Kabar Journalist

Home / Bisnis / Budaya / Ekonomi / Lain-lain / sosial / Sukabumi / umkm

Sabtu, 11 Januari 2025 - 16:52 WIB

Bantu Kaum Dhuafa dan UMKM, PSMTI dan 4 Perkumpulan Tionghoa Kota Sukabumi Resmikan “Nasi Kuning Babah Alun” oleh Sang Penggagas !

Kabarjournalist.com – H. Yusuf Hamka atau seringkali di sapa Babah Alun meresmikan “Nasi Kuning Babah Alun” yang sudah dilakukan sejak beberapa Minggu ini oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dan didukung oleh 4 Perkumpulan Tionghoa lainnya, INTI, Yongchun, Hakka,dan Fuqing berkolaborasi mengadakan kegiatan ini.

Nasi Kuning Babah Alun yang dijual ke Masyarakat tersebut dilakukan subsidi sebesar Rp 4.000,-7.000,- ribu rupiah/porsi sehingga warga yang akan membeli Nasi Kuning ini hanya cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 3.000,-/porsi dari harga normal Rp.7.000,- Rp.10.000,-/porsi lengkap.

Hal ini tentunya membantu warga yang ingin sarapan dengan harga subsidi tersebut dan murah meriah tanpa mengurangi porsi maupun rasa.

“Kalau Gerai ini dibuat lebih banyak lagi dan dengan rasa hati yang ikhlas dan tulus , Insyaallah akan membantu Pemerintah. Pemerintah membantu mensubsidi anak-anak sekolah, teman-teman Tionghoa membantu kaum Dhuafa yang kurang beruntung,” jelas Babah Alun sang penggagas kepada Kabarjournalist.com. Sabtu,11/01/2024 usai peresmian.

Baca Juga  Bawa Sajam dan Miras, 7 Oknum Pelajar di Sukabumi Diamankan Patroli Polsek Baros

Diketahui, Babah Alun dikenal sebagai seorang pengusaha Jalan Tol yang senang sekali mendermakan hartanya untuk warga yang membutuhkan dan salah satunya mendirikan gerai Nasi Kuning Babah Alun ini dan sudah tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

“Bilamana hal ini (gerai Nasi Kuning Babah Alun) ditularkan di berbagai kecamatan ada seperti ini, Insyaallah, akan mengurangi angka kemiskinan di wilayah,” ucapnya.

Ia berharap kegiatan ini dilakukan bukan oleh warga Tionghoa saja namun dapat dilakukan oleh warga lainnya yang mampu untuk membantu warga yang kurang mampu.

Baca Juga  Ketua Perhimpunan INTI Kota Sukabumi Himbau Warga Untuk Berdonor Darah

Namun demikian, Babah Alun mengingatkan agar Nasi Kuning yang jual tidak boleh dimasak oleh sendiri tetapi harus memberdayakan masyarakat sekitar atau UMKM di wilayahnya sehingga diharapkan mendapatkan keberkahan untuk semua dan tidak mematikan usaha yang lain.

“Jangan lupa, kalau kita yang subsidi kita tidak boleh masak sendiri. Berdayakan warung Tegal, UMKM. Supaya, UMKM nya dapat berkah, Dhuafanya dapat berkah, Shodaqohnya pun dapat berkah. Kalau ngga, nanti UMKM nya ,mati kalau kita masak dari luar. Nanti akhirnya bukan berkah tetapi sumpah serapah sehingga diperlukan sinergitas yang baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PSMTI, Tan Wijaya m ngatakan bahwa Gerai Nasi Kuning yang sudah dilakukannya ini dan didukung oleh 4 Perkumpulan Tionghoa lainnya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua pihak dan untuk Babah Alun yang sudah meresmikan Gerai Nasi Kuning Cabang yang ke-24 nya ini.

Baca Juga  Terduga Pelaku Cabul Anak Dibawah Umur Diciduk Polisi. 3 Korbannya Diperlakukan Ketika Masih Duduk di Bangku SMP

“Gerai Nasi Kuning Babah Alun yang diresmikan hari ini merupakan cabang yang ke-24 dan kegiatan ini sudah kami lakukan beberapa Minggu kebelakang sebelum diresmikan hari ini,” ucap Tan Wijaya yang didampingi oleh Koordinator Nasi Kuning Babah Alun ke-24, Yugo kepada Kabarjournalist.com.

Menurutnya, Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk Kepedulian kepada Masyarakat yang membutuhkan dan sekaligus mendukung program yang saat ini sedang dilakukan pemerintah dengan Makan Gratis bagi para pelajar sekolah di seluruh Nusantara.

Red/HJS

 

 

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Gandeng Ketua RW, Pemkot Sukabumi Genjot Perolehan PBB P2

pemerintahan

Sertijab Kalapas Warungkiara dari Dr. Irfan kepada Kurnia Panji Dihadiri Langsung Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat

Bisnis

Dulu Kumuh Tak Terurus, Kini Rapi dan Nyaman. Gunakan Anggaran Milyaran kah?

Sukabumi

Lapas Warungkiara Gelar Razia Gabungan Serentak bersama Kanwil Jabar dan UPT PAS wilayah SUCI RAYA sebagai Pilot Project Lapas Bersih dari Narkoba

Sukabumi

PROGRAM BEREHAN, IKHTIAR PERKUAT EKONOMI DAERAH MELALUI PEMBERDAYAAN PETERNAK LOKAL

Hukum

Dua Tersangka Penganiayaan Seorang Pelajar SMK Diamankan Polisi

pemerintahan

RAKOR PENANGGULANGAN BENCANA, SEKDA SELAKU KEPALA BPBD KAB SUKABUMI INTRUKSIKAN HAL BERIKUT

Sukabumi

Emak-emak, Geruduk Pokdakan Mina Sauyunan Malam Hari, Eh Ternyata !