Kabarjournalist.com — KOTA SUKABUMI — Gelaran Festival Ekonomi Semesta (FESTA) Part II di Pasar Lembursitu, Kota Sukabumi, tak sekadar menghidupkan kembali denyut perekonomian pasar yang sempat sepi. Kegiatan yang berlangsung 1 Agustus 2026 ini juga menjadi pintu masuk memperluas perlindungan ketenagakerjaan bagi pelaku usaha mandiri.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Alpian, memberikan apresiasi tinggi atas langkah Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) menggelar acara tersebut. Menurutnya, semangat menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di Pasar Lembursitu sejalan dengan upaya memperluas jaminan sosial bagi pekerja Bukan Penerima Upah (BPU).
“Kegiatan FESTA Part II ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan berimbas pula pada meningkatnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya pekerja BPU di Kota Sukabumi,” ujar Alpian di lokasi kegiatan.
FESTA Part II dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki. Dalam arahannya, Wali Kota mengajak pelaku usaha memanfaatkan ruang pasar yang telah direvitalisasi secara cuma-cuma, dengan syarat menjaga kebersihan dan ketertiban.
“Siapapun yang ingin mengelola tempat di pasar ini, segera ajukan penawaran ke Diskumindag. Gratis sampai berjalan, yang penting jaga kebersihannya,” tegas Ayep Zaki.
Sementara itu, Kepala Diskumindag Kota Sukabumi, Een Rukmini, menyampaikan bahwa FESTA Part II digelar untuk membangkitkan kembali minat masyarakat terhadap Pasar Lembursitu yang telah lama kosong. Berbagai kendala seperti pengalihan rute angkutan umum turut menjadi penyebab sepinya pengunjung.
“Pasar ini sudah beberapa tahun kosong, pelaku usaha pun ragu kembali. Ditambah adanya pengalihan jalur angkutan Elf yang membuat pedagang berharap rute tersebut dikembalikan. Namun kami terus berupaya membangkitkan keramaian terlebih dahulu,” jelas Een.
Dengan dukungan mitra seperti Bank BJB dan BPJS Ketenagakerjaan, FESTA Part II memadukan pelayanan publik, pasar murah, hingga perlombaan anak TK. Diharapkan, dari 53 unit kios dan 26 unit los yang tersedia, seluruhnya dapat kembali terisi dan menyumbang pendapatan asli daerah.
“Melalui keramaian ini, kami berharap Pasar Lembursitu dapat beroperasi kembali secara utuh. Potensi ini sangat besar jika seluruh kios dan los kembali dimanfaatkan,” pungkas Een Rukmini.
Red/HJS
























