Kabar Journalist

Home / Sukabumi / TNI/POLRI

Rabu, 22 April 2026 - 18:33 WIB

Siswa Setukpa Polri Sindikat 58 Trisula Sosialisasikan Bahaya Geng Motor di Ponpes Sukabumi

Kabarjournalist.com – Sukabumi — Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan 55 Tahun 2026 Resimen Desaka Dhira Pradhipa Kelas 3 Sindikat 58 Batalyon Trisula menggelar penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Pondok Pesantren Al-Ma’Hadul Mubarok Huffazh Al-Matin, Sukabumi, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh tenaga pendidik (Gadik) AKP Ferby Marcus Sahumena, M.Si, dengan di ikuti sebanyak 25 siswa Setukpa Lemdiklat Polri. Penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda dalam menghadapi tantangan sosial di era modern.

Ketua kelompok Sindikat 58, siswa Fahrullah Yudha S.W., dalam sambutannya menyampaikan, bahwa perkembangan pergaulan remaja saat ini semakin luas dan dinamis. Kondisi tersebut, menurutnya, turut memunculkan berbagai fenomena negatif, salah satunya geng motor yang kerap berujung pada tindakan melanggar hukum.

“Fenomena geng motor ini cukup meresahkan karena seringkali berujung pada kekerasan, pelanggaran hukum, hingga membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Baca Juga  Lapangan Voli Menjadi Tempat Bertemu: Siswa Setukpa Polri Buka Porismas 2026, Wadah Silaturahmi dan Penemuan Bakat Lokal

Selain itu, materi khusus terkait bahaya geng motor juga dipaparkan oleh Siswa Achmad Fawzi Abdillah. Ia menjelaskan secara rinci mengenai bentuk-bentuk kenakalan remaja yang mengarah pada aktivitas geng motor, serta dampak hukum dan sosial yang dapat ditimbulkan.

“Fenomena geng motor ini cukup meresahkan karena seringkali berujung pada kekerasan, pelanggaran hukum, hingga membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” paparnya.

Ia menjelaskan, melalui penyuluhan ini pihaknya berharap para santri dapat memahami pengertian geng motor, dampak buruk yang ditimbulkan, serta cara menghindarinya. Edukasi ini dinilai penting agar generasi muda tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah.

“Perlu diingat, masa remaja adalah masa yang sangat menentukan masa depan. Jangan sampai salah memilih lingkungan pergaulan yang justru merugikan diri sendiri,” lanjutnya.

Baca Juga  Wujudkan Indonesia Zero Stunting, Setukpa Lemdiklat Polri Gelar Kembali Baksos Monitoring Stunting

Achmad Fawzi Abdillah juga mengajak para santri untuk menjadi generasi muda yang cerdas, berprestasi, serta mampu membanggakan orang tua, sekolah, dan bangsa dengan mengisi waktu melalui kegiatan positif seperti belajar, olahraga, dan pengembangan bakat.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Ma’Hadul Mubarok Huffazh Al-Matin, KH. Maftuhin Ahmad, Al-Hafizh S.Ag.,M.Pd.,MM.Pd., mengapresiasi kegiatan penyuluhan yang dilakukan Siswa Setukpa Lemdiklat Polri khususnya Kelas 3 Sindikat 58 Batalyon Trisula.

“Alhamdulillah, kami cukup memberikan apresiasi sangat baik. Karena penyuluhan seperti ini jarang didapatkan di tengah pesantren. Artinya, kalau penyuluhan dari kepolisian langsung dengan pasal-pasalnya dari berbagai jenis pelanggaran bisa bermanfaat bagi para santri,” ucapnya.

Kegiatan ini, lanjut KH. Maftuhin Ahmad menyebutkan dapat memberikan edukasi tentang wawasan dan membentuk karakter santri agar lebih disiplin serta peduli terhadap keamanan dan ketertiban.

“Kami sangat merespon dengan baik, karena penyuluhan ini dapat membentuk karakter yang baik bagi para santri dan santriwati kedepannya,” jelasnya.

Baca Juga  LEGENDA BULU TANGKIS DUNIA HADIR DI PORISMAS 2026: SIP ANGKATAN 55 HADIRKAN HARIYANTO ARBI DAN TONTOWI AHMAD BAKAR SEMANGAT ATLET MUDA SUKABUMI

Perwakilan santriwati juga menyampaikan antusiasmenya mengikuti kegiatan ini. Siti Sarah Az-Zahra mengaku materi yang disampaikan mudah dipahami dan menambah pengetahuan terkait pentingnya menjaga kamtibmas serta menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab.

“Kami sangat senang mengikuti penyuluhan ini. Terima kasih bapak-bapak polisi, sehat dan sukses selalu,” terangnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara para santri dan siswa Setukpa Lemdiklat Polri. Para santri tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar bahaya geng motor serta upaya menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, kegiatan juga diakhiri dengan penyerahan cenderamata dari siswa Setukpa Lemdiklat Polri kepada pihak Pondok Pesantren, yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.

Red

Share :

Baca Juga

Hukum

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ajukan Kenaikan Tingkat , Demi Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat

pemerintahan

Deklarasi Anti Korupsi Warnai Coaching Clinic yang Digagas Inspektorat Kota Sukabumi

TNI/POLRI

Pantau PAS BUKA, Kapolres Sukabumi Kota Kelilingi Kota Sukabumi

pemerintahan

Dihari Peringatan Anak Nasional Tahun 2023 Kabupaten Sukabumi, Polres Sukabumi Raih Dua Penghargaan

Sukabumi

Waaster Panglima TNI Tinjau Lokasi TMMD ke-124 Kodim 0607/Kota Sukabumi, Sampaikan Pesan Kebangsaan dan Bagikan Sembako kepada Warga

Budaya

Polemik Pantai Sanggrawayang Cibutun Sukabumi, Polres Sukabumi Gelar Mediasi

Jawa Barat

Keluarga Besar Tubagus Mochamad Hasbulloh Gelar “Tepang Sono” di Alam Wisata Cimahi , Bandung.

pemerintahan

Kapolres Sukabumi : Kepolisian Mendukung Kegiatan untuk Memperkuat Kerukunan dan Kesejahteraan Masyarakat