Kabarjournalist.com – Sukabumi – Dulu identik dengan tanah terbengkalai yang kumuh dan tidak terurus, kini sepetak wilayah di Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, berubah menjadi oase asri yang menyegarkan pandangan.
Perubahan ini tak luput dari perhatian sekelompok ibu-ibu anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Sukabumi yang menyempatkan mampir saat melaksanakan kegiatan jalan santai, Sabtu (18/07/2026).
Berbeda dengan kesibukan yang dulu mereka jalani saat mengabdi di berbagai instansi, mulai dari Polres Sukabumi Kota, Pengadilan, Dinas Pendidikan, hingga Kementerian Agama., kali ini mereka hadir untuk menikmati suasana tenang di Wisata Edukasi Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Sauyunan Kadulawang.
Sambil duduk santai di bawah rindangnya pepohonan di pinggir kolam, mereka tak henti memuji perubahan yang terjadi di wilayah yang sering mereka lewati puluhan tahun silam.
“Dulu tempat ini tidak seperti ini. Saya sering lewat sini, saat itu masih kumuh dan tidak ada yang merawat. Tapi sekarang berubah total, asri, nyaman, dan sangat enak dipandang,” ujar Aas Sumiati, salah satu peserta yang juga merupakan warakawuri sekaligus purnawirawan Polres Sukabumi Kota, dengan nada haru.
Kehadiran rombongan disambut hangat oleh perwakilan pengurus Pokdakan. Di tengah obrolan santai, mereka saling bertukar cerita mulai dari sejarah wilayah hingga upaya pemeliharaan lingkungan yang dilakukan warga setempat. Keindahan yang tersaji pun membuat Aas berjanji akan kembali lagi bersama rekan-rekannya.
“Insyaallah jika ada kegiatan perkumpulan, saya akan hubungi kembali pihak Pokdakan untuk melaksanakan acara di sini,” ucapnya sambil mencatat kontak pengurus.
Edukasi Lingkungan: Pelajaran dari Perubahan Mina Sauyunan
Kisah perubahan lokasi ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan membawa manfaat berlipat ganda, antara lain:
Mengubah Lahan Terlantar Menjadi Aset Bernilai
Lahan yang tidak terawat rawan menjadi sarang sampah, tempat berkembang biak hama, hingga memicu genangan air. Dengan dijadikan tempat pembudidayaan ikan sekaligus wisata edukasi, lahan menjadi produktif, bernilai ekonomi, dan mempercantik lingkungan sekitar.
Menciptakan Manfaat Berantai bagi Masyarakat
Selain menghasilkan hasil panen ikan, tempat ini juga menjadi ruang terbuka hijau yang menyejukkan udara, sarana rekreasi murah bagi warga, serta sarana belajar bagi generasi muda tentang budidaya ikan dan pelestarian alam.
Kepedulian Kecil Menjadi Perubahan Besar
Perubahan tidak harus dimulai dari hal yang besar. Kesadaran warga untuk merawat bersama, menjaga kebersihan, dan memanfaatkan lahan dengan bijak adalah kunci agar lingkungan tetap nyaman, aman, dan membawa keberkahan bagi semua pihak.
Seperti pesan yang ingin disampaikan dari kunjungan ini:
“Kepedulian warga terhadap lingkungan tidak hanya menjaga keasrian wilayah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan orang lain.”
Semoga keberadaan Pokdakan Mina Sauyunan dapat terus terjaga dan menginspirasi wilayah lain untuk melakukan hal serupa demi lingkungan yang lebih baik.
Red/HJS























