yang sesungguhnya, Perwira yang memiliki 12 karakter kebhayangkaraan (beriman, cinta tanah air, demokratis, disiplin, kerja keras dan cerdas, profesional, sederhana, empati, jujur dan ikhlas, adil, teladan, berintegritas), ujar Mardiaz.

Baca Juga  Bagan Samudra Fishing Siap Fasilitasi Pemancing Mania di Laut Pelabuhan Ratu

Oleh karenanya Setukpa akan membentuk para peserta didik dengan profil lulusan sebagai manager di lini terdepan, analis dan pengawas / supervisor, serta memiliki kompetensi etik, teknis dan leadership, tambahnya.

Mardiaz menjelaskan bahwa para peserta didik nantinya dapat menjadi pimpinan yang memiliki jiwa strong leadership, yaitu pemimpin yang memiliki power (kekuatan), follower (pengikut) dan konsep (yang diraih secara formal dan informal), sehingga para lulusan PAG dapat menjabarkan kebijakan pimpinan dengan konsep teknis dilapangan.

Model kepemimpinan yang valid digunakan saat ini diantaranya tipe demokratis, transformastif, adaptif dan servant leadership serta tipe kepemimpinan lainnya dan tidak ada satu tipe kepemimpinan yang dapat digunakan untuk semua situasi dan kondisi, imbuhnya.

Baca Juga  Berawal dari Curhatan Bhabinkamtibmas Polsek Jampang Tengah Polres Sukabumi, warga disabilitas dapat kursi roda

Para peserta didik harus memahami konsep Presisi Kapolri yaitu transformasi organisasi, operasional, pelayanan publik dan transformasi pengawasan. Ada filosofi dalam salam Presisi yaitu salam seorang hamba atau pelayan, yang bermakna bahwa kita anggota Polri adalah pelayan yang harus melayani masyarakat, pungkas Mardiaz.

Bintra Lemdik dan orientasi pengenalan lingkungan ini diikuti oleh 1.252 peserta didik PAG dari bintra ke perwira Polri gelombang I tahun 2022, yang secara simbolik dibuka dengan penyiraman air bunga kepada perwakilan peserta didik oleh Kasetukpa dan Ketua Bhayangkari Cabang 04 Setukpa Ny. Tasha Mardiaz.

Share :

Baca Juga

Nasional

Angkatan Muda Siliwangi Distrik Kota Sukabumi Laksanakan Pelantikan Sayap-sayap AMS

sosial

Wujud Kepedulian, Polres Subang Menggelar Baksos di Bulan Suci Ramadhan Tahun 2025

Sukabumi

JELANG NATARU DAN PEMILU 2024 UPT SUCI RAYA LAKSANAKAN APEL SIAGA DAN IKRARKAN NETRALITAS PEGAWAI

Budaya

Wabup Launching Gadis Sukabumi -Wujud Nyata Komitmen Pemerintah Daerah Mencegah Stunting-

sosial

Peringati Nuzulul Quran 1444 H, Kasetukpa Lemdiklat Polri Serukan Mari Kita Gapai Iman Dan Taqwa Melalui Peningkatan Kepedulian Sosial Menuju Polri Presisi

sosial

Gerak Cepat TNI Kodim 0607/Kota Sukabumi Sambangi , “Intan Si Bocah Tangguh”

Infrastruktur

Jumlah Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Bertambah Menjadi 268 Jiwa

Sukabumi

3 Pelaku TPPO Ditangkap Polisi, Korban Diperlakukan Tidak Layak di Luar Negeri