Kabar Journalist

Home / Infrastruktur / Jawa Barat / Nasional / Peristiwa / sosial / Sukabumi / TNI/POLRI

Selasa, 22 November 2022 - 20:05 WIB

Jumlah Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Bertambah Menjadi 268 Jiwa

CIANJUR – Jumlah korban meninggal akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, hingga Selasa (22/11/2022), pukul 17.00 WIB, bertambah menjadi 268 orang.

Data tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) Suharyanto saat konferensi pers, Selasa sore.

Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 122 korban yang sudah teridentifikasi.

Sementara ada 151 orang yang dilaporkan hilang dan dalam proses pencarian.

“Apakah 151 bagian dari yang belum teridentifkasi, kami dalami lebih lanjut,” ujar Suharyanto.

Jumlah korban jiwa yang meninggal dunia akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat terus bertambah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, sudah ditemukan 268 orang dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga  Peringatan Hari Bhakti Imigrasi Ke-74 Tahun 2024, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi Laksanakan Upacara Tabur Bunga

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, sebanyak 122 orang dari 268 jenazah itu sudah teridentifikasi, sisanya hingga saat ini belum teridentifikasi.

“Korban jiwa meninggal dunia sekarang ada 268 (orang), dari 268 yang sudah teridentifikasi siapanya ini sebanyak 122 jenazah,” kata Suharyanto dalam konferensi pers update penanganan gempa bumi M 5,6 secara daring, Selasa (22/11/2022).

Suharyanto mengungkapkan, masih ada 151 orang yang hilang akibat gempa. Bisa saja, sebagian orang hilang merupakan jenazah yang belum teridentifikasi hingga kini.

Baca Juga  Polwan Setukpa Berikan Bantuan Kepada Korban Gempa Cianjur

“Apakah 151 orang bagian dari belum teridentifikasi? Kami akan dalami lebih lanjut. Bisa saja sebagian ada dalam 268 yang belum teridentifikasi,” ungkap Suharyanto.

Sementara itu, korban yang mengalami luka-luka mencapai 1.083 orang, dan jumlah warga mengungsi mencapai 58.362 orang.

Dari sisi kerugian materiil, sebanyak 6.570 rumah rusak ringan, 2.071 unit rumah rusak sedang, dan 12.641 rumah rusak berat. Pihaknya kata dia, masih terus melaksanakan pendataan terkait kerugian materiil yang diderita.

Adapun sejauh ini, 12 kecamatan terdampak gempa, yaitu Kecamatan Cianjur, Karang Tengah, Warung Kondang, Cugenang, Cilaku, Cibeber, Sukaresmi, Bojong Picung, Cikalong Kulon, Sukaluyu, Pacet, dan Gekbrong.

Baca Juga  Status Siaga Gunung Api Semeru Menjadi "Status Awas"

“Dari 12 kecamatan ini, masing-masing kecamatan sudah berdiri tempat-tempat pengungsian bahkan mungkin jumlahnya bertambah, karena tempat pengungsian yang 12 ini adalah yang terpusat bagi masing-masing kecamatan,” jelasnya.

Seperti diketahui, gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur pada pukul 13.21 WIB. Gempa dengan M 5,6 itu mengakibatkan ratusan korban meninggal dunia serta ribuan lainnya mengalami luka-luka.

Selain itu, gempa juga berdampak pada ratusan rumah rusak berat serta ribuan orang mengungsi.

(Dasep)

Share :

Baca Juga

sosial

Peringati Hari Bhayangkara ke 77, Setukpa Lemdiklat Polri Gelar Aksi Bakti Kesehatan

Sukabumi

Polsek Kadudampit Berikan Bantuan Beras Untuk Warga Terdampak Kenaikan BBM

sosial

Yonif 310 KK Sambangi Desa Jambudipa Bantu Warga Korban Gempa

Sukabumi

Berkunjung ke Lapas Warungkiara Sukabumi, Ini Penilaian Kasihhati Terhadap Program Pembinaan disana

pemerintahan

Staf Ahli Menkopolhukam Agung Makbul Blak-blakan Terkait TPPU

Sukabumi

PLN UP3 Sukabumi Hadirkan Listrik Desa, Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Pedesaan

Infrastruktur

Launching P2RW di Lembursitu, Pemkot Sukabumi Ingin Percepatan Pembangunan Berbasis Wilayah

Budaya

Anggota DPRD Propinsi Jabar, Fraksi PAN ,Gelar Sosialisasi Pengelolaan Budaya.