Kabarjournalist.com – SUKABUMI – Di Lapangan Voli Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri, Jumat (28/08/2026), peluit pembukaan Pekan Olahraga Integrasi Siswa dan Masyarakat (PORISMAS) 2026 telah berkumandang.
Tema yang diangkat pada PORISMAS Tahun 2026.
“MEMBANGUN GENERASI BERKELAS MELALUI INTEGRASI OLAHRAGA DAN PENDIDIKAN UNTUK INDONESIA MAJU”.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Setukpa, Brigjen Polisi Dirin, S.I.K., M.H., disambut semangat oleh ribuan Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 56 serta puluhan peserta dari Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Bukan sekadar pertandingan bola voli biasa—PORISMAS hadir sebagai ruang belajar yang hidup, tempat persaudaraan dipererat, serta panggung penemuan potensi asli daerah.
PORISMAS: Praktek Langsung, Sekolah Manajemen Sebenarnya
Bagi siswa Setukpa, kegiatan ini bukan sekadar agenda tambahan, melainkan perpanjangan kurikulum yang paling nyata.
“Ini adalah program inti Setukpa. Tujuannya menjadikan PORISMAS sebagai ruang pembelajaran langsung bagi siswa: melatih merencanakan dari nol, mencari dukungan, menyusun konsep, hingga memimpin jalannya acara dengan tanggung jawab penuh,” ungkap Brigjen Pol Dirin dalam keterangannya usai upacara pembukaannyang dilaksanakan di Lapangan Volley Setukpa Lemdiklat Polri. Jumat, 28/08/2026.

Ia menegaskan bahwa teori manajemen yang dipelajari di ruang kelas harus teruji di lapangan: apakah mampu disusun, dilaksanakan, dan dikendalikan secara nyata? Inilah cara membentuk jiwa pemimpin yang siap bekerja secara terorganisir.
Meruntuhkan Sekat, Menjalin Persaudaraan
Selain pelatihan kepemimpinan dan pengelolaan acara, PORISMAS juga menjadi jembatan penghubung yang kokoh antara institusi pendidikan kepolisian dan lingkungan sekitarnya.
“Kami tidak ingin siswa hanya berada di ruang tertutup yang penuh teori. Melalui olahraga ini, mereka turun, berinteraksi, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Harapannya, ilmu terpakai, warga beruntung, dan kegiatan ini tumbuh milik bersama,” tambahnya.
Pada edisi ini, fokus disusun lebih sederhana namun mendalam—hanya mengangkat cabang bola voli—supaya pelaksanaan lebih terarah dan menyentuh klub-klub yang tumbuh subur di wilayah Sukabumi.
Teladan dari Tanah Sendiri: Sukabumi Punya Potensi
Salah satu hal yang menonjol adalah kehadiran atlet berprestasi—termasuk yang pernah membela tanah air—bukan untuk bertanding, melainkan menjadi teladan.
“Kami hadirkan mereka agar menjadi panutan yang nyata. Supaya atlet lokal tidak merasa rendah diri: ternyata atlet tingkat nasional pun lahir dari daerah ini. Sukabumi sanggup bersinar sejauh mereka mau berlatih keras dan tidak meremehkan asalnya,” ujar Brigjen Dirin. Pesannya tegas: prestasi tidak mengenal batas wilayah, melainkan dibangun dengan semangat dan kerja sungguh-sungguh.
Bibit Unggul Butuh Pembinaan Berkelanjutan
Penyelenggara menyadari bahwa ajang dua hari ini hanyalah awal dari perjalanan panjang. PORISMAS diharapkan menjadi sarana peningkatan kualitas bertanding, namun potensi yang ditemukan tidak boleh terhenti begitu saja saat pertandingan usai.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten maupun Kota Sukabumi menyambut baik dan melanjutkan jejak ini. Tidak semua daerah punya kesempatan serupa—harus dimanfaatkan untuk menjaring, membina, dan mengantarkan bibit terbaik hingga ke kancah nasional bahkan internasional,” harapnya.

Sebagai penyelenggara kegiatan, pihak Setukpa membuka jalan, namun pembinaan jangka panjang serta pengembangan lebih lanjut berada dalam ranah dukungan daerah. Klub-klub berpotensi yang terlihat bersinar layak mendapat perhatian serius agar tidak berjalan sendirian.
Dua Hari, Makna Tanpa Batas
Selama 28–29 Agustus 2026, lebih dari sebuah bola akan melambung di lapangan voli Setukpa: terbang pula harapan persatuan, bukti kemampuan siswa, serta keyakinan bahwa daerah menyimpan kekayaan bakat yang luar biasa.
PORISMAS 2026 bukan sekadar lomba—ia adalah benih yang ditanam bersama: belajar mengelola, bersahabat dengan warga, meneladani prestasi, serta berharap ada tangan-tangan lain yang ikut merawatnya hingga Sukabumi berbicara bangga di panggung yang lebih luas.
Redaksi


















Total Users : 99091
Total views : 179409