Kabar Journalist

Home / Sukabumi

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:38 WIB

Tertukarnya Hasil MCU di RSUD Sukabumi: Manajemen Janji Investigasi Transparan

Kabarjournalist.com – KOTA SUKABUMI –  Ketidaknyamanan dialami oleh IR, warga Kota Sukabumi yang membayar pemeriksaan MCU secara mandiri. Dokumen hasil radiologi yang seharusnya menjadi syarat penting untuk bekerja di luar negeri diduga tertukar dengan milik pasien lain saat diserahkan petugas.

Merespons hal ini, manajemen RSUD R. Syamsudin SH tidak tinggal diam. Direktur rumah sakit, H. Yanyan Rusyandi, menyatakan bahwa kasus ini sudah mendapat perhatian penuh. Sebagai langkah awal, pertemuan daring digelar pada Sabtu (27/6/2026) pukul 19.30 WIB dengan melibatkan semua pihak yang terlibat dalam alur pelayanan.

Baca Juga  Peringati HUT ke 59, Setukpa Lemdiklat Polri Gelar Donor Darah

“Kami melibatkan kepala instalasi radiologi, dokter, tenaga penunjang, administrasi, humas, serta pasien untuk mendapatkan gambaran yang sebenarnya. Ini bentuk tabayun agar tidak ada kesimpulan tergesa-gesa,” jelas Yanyan.

Ia menambahkan bahwa keputusan tindak lanjut baru akan disampaikan setelah seluruh fakta terungkap dan data lengkap terkumpul, guna memastikan penyelesaian yang adil bagi semua pihak

Baca Juga  Ungkap Kasus Pencurian Spesialis Barang Elektronik, Polres Sukabumi Kota Amankan Target Operasi Libas Lodaya

Red

Share :

Baca Juga

Hukum

Sengketa Lahan Indogrosir Sukabumi: Validitas AJB dan Doktrin Rechtsverwerking Menanti Putusan Hakim

pemerintahan

Walikota Hadiri Rakor Lintas Sektoral Kecamatan Baros

Sukabumi

PWRI HALAL BIHALAL, BUPATI AJAK PWRI TERUS BERKONTRIBUSI DALAM PEMBANGUNAN

Bisnis

SMKN 1 Gunung Guruh akan Gerakan Cinta Lingkungan dan Ciptakan Wisata Edukasi Siswa

Sukabumi

Ngopi Bareng Ala SMSI Sukabumi Raya Bersama FDSI, Bahas Bulan Bung Karno

Bisnis

Masak Nasi Sering Lengket, Cepet Kering dan Basi, Ini Tipsnya!!

pemerintahan

Pj. Walikota Sukabumi Temui Perwakilan Forum Pendidikan Kota Sukabumi Beraudensi

Sukabumi

Kronologi Rumah Singgah Cidahu di Tolak Warga Menjadi Tempat Ibadah, Warga Sudah Menegur Pemilik Rumah