Kabar Journalist

Home / Sukabumi

Rabu, 22 April 2026 - 15:55 WIB

HAKIM PN SUKABUMI SARANKAN PENYELESAIAN DAMAI MELALUI RESTORATIVE JUSTICE DI KASUS FOOD TRAY DR. SILVI APRIANI

Kabarjournalist.com – SUKABUMI – Pengadilan Negeri (PN) Sukabumi Kelas IB kembali menggelar sidang pembacaan dakwaan dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan terkait kerja sama pengadaan wadah makanan atau food tray. Terdakwa dalam kasus ini adalah Dr. Silvi Apriani.

Sidang yang berlangsung di Ruang Candra 023, Jalan Bhayangkara No. 105, Kota Sukabumi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Hakim, Teguh Arifianositi, didampingi Hakim Anggota Miduk Sinaga dan Yuristya. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rizky Harahap hadir membacakan surat dakwaan di hadapan terdakwa.

Baca Juga  Terus Berinovasi Berikan Layanan Terbaik, Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Sukabumi Berkolaborasi dengan Universitas

Berdasarkan paparan JPU, kasus ini bermula dari adanya perjanjian kerja sama pengadaan food tray antara terdakwa dengan pihak saksi pelapor. Namun dalam perjalanannya, terdakwa diduga melakukan tindakan yang dinilai melanggar kesepakatan yang telah disusun sebelumnya.

Atas perbuatan tersebut, JPU menjerat terdakwa dengan pasal berlapis, yakni Pasal 378 KUHP tentang penipuan jo Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

Menanggapi dakwaan tersebut, perwakilan Penasihat Hukum terdakwa, Dasep, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima salinan dakwaan dan akan menyusun jawaban hukum.

Baca Juga  Wali Kota Sukabumi Lantik Pejabat Eselon II dan Direktur Perumda BPR, Tegaskan Pentingnya Fiskal Kuat Daerah

“Kami telah menerima salinan dakwaan dengan baik dan kami akan mengajukan eksepsi,” ujar Dasep di hadapan Majelis Hakim.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Majelis Hakim juga menyoroti status penahanan terdakwa yang saat ini berstatus sebagai tahanan kota sejak tanggal 11 Maret lalu, setelah sebelumnya menjalani penahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan).

Mengingat ancaman hukuman dalam perkara ini berada di bawah lima tahun penjara, Hakim Ketua memberikan saran agar kedua belah pihak mencoba jalan keluar yang lebih baik. Hakim membuka peluang penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) atau perdamaian.

Baca Juga  Pemerintah Akan Mulai Menutup TPSS dan Menggalakkan Pemilahan Sampah Dari Rumah

“Silakan didampingi penasihat hukumnya, diusahakan berkomunikasi yang baik dengan pelapor. Syukur-syukur bisa tercapai perdamaian atau RJ,” saran Hakim Teguh.

Sidang kemudian ditunda dan dijadwalkan akan dilanjutkan kembali pada hari Senin, 27 April 2026 pukul 10.00 WIB, dengan agenda pembacaan eksepsi atau keberatan dari pihak terdakwa.

Redaksi

Share :

Baca Juga

pemerintahan

Kapolres Sukabumi Dampingi Bupati Sukabumi Hadiri Deklarasi Damai Pemilu Serentak 2024

pemerintahan

Wali Kota Sukabumi Lepas 13 ASN Purna Bhakti di April 2023

Bisnis

Hari Pelanggan Nasional Tahun 2024, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Gelar Sosialisasi

pemerintahan

PJ WALIKOTA SUKABUMI BUKA SECARA RESMI MUSRENBANG 2024-2025

Sukabumi

Pemprov Jawa Barat Luncurkan Kampung Sosial di Kampung Cikondang

pemerintahan

LAPAS WARUNGKIARA MELAKSANAKAN BAKTI SOSIAL DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI BAKTI PEMASYARAKATAN KE-59 TAHUN 2023

pemerintahan

Cegah Kenakalan Remaja di Wilayah Hukum Polres Sukabumi, Polsek Gegerbitung Gelar Penyuluhan

Sukabumi

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Kunjungan Kerja ke Lapas Kelas II A Warungkiara. “Panen Raya”