Kabarjournalist.com – Sukabumi – Semangat gotong royong masih terasa kental di Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu. Rabu (8/7/2026), Gazebo Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Sauyunan Kadulawang menjadi saksi hangatnya pertemuan antara pengurus kelompok warga dengan jajaran Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP) 3 Kota Sukabumi serta petugas Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT).
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan wujud nyata pembinaan berkelanjutan bagi kelompok yang selama ini dikenal sangat aktif mengelola lahan budidaya dengan kemandirian anggaran swadaya anggotanya. Bahkan, usai menghadiri kegiatan pengajian BKMM di Masjid Jami Al-Muttaqin, Camat Lembursitu Martha Galuh Budianti, Lurah Cipanengah Ujang Sobandi, dan Kasi Kessos Yusuf turut menyempatkan hadir untuk menyaksikan kegiatan ini.

Kabid Perikanan Balai Benih Ikan (BBI) DKP 3 Kota Sukabumi Suriya yang memimpin rombongan—didampingi staf bidang perikanan Hani dan Gilang serta penyuluh BBPBAT Try Novita—mengapresiasi langkah nyata kelompok ini.
“Pokdakan Mina Sauyunan ini adalah contoh kelompok yang luar biasa. Lihat saja bagaimana lahan dan kolam mereka terawat rapi, semuanya dikelola dengan swadaya sendiri. Ini menunjukkan semangat dan kepedulian tinggi terhadap kemajuan bersama,” ujar Suriya di hadapan para pembudidaya.
Dalam kesempatan penyuluhan tersebut, pihak dinas menyampaikan arahan penting terkait pengelolaan benih, salah satunya adalah perlunya menyeleksi dan memilah induk ikan dengan cermat untuk menjaga kualitas hasil panen jangka panjang. Selain berbagi ilmu teknis, pertemuan ini juga menjadi wadah saling bertukar pandang. Suriya menegaskan, sinergi yang telah terjalin selama enam tahun sejak kelompok ini berdiri harus terus diperkuat.
“Kami tidak hanya datang untuk memberi arahan, tetapi juga ingin mendengar harapan dan masukan langsung dari pengurus. Agar program yang kami luncurkan tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan warga,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, DKP 3 Kota Sukabumi berjanji akan menyalurkan bantuan benih ikan gurami untuk dibudidayakan di kolam-kolam kelompok. Ini menjadi angin segar bagi Mina Sauyunan, yang selama ini fokus pada ikan nila dan bawal—sehingga ke depannya warga memiliki alternatif komoditas untuk memperluas peluang penghasilan.
Dengan lahan yang siap, semangat yang tak luntur, dan dukungan yang terus mengalir, langkah Pokdakan Mina Sauyunan Kadulawang menjadi bukti bahwa kemajuan budidaya perikanan dimulai dari kolaborasi yang erat antara warga dan pemerintah daerah.
Red/ HJS























