Kabar Journalist

Home / Bisnis / Budaya / Ekonomi / Infrastruktur / pemerintahan / Sukabumi / umkm / Wisata

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:35 WIB

Sederhana Penuh Makna: Syukuran Nelayan Sanggarawayang dan Langkah Nyata Bangkitkan Wisata Bahari

Kabarjournalist.com – Sukabumi – Di tepian pesisir Desa Sanggarawayang, Kecamatan Simpenan, wilayah Pelabuhan Ratu, semangat warga tak pernah surut meski berjalan dengan apa adanya. Di sini berdiri kokoh 49 unit badong milik 20 orang pemilik—bukan sekadar alat penunjang hidup, melainkan saksi rezeki laut yang dijaga dengan penuh rasa tanggung jawab dan rasa syukur yang mendalam.

Kamis (9/7/2026), Kabarjournalist.com berkesempatan berbincang langsung dengan Kepala Desa Sanggarawayang, Muhtar, serta Ketua Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Dadin, menyusun rencana besar yang akan digelar warga pada bulan September mendatang.

Bukan sekadar peringatan seremonial, kegiatan ini bernama Syukuran Nelayan—meski kerap disebut “Hari Nelayan” agar terdengar lebih meriah, intinya tetap sama: mengucap syukur tulus atas segala rezeki yang diberikan laut selama ini.

“Kami ingin menanamkan kemandirian. Bukan berarti menolak uluran tangan, tapi usaha dan rasa syukur yang tumbuh dari diri sendiri nilainya jauh lebih bermakna. Kegiatan ini murni lahir dari hati warga yang ingin berterima kasih kepada alam,” ujar Dadin di sela-sela persiapan.

Baca Juga  Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan 1,5 Juta Rupiah Untuk 33 DKM Mesjid Jami

Perayaan ini tak mengejar kemewahan yang dipaksakan. Dengan dana swadaya masyarakat yang dikumpulkan bersama serta bantuan sukarela dari pihak luar adalah bentuk gotong royong yang patut diapresiasi

“Semoga dengan dukungan seluruh pihak yang peduli kegiatan ini dapat berjalan lancar, meriah dan membawa manfaat serta kebersamaaan bagi seluruh warga. Semoga niat baik ini dibalas dengan kebaikan pula, Aamiin,” ucapnya.

Puncak acaranya pun sederhana: doa bersama, istighosah, hingga tradisi ngaliwet atau makan bersama di pinggir pantai—momen kebersamaan yang sudah lama tak dilakukan warga secara serentak.

“Kami sesuaikan acara dengan kemampuan yang ada. Sederhana saja, asalkan kehangatan dan persaudaraannya terasa. Kalau tamu yang datang kami layani dengan tulus, itu sudah kemewahan yang tak ternilai bagi kami,” tambah Dadin.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momen menyuarakan harapan warga terkait janji yang disampaikan Wakil Bupati Sukabumi pada tahun lalu, yang berjanji membantu pembangunan infrastruktur menuju kawasan wisata badong. Hingga kini realisasinya masih dinantikan, dan warga berharap terealisasi melalui Anggaran Perubahan pada bulan September nanti.

Baca Juga  Satu Lagi, Atlet Judo Kontingen Kota Sukabumi Raih Medali Perunggu di Ajang Porprov Jabar

Langkah Mandiri Kelola Wisata Demi Kesejahteraan Bersama

Di tengah segala keterbatasan, Pemerintah Desa dan Bumdes Sanggarawayang terus melangkah menyusun rencana nyata mengelola potensi wisata yang dimiliki. Kepala Desa Muhtar menjelaskan, salah satu langkah yang hampir rampung adalah pengelolaan retribusi parkir resmi di kawasan wisata—izin lewat OSS dan perencanaan sudah selesai, tinggal menunggu tahap akhir penerbitan.

Kawasan ini sudah sangat ramai dikunjungi: setiap hari tercatat 50–100 unit sepeda motor, bahkan mencapai 200 unit saat akhir pekan, ditambah 10–20 mobil setiap harinya. Rencananya akan dipasang gerbang retribusi dengan tarif sangat terjangkau: Rp. 2.000,- untuk sepeda motor dan Rp. 5.000,- untuk mobil.

“Setiap rupiah yang terkumpul akan kami sampaikan secara terbuka kepada semua pihak: murni digunakan untuk perawatan jalan masuk kawasan wisata dan masuk ke kas Desa. Sama sekali bukan untuk kepentingan pribadi, murni demi kenyamanan pengunjung dan kemajuan desa bersama,” tegas Muhtar.

Baca Juga  Belasan Warga Korban Aksi Tipu Gelap Berikan Apresiasi Polres Sukabumi Kota. 25 Unit dan 5 Tersangka Diamankan !!

Sebagian besar pengunjung adalah pemancing yang datang rutin hampir setiap minggu. Dengan peruntukan yang jelas dan manfaat yang langsung dirasakan kawasan, warga yakin pengunjung tak akan keberatan—seperti halnya pengelolaan tertib yang sudah biasa diterapkan di kawasan dermaga.

Bersamaan dengan syukuran, juga akan digelar turnamen mancing terbuka yang ditargetkan diikuti 500 peserta. Sebagian hasil dari kegiatan ini akan dialokasikan untuk memeriahkan acara syukuran, sekaligus menjadi ajang mengenalkan pesona wisata bahari Sanggarawayang kepada khalayak yang lebih luas.

Dengan gotong royong yang kuat, keterbukaan yang terjaga, dan perencanaan yang matang, Desa Sanggarawayang membuktikan: kemajuan tak harus menunggu bantuan dari luar. Segala sesuatu bisa dimulai dari kemandirian, rasa syukur, dan kebersamaan yang tulus.

Red/ HJS

Share :

Baca Juga

Jawa Barat

Kabid Humas Polda Jabar Kunjungi PWI Jawa Barat, Dukung Penyelenggaraan Konferprov 2026

Jawa Barat

Danang Donoroso, Resmi Jabat PLT. Ketua PWI Kabupaten Sukabumi

Sukabumi

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) di Kota Sukabumi Satukan Donasi Bantu Korban Terdampak Bencana

pemerintahan

Kapolres Sukabumi Kota Hadiri MTQ XLII Tingkat Kota Sukabumi

Infrastruktur

Walikota Sukabumi Tinjau Warga Kerja Bakti Bangun Talud Sementara di Sungai Cipelang 6

Pendidikan

Paduan Suara SMAN 1 Kota Sukabumi Tampil Sukses Bawakan Lagu MARS LCS di HUT LCS ke – 4

pemerintahan

Reuni Akbar 55 Tahun Alumni Akpol I – 68 Dharma Lahirkan Pesan Moral Yang Sangat Berharga

Hukum

JELANG HARI BHAKTI PEMASYARAKATAN LAPAS WARUNGKIARA GELAR APEL SIAGA 3+1 DAN GIAT PENGGELEDAHAN BERSAMA APARAT PENEGAK HUKUM (APH)