Kabar Journalist

Home / Infrastruktur / Jawa Barat / pemerintahan / Sukabumi

Sabtu, 12 Juli 2025 - 19:03 WIB

Proyek Pembangunan Gedung Senilai Rp 1,6 Miliar Tanpa Koordinasi: DPRD Desak Wali Kota Lebih Kolaboratif

Kabarjournalist.com – Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, mendesak Walikota Sukabumi untuk lebih kolaboratif dan selalu melakukan koordinasi dengan lembaga Legislatif, terutama dalam menjalankan proyek pembangunan.

Wawan mengkritik tajam terkait pembangunan Gedung Dekranasda senilai Rp.1,6 Milyar yang baru-baru ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Sukabumi.

“Kami DPRD sama sekali tidak tahu menahu, bahkan tidak diundang, dan baru tahu dari media. Ini ironis dan sangat disayangkan,” ucap Wawan kepada wartawan pada Sabtu (12/7/2025).

Menurutnya, proyek yang sudah dieksekusi pada 2025 seharusnya telah dibahas dan disepakati bersama pada tahun anggaran sebelumnya. Namun, berdasarkan penelusurannya, tidak ada pembahasan tentang proyek tersebut dalam Rancangan APBD 2024.

Baca Juga  Bunda Forikan Bersama DKP 3 Kota Sukabumi di SDN Nanggeleng 1, Ajak Anak-anak Gemar Makan Ikan Sejak Dini

“Secara SOP, apa yang dieksekusi di tahun berjalan adalah hasil pembahasan tahun sebelumnya. Proyek Gedung Dekranasda tidak pernah kami bahas dalam Raperda APBD 2024. Ini berarti bisa jadi berasal dari APBD parsial 2025,” ungkapnya.

Meskipun berasal dari APBD parsial, Wawan menilai langkah Pemerintah Kota tetap tidak bisa dibenarkan tanpa adanya pemberitahuan resmi kepada DPRD. Menurutnya, proses komunikasi lintas lembaga adalah bagian dari prinsip transparansi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca Juga  "Tuntut Keadilan Anggaran, Kubu KNPI Tantan Geruduk Dispora Terkait Musda Nurul Zaman Hadi"

“Sekecil apapun program, jika menyangkut penggunaan anggaran daerah, seharusnya DPRD dilibatkan. Kami punya fungsi pengawasan dan representasi masyarakat. Jangan sampai masyarakat bertanya kepada kami, dan kami tidak tahu apa-apa,” tegas politisi dari PKS tersebut.

Sementara itu, Wawan juga menyinggung soal prioritas pembangunan. Menurutnya, dana Rp 1,6 miliar seharusnya bisa dialokasikan untuk proyek yang lebih urgen dan menyentuh langsung pelayanan masyarakat. Salah satu contohnya adalah pembangunan gedung Kecamatan Gunungpuyuh yang hingga kini belum terealisasi.

Baca Juga  Meriahkan Hari Bhayangkara, Polres Sukabumi Kota Gelar Cukur Rambut Gratis dan eSport Tournament

“Kami sangat berharap ke depan Wali Kota bisa lebih istiqomah dan konsisten menjalin kolaborasi dengan DPRD dan elemen masyarakat lain. Pembangunan bukan hanya soal fisik, tapi juga proses yang partisipatif,” terangnya.

Pernyataan Wawan ini menjadi alarm awal atas potensi lemahnya komunikasi antar lembaga di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Jika pola sepihak terus dibiarkan, maka dikhawatirkan akan berimbas pada penurunan kepercayaan publik dan tidak maksimalnya pembangunan daerah.

Red/HJS

Share :

Baca Juga

Sukabumi

Bupati Sukabumi : ” Tindak Tegas Pelaku Pungli”

Ekonomi

Rakor Wilayah Awal Tahun, Pemkot Sukabumi Dorong Pengentasan Kawasan Kumuh dan Kemiskinan Ekstrem

Sukabumi

Ratusan Warga Binaan dan Petugas Lapas Warungkiara Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Dalam Rangka Hari Pengayoman ke-79 Tahun 2024

Infrastruktur

Dishub Kota Sukabumi Dapatkan Bantuan Pengadaan Sarana dan Prasarana Lalu Lintas.

Sukabumi

Tumbuhkan Semangat Berbagi, PLN UP3 Sukabumi dan YBM PLN Gelar GEMA SUBUH

Sukabumi

Polres Sukabumi Gelar Bakti Sosial Berupa Pembagian Sembako di Kampung “Tiktoker Sadbor. “

Sukabumi

Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi Terima Mobil Pelayanan Paspor dari Ditjen Imigrasi

pemerintahan

Pimpin Apel Pagi Perdana, Wali Kota Sukabumi Fokus Wujudkan IMAN dan Sampaikan Hasil Retret