Kabar Journalist

Home / pemerintahan / Sukabumi

Jumat, 24 Januari 2025 - 16:41 WIB

KECAMATAN SUKABUMI JADIKAN PARIWISATA DAN PERTANIAN SEBAGAI SEKTOR UNGGULAN

Kabarjournalist.com – Kecamatan Sukabumi menjadi miniatur pengaplikasian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Di mana, masyarakat Kecamatan Sukabumi menggantungkan hidup dari sektor pariwisata dan pertanian. Dalam hal ini, RPJMD Kabupaten Sukabumi berfokus di sektor pariwisata dan pertanian.

Camat Sukabumi, Asep Suhenda, mengatakan pariwisata dan pertanian menjadi sector unggulan di wilayahnya. Dari sisi pertanian misalnya, berfokus pada sayuran dan padi. Sementara pariwisata lebih mengedanpankan potensi alamnya.

“Sayuran di sini itu sangat beragam. Mulai dari tomat, cabai,dan yang lainnya. Kalau pariwisata lebih banyak yang berhubungan dengan alam. Kita berada di daerah yang relative tinggi, sehingga sangat bagus dari sisi pemandangannya,” ujarnya, Jumat, 24 Januari 2025.

Baca Juga  MUHIBBAH RAMADHAN, BUPATI" KUATKAN SILATURAHMI DAN SARANA INFORMASI PEMBANGUNAN KAB SUKABUMI

Potensi tersebut, hampir merata di semua desa yang ada di Kecamatan Sukabumi. Meskipun terdapat keunggulan potensi masing-masing.

“Kita ada beberapa desa yang unggul dari sisi pertanian padi. Ada juga yang unggul dari sayurannya. Termasuk wisata pun hampir merata,” ucapnya.

Bahkan untuk sektor pariwisata, sering bermuculan tempat-tempat yang baru. Meskipun secara popularitas, ada yang memang sangat popoler dan hanya diketahui masyarakat sekitar saja.

“Kita ada yang lagi ramai tempat wisata di sini seperti Villa Damar, selain yang sudah popular seperti Salabintana dan Pondok Halimun. Pariwisata itu terus bermunculan,” ungkapnya.

Baca Juga  BUPATI BERSAMA FORKOPIMDA INSPEKSI PSM PALABUHANRATU, PASTIKAN STOK DAN STABILITAS HARGA PANGAN

Guna meningkatkan potensi yang ada tersebut, dirinya terus mendorong warga untuk berkarya. Sehingga di tengah ramainya tempat wisata dan pertanian, masyarakat jangan sampai jadi penonton saja.

“Dari hal itu, kita terus mendorong pembentukan Sapta pesona pariwisata, sadar wisata, dan yang lainnya. Sehingga mereka bisa ikut andil di tengah kemajuan daerahnya,” bebernya.

Bahkan dirinya pun mendorong tempat wisata menyediakan tempat khusus untuk produk unggulan dari masyarakat Kecamatan Sukabumi. Sehingga, produk masyarakat ini bisa dikenal khalayak ramai.

“Jadi, kita meminta tempat wisata menyediakan etalase untuk produk masyarakat Kecamatan Sukabumi. Sehingga, masyarakat bisa mengenalkan produk mereka secara lebih luas,” terangnya.

Baca Juga  Inisiatif Camat Jampang Kulon: Gotong Royong Bangun Rumah Layak bagi Janda Lansia

Melalui metoda tersebut, dirinya optimis kesejahteraan masyarakat bisa tercapai. Apalagi, semua sektor tersebut bisa saling berkesinambungan dan keterkaitan dan dapat maju secara bersama-sama.

“Pariwisata dan pertanian bisa saling berkesinambungan dan keterkaitan. Sehingga bisa memompa kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Dirinya berharap, potensi yang ada ini bisa terus dikembangkan melalui inovasi. Sehingga bisa lebih baik dan terus membaik ke depanya.

“Melalui karang taruna dan yang lainnya kita ciptakan inovasi untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Sukabumi

HARI NELAYAN PALABUHANRATU KE 66, BUPATI AJAK JAGA LAUT, LESTARIKAN BUDAYA UNTUK GENERASI PENERUS SUKABUMI

Jawa Barat

KDEI Taipei Berkomitmen Lindungi Pekerja Migran Indonesia di Taiwan

Jawa Barat

FPPU Korda Kota Sukabumi Gelar Silaturahmi Akbar Bersama Ponpes Se-Jabar

Sukabumi

PENUTUPAN MHQ JANNATUL FIRDAUSI KE 8, BUPATI APRESIASI PERAN MASYARAKAT DALAM PEMBINAAN UMAT

Sukabumi

Ungkap Aksi Pencurian Baut Rel Kereta Api, Polsek Kebonpedes Sukabumi Amankan 1 Terduga Pelaku, 1 DPO

Jawa Barat

PN Jakarta Pusat Perkuat Keputusan DK PWI Pusat: Hendry Ch. Bangun Tak Bisa Bekukan PWI Jabar

Ekonomi

Kolaborasi Karang Taruna Kota Sukabumi Bersama Komunitas Brio Indonesia Berbagi di Bulan Ramadhan

Jawa Barat

DUKUNG SEKOLAH PRADITYA ADHIGUNA GLOBAL SCHOOL, BUPATI” TANAMKAN NILAI KEPEMIMPINAN DAN KARAKTER UNGGUL”