Kabar Journalist

Home / Sukabumi

Kamis, 19 Juni 2025 - 21:11 WIB

WABUP DAN YAYASAN BALE BUDAYA BAMBU BAHAS PENGEMBANGAN RESTORASI EKOSISTEM DAN EKONOMI BAMBU

Kabarjournalist.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi tengah mempersiapkan langkah strategis dalam mengembangkan ekonomi hijau melalui restorasi ekosistem dan penguatan ekonomi bambu. Langkah ini mengemuka dalam audiensi antara Wakil Bupati Sukabumi H Andreas dan Yayasan Bale Budaya Bambu di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Kamis (19/6/2025).

Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas mengatakan, pentingnya perencanaan wilayah tanam dan pemanfaatan bambu sebagai komoditas strategis jangka panjang. Sebagaimana diketahui, Kabupaten Sukabumi merupakan kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa dan Bali setelah Kabupaten Banyuwangi, sehingga butuh kajian mendalam mengenai wilayah konsentrasi tanam.

“Penentuan lokasi yang tepat untuk budidaya bambu sangat krusial,” terangnya.

Baca Juga  Pembukaan Porseni Guru Ke-15 Kab. Sukabumi: "guna Tercapainya Sdm Unggul Menuju Sukabumi Maju"

Menurutnya, restorasi ekosistem bambu tidak hanya menyentuh aspek lingkungan seperti rehabilitasi bantaran sungai dan penahan longsor, tetapi juga menyasar nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

“Durasi panen bambu memang lama, bisa lima tahun. Tapi kalau tidak dimulai hari ini, kapan lagi? Kita butuh kebijakan jangka panjang yang konsisten,” ucapnya.

Wabup menyebutkan, pentingnya integrasi sistem antara pembibitan, pelatihan, produksi, dan pemasaran. Kendati begitu semuanya harus satu pintu melalui instansi kedinasan yang ditunjuk.

“Intinya pemerintah daerah kabupaten sukabumi Kami mendukung dengan adanya kerjasama ini. Kami siap jika ini memberi manfaat ekonomi masyarakat. Apalagi lahan kita mumpuni dan potensi bambu di Sukabumi sangat besar,” tandasnya

Baca Juga  Walikota Sukabumi Hadiri Bukber Keluarga Besar MPC Pemuda Pancasila Kota Sukabumi 

Sekretaris Yayasan Bale Budaya Bambu, Dudi Darma Bakti, menyatakan potensi Sukabumi yang secara geografis cocok untuk ekosistem bambu. Pihaknya, ingin membangun pusat pelatihan, fasilitas produksi, dan sistem promosi bambu di Kabupaten Sukabumi.

“Bahkan kami siap membeli hasil produksi masyarakat melalui skema PO bulanan,” ungkapnya

Dudi juga menyampaikan pengalamannya saat ditantang oleh pemerintah Prancis untuk memamerkan produk bambu Indonesia di Eropa. Bahkan pihaknya ingin warga lokal dilatih jadi ahli dengan sertifikat legal dalam produksinya.

Baca Juga  WABUP APRESIASI PASKIBRAKA, SUKSES MENGEMBAN AMANAH PADA MOMEN PENTING KEBANGSAAN

“Tidak cukup disitu, Bahkan kami bantu pasarkan untuk bahan bakunya. Ini bukan proyek sekali lewat, tapi berkelanjutan,” paparnya.

Dudi menambahkan, Jawa Barat termasuk Sukabumi, diketahui memiliki kurang lebih 60 jenis bambu dengan karakteristik beragam. Potensi ini bisa dikembangkan di setiap desa dan kecamatan.

“Kami ingin restorasi bambu bukan hanya di satu titik, tapi menyebar. Ini bukan hanya soal bambu, tapi tentang masa depan ekonomi hijau Indonesia,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Jawa Barat

Al, Seorang Pelajar dari SMPN 2 Kota Sukabumi Berhasil Meraih Medali Emas di Kejuaraan Taekwondo Sukabumi Challenge 2023 Piala Walikota Sukabumi

Infrastruktur

Anggaran Dana Kelurahan Tahun 2023 ,Cair!

Sukabumi

Pelantikan Karang Taruna Kota Sukabumi 2024–2029: Wali Kota Tegaskan Komitmen Sosial dan Kesadaran Fiskal

Jawa Barat

Pelantikan Pengurus GM FKPPI Kota Sukabumi Dihadiri Penjabat Walikota Sukabumi. Ini Kata Kang Tutus !!

Sukabumi

Bupati Sukabumi : ” Tindak Tegas Pelaku Pungli”

Sukabumi

Tangkap 17 Tersangka dan Amankan Narkotika di Operasi Polres Sukabumi 2023

pemerintahan

Sidak Pasar, Satgas Pangan Polres Sukabumi Kota dan Metrologi Legal Cek Produk ‘Minyak Kita’

sosial

Gelar Baksos Serentak, Polres Sukabumi Kota Distribusikan 2800 Paket Sembako