Kabar Journalist

Home / Sukabumi / TNI/POLRI

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 14:16 WIB

Kurang dari 10 Jam, Polsek Cikole Sukabumi Ringkus Terduga Pembobol Kios Beras

Kabarjournalist.com – Kota Sukabumi – Unit Reserse Kriminal Polsek Cikole Polres Sukabumi Kota mengamankan JMF (30 tahun), terduga pelaku pembobol kios beras “LIMA JAYA” di kawasan Pasar Pelita Cikole Kota Sukabumi.

Terduga pelaku yang diketahui merupakan warga Karangtengah Gunungpuyuh Sukabumi tersebut berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Cikole di mulut gang menuju rumah kontrakannya di Gang Karya Bakti 3 Desa Parungseah Kabupaten Sukabumi, Jum’at (2/8/2024) sekitar pukul 20.30 WIB.

Aksi pencurian tersebut diduga dilakukan JMF dengan membobol tembok samping kios “LIMAJAYA” di Blok A14 Pasar Pelita Cikole Sukabumi mengunakan martil dan membawa kabur 40 karung beras berukuran 25 Kilogram serta uang tunai sebesar 70 Ribu Rupiah.

Baca Juga  Berawal dari Temu Mayat, Polisi di Sukabumi Ungkap Dugaan Kasus Pembunuhan, 4 Terduga Pelaku Diringkus

Aksi pencurian terduga pelaku yang sehari-harinya merupakan penjual daging ayam potong di pasar Pelita Cikole Sukabumi tersebut akhirnya terbongkar setelah serangkaian upaya penyelidikan cepat unit Reskrim Polsek Cikole di TKP (tempat kejadian perkara) serta rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar TKP. Hal itu disampaikan Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi.

“Setelah Polsek Cikole menerima laporan dugaan pencurian puluhan karung beras di salah satu kios di Pasar Pelita, Unit Reskrim Polsek Cikole langsung bergerak untuk melakukan pengecekan dan olah TKP serta memantau rekaman CCTV yang ada di sekitar TKP. Alhamdulilah kasus ini dapat terungkap dengan cepat dan hanya dalam beberapa jam, terduga pelaku dapat teridentifikasi dan kami amankan,” ujar Rita kepada awak media, Sabtu (3/8/2024).

Baca Juga  Seorang Terduga Pelaku Pedofil Disertai Pembunuhan Seorang Bocah, Ditangkap Polisi !!

“Kami juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebuah martil atau palu, 1 unit sepeda motor dan 14 karung beras ukuran 25 Kilogram yang diduga belum sempat terduga pelaku jual,” bebernya.

Rita mengungkapkan, motif pencurian yang dilakukan terduga pelaku, JMF didorong kecanduannya dalam bermain judi online slot.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, JMF mengaku nekad mencuri karena membutuhkan modal untuk bermain judi online slot dan JMF juga mengakui bahwa dirinya dapat menghabiskan uang hingga 9 Juta Rupiah dalam seminggu untuk bermain judi online slot,” ungkap Rita.

Baca Juga  Surprize !!! Casis Bintara Korban Begal Bertemu Sosok Inspiratif AIPDA Ambarita

“Hingga saat ini terduga pelaku telah kita amankan dan sedang menjalani proses penyidikan di Unit Reskrim Polsek Cikole serta terancam pasal 363 KUHPidana dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara,” tegasnya.

“Pada kesempatan ini juga kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah membantu pihak Kepolisian hingga kasus ini dapat terungkap dengan cepat. Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, apabila melihat atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas, dapat segera melaporkannya kepada kami melalui call center 110 atau Lapor Polisi SIAP! MANGGA di 0811654110.” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Sukabumi

Semangat Gotong Royong, TNI Kodim 0622/Kab. Sukabumi Bersama Warga Lakukan Ini Di TMMD 117

TNI/POLRI

Polsek Warudoyong Dijadikan Lokasi Apel Pagi Kapolres Sukabumi Kota Sebelum Kunjungan Kerja ke Polsek Lainnya

Hukum

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ikuti Upacara Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke 74

Sukabumi

Penjabat Wali Kota Sukabumi Menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan dan Pelantikan Perwira Polri Setukpa Angkatan Ke-52

pemerintahan

17 Lembaga Keagamaan Terima Dana Hibah. Walikota :” Gunakan dana hibah ini sesuai dengan proposalnya “

Jawa Barat

Polda Jabar Tinjau Pembangunan Kampung Bebas Narkoba Polres Sukabumi Kota

TNI/POLRI

Bhabinkamtibmas Desa Kahuripan Bripka Sadi melaksanakan Sambang ke Tokoh Masyarakat.

pemerintahan

Pemerintah Kota Sukabumi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi Lakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama