Kabar Journalist

Home / Sukabumi

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:36 WIB

Berkunjung ke Lapas Warungkiara Sukabumi, Ini Penilaian Kasihhati Terhadap Program Pembinaan disana

Kabarjournalist.com – SUKABUMI — Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Dra.Kasihhati kembali melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Warung Kiara , Sukabumi Jawa Barat pada jumat (9/12/2026).

Dihadapan Kalapas Warungkiara dan jajaran, Ketua Presidium FPII Dra.Kasihhati menegaskan komitmennya bersama jajaran FPII untuk menjalin sinergitas insan pers dan jajaran Lapas.

“Pada prinsipnya kami mendukung sepenuhnya program pembinaan yang humanis, produktif dan berkelanjutan sehingga bisa bermanfaat bagi warga binaan,” kata Kasihhati.

Dikatakan pula, kunjungan kerja ini merupakan wujud nyata kepedulian insan pers terhadap pembinaan di lembaga pemasyarakatan. Bunda Kasihhati memastikan FPII siap untuk ikut berkontribusi melalui kegiatan pelatihan dan peningkatan wawasan bagi warga binaan dalam bidang literasi informasi dan komunikasi.

Baca Juga  Casis SIP Angkatan 54 Gelombang 1 Tahun 2025 Gelar Doa Bersama di Mesjid Al-Muttaqin Setukpa Lemdiklat Polri

“Pers memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi positif , mengedukasi publik dan membantu membangun kepercayaan diri warga binaan untuk menjadi pribadi yang mandiri,” ujar Kasihhati.

Dalam kesempataan itu, Bunda Kasihhati yang didampingi Kalapas Klas IIA Warungkiara Kurnia Panji Pamekas, berkesempatan meninjau block block hunian dan berinteraksi dengan WBP dan langsung juga meninjau pengelolaan usaha yang diproduksi langsung kelompok warga binaan, diantaranya produk keset, tanaman hias, cinderamara, usaha baber shop, dan lain-lain.

Baca Juga  Peduli Ketahanan Pangan, Lapas Kelas II A Warungkiara Bantu Pupuk Kandang ke Petani

Kasihhati menilai, Program Pembinaan di Lapas Warungkiara berjalan sangat baik, berupa program pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi warga binaan, yang setidaknya selaras dengan apa yang menjadi bagian dari pelaksanaan tugas lembaga pemasyarakatan yang berorientasi pada pemulihan dan pemberdayaan,” jelas Kasihhati.

Dan saya juga ingin memastikan langsung rumor diluar yang katanya dilapas warung Kiara ada peredaran narkoba dan hp ketika saya sudah berkeliling langsung dan ngobrol dengan WBP semua rumor itu tidak benar,pungkas kasihhati

Dalam kesempatan itu, Kalapas Klas IIA Warungkiara Sukabumi, Kurnia Panji Pamekas, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan Ketua Presidium FPII.

Baca Juga  APEL DEKLARASI PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS MENUJU WBK/WBBM TAHUN 2023 PADA LAPAS KELAS IIB WARUNGKIARA

Dia menegaskan, komitmen Lapas Klas IIA Warungkiara untuk lebih meningkatkan program pembinaan warga binaan yang berorientasi pemulihan dan pemberdayaan.

Secara umum, kata Kurnia, pihaknya akan lebih meningkatkan efektifitas dan efesiensi pengelolaan manajemen lembaga pemasyarakatan yang dipimpinnya, sehingga benar-bensr bisa mewujudkan apa yang menjadi harapan kita terkait pemulihan dan pemberdayaan warga binaan.

Pemantauan awak media FPII, kegiatan kunjungan Ketua Presidium FPII di Lapas Warungkiara itu berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan dan semangat kolaborasi.***

Share :

Baca Juga

Sukabumi

Berawal dari Temu Mayat, Polisi di Sukabumi Ungkap Dugaan Kasus Pembunuhan, 4 Terduga Pelaku Diringkus

Sukabumi

Lapas Warungkiara Panen 250 Kilogram Sawi, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sukabumi

Terduga Kasus Cabul di Sukabumi Diamankan Polisi, DPO Satu Minggu !

Sukabumi

Jumat Berkah Awal Maulid, 86 ASN Serentak Tanam Pohon — Wujud Tanggung Jawab & Amal Jariyah Penjaga Alam Sukabumi

pemerintahan

47 GROUP SENAM OPD MERIAHKAN LOMBA SENAM GURILAPS, WABUP ” IKON SUKABUMI UNTUK KESEHATAN MASYARAKAT”

Sukabumi

BPR NUSAMBA Sukaraja Tetap Buka Menerima Pembayaran Angsuran di Cuti Bersama

pemerintahan

Forkopimda Gelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin Lodaya 2023,Prioritaskan Kondusifitas Selama Nataru

Sukabumi

Lapangan Voli Menjadi Tempat Bertemu: Siswa Setukpa Polri Buka Porismas 2026, Wadah Silaturahmi dan Penemuan Bakat Lokal