Kabarjournalist.com – Satuan Kerja OPSDA Citarum Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian Pekerjaan Umum meninjau lokasi rehabiltasi dan Pemeliharaan jaringan irigasi dalam rangka mendukung Swasembada Pangan Inpres 02 di Kp. Kadulawang, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Sabtu, 18/10/2025.
Kepala Satker OPSDA Citarum BBWS Kementerian PU, Leni Sukma bersama jajarannya, didampingi PPK OPSDA 3 Satker BBWS Citarum, Iwan Ruswandi mengatakan bahwa kedatangannya menindaklanjuti usulan dari Dinas PU Kota Sukabumi yang diajukan untuk pembangunan Rehabilitasi Irigasi tersebut.

“Kami meninjau lokasi pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi tersier di Sukabumi Kota dan menindaklanjuti usulan dari teman-teman dari Dinas PU Kota Sukabumi dalam program Inpres 2,” jelas Leni kepada Kabarjournalist.com saat meninjau lokasi pembangunan rehabilitasi. Sabtu, 18/10/2025.
Program Inpres 02 ini merupakan program pembangunan peningkatan Rehabilitasi serta operasi pemeliharaan terkait peningkatan untuk swasembada pangan di Indonesia, khususnya di wilayah Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi.
Pembangunan Rehabilitasi ini dikatakan Leni akan dikerjakan sepanjang 550 Meter.
Leni berharap dengan dilaksanakannya pembangunan para Kelompok Tani di wilayah ini hasil taninya dapat sesuai target.
“Kami berharap hasil tani sesuai target swasembada pangan yang diharapkan oleh bapak Prabowo Subianto,” terangnya.

Selain itu, Leni memberikan apresiasi untuk warga di perbatasan antara Kelurahan Cipanengah dan Kelurahan Situmekar ini karena menurutnya, warga terlihat masih mempunyai kepedulian terhadap lingkungannya sehingga wilayah ini dapat digunakan dengan baik terutama saluran irigasi sekunder dimanfaatkan untuk arung jeram warga.
Sementara itu, Lenipun menyinggung terkait bangunan yang berada di bantaran sungai, berdiri bangunan diatas saluran irigasi.
“Sangat disayangkan, di atas saluran sekunder terdapat bangunan-bangunan yang dikhawatirkan nantinya akan terjadi kejadian bencana longsor dan sebagainya,” ucapnya.

Bangunan yang berdiri di atas saluran sekunder ini menurutnya berdampak adanya perkecilan saluran sekunder itu sendiri sehingga kapasitas salurannya bisa berkurang dan dapat berpengaruh pada hasil tani di wilayah ini.
“Dengan adanya kolaborasi teman-teman Gapoktan dan pemerintah setempat ada baiknya lebih meningkatkan terkait sepadan saluran irigasi disini sehingga dapat dimanfaatkan lebih maksimal dan optimal,” pungkasnya.
Kemudian, PPK OPSDA 3 Satker BBWS Citarum, Iwan Ruswandi ikut memberikan penjelasannya terkait pembangunan Rehabilitasi Saluran Irigasi ini untuk mengairi sekitar 30 hektar.
“Dengan saliran 550 meter, kiri kanan, areanya sekitar 30 hektar ini mudah-mudahan dengan program Inpres 02 ini, kami ucapkan terima kasih juga kepada Presiden Prabowo, kami dari BBWS Citarum mudah-mudahan dengan peningkatan ini lebih ke pertanian dapat meningkatkan tanam dari setahun itu bisa 3 kali, tapi Alhamdulillah disini sudah 3 kali tanam,” ujar Iwan.
Ia berharap warga dapat menjaga apa yang sudah dikerjakan dan dibangun untuk kemajuan wilayah ini.
Program Inpres 02 di perbatasan antara Kelurahan Cipanengah dan Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu ini mendapat apresiasi warga dan Poktan di wilayah ini dan mengucapkan terima kasihnya untuk dinas terkait
“Kami ucapkan terima kasih kepada BBWS atas pembangunan rehabilitasi Saluran irigasi ini karena mengairi seluas 30 hektar dan sampai ke ujung sekunder ini bisa 1 kilometer lebih semoga dapat bermanfaat dan dapat meningkatkan produksi padinya ,” jelas Ketua Poktan Harum Mekarsari Sari.
Dengan pembangunan Saluran irigasi ini diharapkan penyaluran air ke lahan pertanian dan ke area Pokdakan Mina Sauyunan Kadulawang dapat berjalan normal kembali sehingga diharapkan dapat meningkatkan hasil yang optimal.
Red/HJS

























