Kabar Journalist

Home / Bisnis / Ekonomi / Industri / Jawa Barat / Nasional / pemerintahan / Sukabumi / umkm

Senin, 20 Juli 2026 - 21:56 WIB

Perjalanan Yammy Babeh: Berprestasi Tanpa Teriak, Membawa Nama Sukabumi Merambah Mancanegara

Kabarjournalist.com – Sukabumi – Di dunia usaha yang penuh hiruk-pikuk persaingan, ada sosok yang memilih diam dan bekerja. Bukan karena takut, melainkan percaya bahwa karya nyata dan perjuangan yang tak terlihat akan berbicara lebih lantang dibanding sekadar kata-kata.

Ia adalah sosok di balik Yammy Babeh, pelaku UMKM Sukabumi yang namanya kini disapa dan dikenal para pendamping usaha se-Indonesia, bahkan menembus hingga luar negeri.

Berawal dari tahun 2016 hanya bermodalkan satu produk opak, perjalanan tak semudah membalik telapak tangan. Berangkat pukul dua pagi bersama suami, pulang pukul sembilan malam menempuh perjalanan jauh dengan biaya sendiri demi mengikuti kompetisi, pernah mengalami kegagalan tanam berkali-kali sebelum akhirnya berhasil—itulah potret perjuangan yang jarang diketahui orang lain.

Namun hasilnya tak mengkhianati usaha. Gelar Juara Juragan Zaman Now Metro TV tahun 2022, hingga meraih Pemenang Pangan Award Kementerian Perdagangan tahun 2024 berhasil diraih. Namanya kini melintas hingga ke Bangkok, Hongkong, dan Malaysia. “Kalau ketemu sesama pendamping atau pelaku UMKM se-Indonesia, pasti bertanya: ‘Kenal Yammy Babeh dari Sukabumi tidak?’,” ujar Ade Soelistyowati, ibu kelahiran tahun 1977 selaku Owner Yammy Babeh dengan rendah hati kepada Kabarjournalist.com. Senin, 20/07/2026.

Baca Juga  Sambut Kedatangan Bupati se-Indonesia, Hj.Yani Jatnika Marwan Lakukan Pembinaan UMKM Kabupaten Sukabumi

Inovasi Terbaru: Kangkung Ungu dan Harapan Baru

Kini, Yammy Babeh tak berhenti pada produk lama. Bersama Universitas Muhammadiyah, ia merintis terobosan baru lewat penelitian tanaman kangkung varietas unggul, yakni Kangkung Ungu Varietas 71 hasil penelitian BRIN dan proses pengolahannyapun dilakukan di Fakultas Pertanian Jurusan Agrobisnis UMMI.

Bukan sekadar kangkung biasa, tanaman ini lahir dari riset panjang yang sempat gagal beberapa kali tanam, hingga akhirnya berhasil dipanen pada Juni lalu.

Baca Juga  Dandim 0607/Kota Sukabumi Bersama Forkopimda Patroli Gabungan di Wilayah Kota Sukabumi

Dari tanaman yang hanya butuh waktu 25 hari panen itu, akan diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah tinggi:

– Tepung kangkung
– Minuman siap saji (ready to drink)
– Abon kangkung

Hak cipta inovasi tetap dipegangnya, sementara proses produksi memanfaatkan fasilitas dan melibatkan mahasiswa di kampus untuk belajar bersama. Jika berjalan lancar, produk ini akan resmi diluncurkan dan dipamerkan di Pameran Halal Expo Kementerian Perindustrian pada September, serta Trade Expo Indonesia pada Oktober 2026.

Pesan Edukasi: Keberhasilan Lahir dari Kesabaran dan Kerja Nyata

Kisah ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua:

Baca Juga  ABON GEPUK KARWATI USAHA MAKANAN UMKM CIANJUR SEDIAKAN BERBAGAI OLAHAN MAKANAN . SILAHKAN PESAN !!

– Prestasi Tak Butuh Teriakan – Karya nyata dan dedikasi yang tulus akan ditemukan dan dihargai pada waktunya.

– Kegagalan Adalah Guru – Gagal menanam, gagal dalam proses, adalah bagian dari perjalanan menuju keberhasilan yang lebih kokoh.

– Kemandirian Membawa Martabat – Berusaha dengan kekuatan sendiri sekaligus mengangkat nama daerah adalah kebanggaan yang tak ternilai.

– Inovasi Tanpa Henti – Sumber daya alam sederhana seperti kangkung dan pisang bisa berubah menjadi produk bernilai tinggi lewat riset dan kolaborasi.

Semoga langkah Yammy Babeh terus membawa keberkahan, menginspirasi ribuan pelaku usaha lain di Sukabumi, dan membuktikan bahwa dari tanah kelahiran yang sederhana, bisa lahir karya yang harum hingga ke mancanegara.

Red/HJS | Kabarjournalist.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Dapur MBG Cipanengah: Target 3.000 Porsi, Siap Jadi Percontohan Nasional

Sukabumi

Sang Legenda, Hariyanto Arbi Buru Bibit Unggul Bulu Tangkis Generasi Emas di Porismas 2026

Bisnis

Massive, Warga Bergerak Benahi wilayah, Kampung Kadulawang Lebih Bersinar

Hukum

Jadi Irup di Sekolah, Polisi di Kota Sukabumi Berikan Penyuluhan Hukum

Hukum

Pemerintah Serius Tangani Ponpes Al Zaytun, Ini Penjelasan Menko Polhukam

Sukabumi

SEKDA HADIRI APEL GELAR PASUKAN PENGAMANAN OPERASI KETUPAT LODAYA 2024

Jawa Barat

ADE RIAN, PETUGAS P2U LAPAS WARUNGKIARA TERPILIH MENJADI PEGAWAI TERBAIK BULAN DESEMBER 2022

Sukabumi

Petugas Gabungan Pos Pam Wisata Situgunung Sukabumi Evakuasi Wisatawan