Kabar Journalist

Home / Sukabumi / Wisata

Sabtu, 26 September 2026 - 08:09 WIB

“Jangan Sampai Terulang” — Abdul Kohar Tegaskan Keseimbangan Kreativitas dan Norma Pasca RDP Pesta Kolam

Kabarjournalist.com – SUKABUMI – Usai memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas polemik pesta kolam di kawasan SantaSea Waterpark, Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Abdul Kohar, memberikan keterangan secara langsung kepada awak media, Jumat (25/9/2026).

Pertama yang ia tegaskan dengan lugas: kejadian serupa tidak boleh terulang kembali.

“Kami meminta, hal-hal seperti ini jangan sampai terjadi lagi. Sudah jelas mana yang sesuai aturan dan mana yang di luar aturan, yang kemudian menimbulkan polemik dan keresahan di masyarakat,” ujar Abdul Kohar membuka pernyataannya.

RDP yang digelar tersebut melibatkan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), penyelenggara Ngoet Fest, serta manajemen SantaSea Waterpark — semua pihak duduk bersama menelaah apa yang terjadi dan bagaimana memperbaikinya.

Baca Juga  Jumling di Masjid Ad Da’wah, Kapolres Sukabumi Kota Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Abdul Kohar menyebut, peristiwa ini menjadi cermin sekaligus bahan refleksi bersama.

“Ini momen evaluasi buat kita semua. Kita harus melakukan perbaikan. Bukan untuk menyalahkan, melainkan agar ke depan semua kegiatan berjalan sesuai jalur yang benar,” katanya.

Meski tegas soal batasan, Abdul Kohar menegaskan dukungan penuh terhadap kreativitas anak muda.

“Sebagai anggota DPRD, kami mendukung sepenuhnya kreativitas dan inovasi generasi muda di bidang seni maupun ekonomi kreatif. Mereka tidak boleh terhambat, mereka harus bebas berkarya dan mengembangkan potensinya,” ungkapnya.

Baca Juga  Tiang Telepon Miring ke Badan Jalan dan Berpotensi Roboh. Siapa Yang Bertanggung Jawab?

Namun kebebasan itu, lanjutnya, bukan berarti tanpa batas.

“Tetapi, jangan sampai kreativitas itu menerabas nilai-nilai dan norma yang hidup di tengah masyarakat Kota Sukabumi. Di sisi lain, jangan pula nilai-nilai itu dijadikan alasan untuk menghambat langkah anak muda berkarya,” tegas Abdul Kohar.

Oleh karena itu, ia mendesak adanya kerangka kerja yang jelas: regulasi yang pasti, ruang kreasi yang memadai, pembinaan berkelanjutan, serta pengawasan yang konsisten dari pemerintah daerah.

Terkait pihak SantaSea, Abdul Kohar menilai pengelola telah berusaha menjalankan kegiatan sesuai prosedur yang berlaku.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Sukabumi Hadiri Pelantikan Perwira Polri Setukpa Angkatan ke-54

“SantaSea menurut saya sudah melakukan hal yang baik, mengikuti SOP yang ada. Tinggal ditingkatkan lagi, disempurnakan agar makin tajam dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat aturan terkait penyelenggaraan kegiatan ekonomi kreatif, agar pelaku muda mendapat arah sekaligus perlindungan.

Sebagai penutup, Abdul Kohar menyampaikan pesan inti dari pertemuan tersebut:

“Hikmah terbesarnya adalah sinergi. Pemerintah, penyelenggara, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat — kita semua harus berjalan beriringan. Ke depan, mari kita bangun kesepahaman: berkarya tanpa melupakan jati diri, dan menjaga nilai tanpa menutup ruang kemajuan.”

Red/HJS

Share :

Baca Juga

Sukabumi

Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Mulya Hermawan Tutup Usia

Bisnis

Wisata Edukasi Mina Sauyunan: Jejak Perubahan Lingkungan yang Menyentuh Hati Para Purnawirawan

pemerintahan

Wali Kota Sukabumi Apresiasi Olahraga Bersama Perkuat Sinergitas di Hari Bhayangkara

Bisnis

Manfaatkan Lahan dan Berdayakan Warga Binaannya. Kalapas Kelas II B Warungkiara Terus Lakukan Inovasi dan Berkolaborasi Dengan Pemerintah Daerah.

pemerintahan

Walikota Hadiri Rakor Lintas Sektoral Kecamatan Baros

Infrastruktur

Proyek Pembangunan Gedung Senilai Rp 1,6 Miliar Tanpa Koordinasi: DPRD Desak Wali Kota Lebih Kolaboratif

Jawa Barat

Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting : Wabup Berharap Pemkab Sukabumi Meraih Nilai Baik

Sukabumi

Berdayakan Peternak Unggul di Kabupaten Sukabumi, Lintasarta Bersama DT Peduli Salurkan Domba Bagi 10 Ternak Binaannya