Kabar Journalist

Home / pemerintahan / Sukabumi

Selasa, 15 September 2026 - 14:06 WIB

PEMERINTAH KOTA SUKABUMI LAKUKAN PENYESUAIAN STRATEGIS PEMBIAYAAN JAMINAN KESEHATAN DAN SIAPKAN PROGRAM BANKESDA DEMI PERLINDUNGAN WARGA RENTAN

Kabarjournalist.com – SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi resmi mengumumkan langkah-langkah penyesuaian strategis terkait pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU & BP) Pemda.

Penyesuaian ini diambil sebagai dampak efisiensi anggaran dan pengurangan Dana Transfer, serta ketepatan sasaran bantuan kesehatan bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

Kebutuhan anggaran ideal JKN PBPU & BP Pemda Kota Sukabumi selama satu tahun mencapai Rp40,058 miliar. Di sisi lain, ketersediaan pagu APBD Tahun 2026 saat ini tercatat sebesar Rp21,241 miliar yang bersumber dari Pajak Rokok, PAD dan DAU Kesehatan. Kekurangan anggaran sebesar Rp18,816 miliar tersebut dipengaruhi oleh dinamika kebijakan pendanaan dari tingkat pusat dan provinsi:

Baca Juga  Aksi Unras DPP GMHI di Pengadilan Negeri Bale Endah Bandung Menuntut PK II Irfan Suryanegara dan Endang Kusumawaty, Ditolak !

Penghentian Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat: Pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak lagi mengalokasikan bantuan 40% pendanaan untuk peserta PBPU & BP Pemda Kota Sukabumi, yang setara dengan anggaran Rp16,023 miliar.

Penonaktifan Peserta PBI-JK oleh Kemensos: Sampai dengan bulan Juni 2026, Kementerian Sosial menonaktifkan 33.381 jiwa peserta PBI-JK (setara Rp15,14 miliar), sehingga beban perlindungan kesehatan mengalih ke pemerintah daerah.

Menanggapi tantangan fiskal tersebut, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi H. Andang Tjahjandi, S.T., M.K.M. menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi mengambil beberapa langkah strategis dan kebijakan rasionalisasi:

Baca Juga  Program Light Up The Dream PLN Terangi Rumah Ahmad Tabroni

Penyesuaian Kuota Peserta PBPU & BP Pemda: Kuota tanggungan Pemda dilakukan penyesuaian, yaitu hanya diprioritaskan untuk:

Warga kelompok miskin/rentan (Desil 1–5).

– Penderita Penyakit Kronis (Thalasemia, Hemodialisa, ODGJ).
– Penderita Penyakit Degeneratif (Hipertensi, DM, Kanker).

– Bayi Baru Lahir (Susulan BBL).

Pengalihan Pembiayaan Mandiri bagi Desil 6–10: Berdasarkan hasil pemadanan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sesuai Permensos No. 3 Tahun 2025 dan Kepmensos No. 22/HUK/2026, masyarakat yang masuk dalam kategori mampu (Desil 6–10) diimbau untuk mengalihkan pembiayaan iuran BPJS Kesehatan secara mandiri.

Baca Juga  Rapat Paripurna, Wali Kota Tegaskan BPR Kota Sukabumi Harus Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Peluncuran Program Bantuan Kesehatan Daerah (BANKESDA): Sebagai jaring pengaman sosial tambahan, Pemkot Sukabumi akan mengalokasikan anggaran pada APBD Perubahan untuk program BANKESDA. Program ini dikhususkan bagi warga miskin/rentan (Desil 1–5) yang membutuhkan penanganan gawat darurat, rawat jalan, maupun rawat inap Kelas III di RSUD R. Syamsudin, S.H. dan RSUD Al-Mulk.

“Pemerintah Kota Sukabumi tetap berkomitmen hadir melindungi kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan penderita penyakit kronis. Penyesuaian ini dilakukan agar alokasi anggaran daerah tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan,” ujar Sekda Kota Sukabumi H. Andang Tjahjandi, S.T., M.K.M.

Red/HJS

Share :

Baca Juga

Jawa Barat

BUPATI AJAK IMPLEMENTASIKAN BAHASA SUNDA SEBAGAI BAHASA IBU DALAM PEMBELAJARAN DAN LINGKUNGAN

Nasional

INTI Bersama PC NU Kota Sukabumi Pasang Billboard Ucapan Natal dan Tahun Baru 2023

Infrastruktur

Jakarta Islamic Center Dilalap Si Jago Merah

Sukabumi

Tangkap 17 Tersangka dan Amankan Narkotika di Operasi Polres Sukabumi 2023

Sukabumi

Ketua Bapora Mendampingi PJ Wali Kota Sukabumi, Resmi Buka Turnamen Basketball Bapora Cup 2024

Peristiwa

Di Lalap Sijago Merah 5 Rumah Ludes Terbakar

Sukabumi

TINGKATKAN KEMAMPUAN ANGGOTA, LAPAS WARUNGKIARA IKUTI DISKUSI UMUM BARANG BUKTI BUKU PADA TINDAK PIDANA TERORISME TAUHID FOR THE GREATEST HAPPINESS KARANGAN ABU SULAIMAN AMAN ABDURRAHMAN

Sukabumi

Kapolres Sukabumi Kota Terima Audiensi GM FKPPI: Perkuat Kolaborasi Jelang LOBB Piala Wali Kota