Kabar Journalist

Home / Sukabumi

Rabu, 16 September 2026 - 07:54 WIB

UHC Kota Sukabumi Jadi Daya Tarik Kuat, Bambang Herawanto Usulkan Verifikasi Sosial: Pastikan Bantuan Tepat Sasaran dan Berkelanjutan

Kabarjournalist.com – Kota Sukabumi kini menjadi tujuan banyak warga untuk berpindah tempat tinggal, salah satu alasannya jelas: jaminan kesehatan Universal Health Coverage (UHC) yang diselenggarakan pemerintah daerah berjalan baik dan bisa diandalkan. Kondisi ini menarik perhatian anggota DPRD Kota Sukabumi yang mulai menyusun langkah agar program ini tetap bermanfaat secara adil dan anggarannya tetap aman.

Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Bambang Herawanto atau disapa Kang Baher menyampaikan bahwa tingginya minat pindah domisili dari wilayah sekitar ke kota ini utamanya didorong keinginan mendapat akses layanan kesehatan yang terjamin. Hal ini menjadi kenyataan sosial sekaligus tantangan yang harus dihadapi dengan solusi tepat.

Baca Juga  Aksi Berlanjut, Pengajuan Hak Angket Dijalankan Meski Dukungan Awal Terbatas; Perwakilan Masyarakat Siap Tempuh Jalur Hukum

“Orang datang dan berpindah karena mereka merasakan ada pelayanan yang lebih baik, lebih terjamin. Itu bukti kerja kita sudah terasa, tapi juga harus dijaga agar tidak salah sasaran,” ujar Kang Baher saat ditemui awak media, Selasa (15/9/2026).

Ia menjelaskan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tetap bekerja sesuai aturan—memproses perpindahan selama syarat administrasi lengkap. Namun di sinilah celanya: berkas sudah sah, tapi belum tentu pemiliknya benar-benar menetap dan berhak menikmati hak layanan sepenuhnya.

Baca Juga  DKP 3 Kota Sukabumi Monitoring dan Evaluasi ke Pokdakan Sauyunan

Karena itu, usulan utama yang diajukan adalah memperkuat fungsi Dinas Sosial untuk turun langsung memverifikasi kebenaran tempat tinggal dan kondisi warga. Diterapkan pula aturan jeda waktu minimal satu bulan sejak pindah administrasi, sebelum jaminan UHC bisa digunakan.

Jeda Waktu Bukan Menutup Pintu, Tapi Menjaga Keadilan

“Kami sama sekali tidak menolak siapa pun yang ingin menetap dan membangun kehidupan di sini. Jeda satu bulan ini hanya cara agar kita bisa memastikan siapa yang benar-benar berdomisili, bukan sekadar pindah surat lalu memanfaatkan fasilitas sebentar saja,” tegasnya.

Baca Juga  "On Air" di Radio, Polisi di Kota Sukabumi Sosialisasikan Ops Patuh Lodaya 2023

Pengecualian tetap terbuka luas: jika warga baru punya bukti sah sudah benar-benar tinggal dan beraktivitas di wilayah kota ini meski belum genap sebulan, mereka tetap bisa mengajukan verifikasi khusus lewat Dinas Sosial agar tetap terlayani.

Tujuan akhirnya satu: agar anggaran daerah tetap kuat, program kesehatan tetap terjaga mutunya, dan manfaatnya sepenuhnya diterima oleh warga yang memang berhak dan benar-benar berdomisili di Kota Sukabumi.

Red/HJS

Share :

Baca Juga

Hukum

Ketua MKKS Kota Sukabumi Sikapi Isu Terkait PPDB Tahun 2023 “Insyaallah, Kami konsisten berusaha menjauh dari Pungli, Gratifikasi dan Suap”

Sukabumi

PEPABRI Kota Sukabumi Gelar Syukuran HUT ke-66 

Ekonomi

Hujan Deras Melanda, Dinas PUPR Kota Sukabumi Bidang SDA Tinjau Beberapa Titik Lokasi Sungai

Infrastruktur

Komunitas Motor Salurkan Bantuan Logistik  ke Pelosok Lokasi Bencana Gempa Cianjur

Ekonomi

Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat (Jabar) Gelar Reses I Tahun 2022-2023

Sukabumi

Tasyakuran Bi’nimah di Kantor Kas Parungkuda Yang Baru

Bisnis

” Jaga Ekosistem Sungai ” BBPBAT Sukabumi Tebar 150 Ribu Ekor Ikan di Sungai Cikaso dan Ciseureuh.

Sukabumi

Polri Ungkap 9 Kasus TPPO Penempatan Ilegal PMI di Kaltara, 82 Korban Diselamatkan