Kabar Journalist

Home / Nasional / pemerintahan / Sukabumi

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:29 WIB

Sosialisasi Kemendagri di Sukabumi: Sinergi Pemerintah dan Ormas Kunci Sukseskan Program Prioritas Nasional

Kabarjournalist.com – Sukabumi – Kegiatan sosialisasi program prioritas nasional yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Taman Sari, Kota Sukabumi, pada Kamis (30/7/2026) mendapat apresiasi tinggi dari Anggota Komisi II DPR RI, Heri Gunawan. Hadir di hadapan puluhan insan pers, perwakilan masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan (Ormas), ia menilai kegiatan perdana ini menjadi langkah strategis menyatukan pandangan demi kemajuan bangsa.

Kegiatan Perdana yang Penuh Harapan

“Ini pertama kalinya Kemendagri menyelenggarakan sosialisasi seperti ini,” ujar Heri Gunawan.

Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti di satu kali, melainkan terus berlanjut dan melahirkan langkah nyata serta hasil yang jelas dalam mendukung pelaksanaan program prioritas nasional. Dari 45 anggota Komisi II DPR RI, hanya 17 yang mendapat giliran hadir dalam kegiatan ini. Sukabumi terpilih menjadi salah satu lokasi, sebuah kebanggaan sekaligus pengakuan atas posisi strategis wilayah ini.

Heri menegaskan, Sukabumi adalah pintu masuk utama dari Ibu Kota menuju Jawa Tengah dan Jawa Bagian Selatan, wilayah yang selalu menjadi perhatian besar dalam dinamika pembangunan maupun politik.

Baca Juga  Penjabat Wali Kota Sukabumi Ajak Santri Melakukan Transformasi Digital di HSN 2023

Potensi besar ini harus berjalan beriringan dengan kekuatan ormas yang ada: 666 ormas di Kabupaten Sukabumi dan 249 ormas di Kota Sukabumi, menjadikan total 915 ormas yang siap menjadi mitra strategis pembangunan.

Kaitannya dengan Visi Bangsa dan Tantangan Kini

Heri mengaitkan kegiatan ini dengan delapan cita-cita besar yang digagas pemerintah, yaitu agar Indonesia berdiri di atas kaki sendiri. Di sini terlihat sebuah paradoks: kekayaan alam Indonesia melimpah, namun banyak manfaatnya justru mengalir ke luar negeri. Bukan karena rakyat kecil, melainkan akibat pola pengelolaan yang selama ini dikuasai segelintir pemilik modal.

Di sinilah peran ormas menjadi sangat krusial. “Kekayaan bangsa ini harus dikelola untuk kemandirian dan kesejahteraan kita sendiri, bukan habis mengalir ke luar,” tegasnya.

Data dan Peran Sejarah Ormas: Fondasi Kemerdekaan hingga Kini

Direktur Organisasi Kemasyarakatan Kemendagri, Wahyu Chandra Kusuma Purwonegoro, S.H., M.Hum., dalam pemaparannya menyampaikan data keberadaan ormas di Indonesia:

– Nasional: Sekitar 663.000 ormas tercatat di Kementerian Hukum
– Jawa Barat: Sekitar 123.000 ormas
– Kabupaten Sukabumi: 666 ormas
– Kota Sukabumi: 249 ormas

Baca Juga  Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha Bersama PWI Kabupaten Sukabumi Siap Berkolaborasi "Bangun Sukabumi Lebih Baik"

(Catatan: Angka terus berkembang seiring pendaftaran baru; sebagian ada yang nonaktif karena belum melaporkan kegiatan)

Wahyu mengingatkan kembali peran sejarah ormas: Budi Utomo, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, hingga berbagai pergerakan masyarakat adalah bukti nyata bahwa kemerdekaan dan kemajuan bangsa tak lepas dari peran ormas. Sejarah juga mengajarkan: perjuangan sendiri-sendiri sulit mencapai tujuan, bahkan berisiko terasing. Kekuatan baru lahir saat kita bersatu dan berjuang bersama. Termasuk peran ormas di bidang informasi yang menyebarkan berita kemerdekaan ke seluruh dunia sejak 1945, sehingga Indonesia mendapat pengakuan internasional.

Kini, keberadaan ratusan ribu ormas diharapkan menjadi sistem pendukung utama penyelenggaraan pemerintahan dan ketatanegaraan, menghidupkan kembali semangat persatuan dan gotong royong masa lalu untuk menjawab tantangan zaman.

Contoh Nyata: Keberhasilan Desa Ponggok

Wahyu juga memaparkan kisah sukses Desa Ponggok yang mengubah sumber mata air yang dulunya hanya untuk irigasi dan mencuci ternak, menjadi objek wisata andalan Umbul Ponggok yang dikelola secara modern dan profesional. Kini berkembang pula sektor resor, pertanian, peternakan, hingga beragam usaha desa lainnya.
Hasilnya? Pendapatan desa mencapai Rp22 miliar per tahun dari berbagai unit usaha.

Baca Juga  Gencarkan Pelatihan Digital Marketing, Pemkot Sukabumi Dorong Pelaku UMKM Kuasai Pemasaran Online

Kunci keberhasilannya:

1. Program 1 Rumah 1 Sarjana — seluruh biaya pendidikan ditanggung penuh oleh desa

2. Masyarakat sebagai pemilik — warga ditempatkan selayaknya pemegang saham di setiap usaha desa

3. Pendapatan rutin bulanan — setiap keluarga menerima pembagian keuntungan usaha desa

4. Membuka lapangan kerja — berkurangnya pengangguran karena beragam aktivitas ekonomi berjalan

Pesan untuk Sukabumi: Kelola Potensi, Sejahterakan Warga

Keberhasilan Desa Ponggok, kata Wahyu, bisa direplikasi di mana saja — termasuk di Sukabumi yang memiliki kekayaan alam luar biasa. Diperlukan peran generasi muda untuk menguasai teknologi, manajemen modern, akuntansi usaha, dan inovasi agar pembangunan desa berkelanjutan. Intinya sederhana: kelola kekayaan alam dengan baik, maka kesejahteraan akan terasa merata oleh seluruh warga.

Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal sinergi erat antara pemerintah, DPR RI, dan ribuan ormas di Sukabumi, menyatukan langkah mewujudkan Indonesia yang mandiri, makmur, dan berdiri di atas kaki sendiri.

Red/HJS

Share :

Baca Juga

Kriminal

Cegah Kenakalan Remaja, Bhabinkamtibmas Polsek Cisaat Kota Sukabumi Edukasi Pelajar Sekolah

Sukabumi

PENGUKUHAN PERPANJANGAN MASA JABATAN KADES, BUPATI MINTA KADES OPTIMALKAN PERAN UNTUK MASYARAKAT

Sukabumi

Polisi Amankan Seorang Terduga Pelaku Penjualan SIM Palsu Lewat Facebook

Nasional

Pesta Laut 2026: Simbol Syukur dan Daya Tarik Wisata Bahari

Bisnis

Atasi Penggunaan Gadget, Wisata Ke RW an Kadulawang Sediakan Wahana Tubbing dan Wahana Edukasi

Sukabumi

Ratu Freshmart Resmi Dibuka Bupati, Dukung UMKM Lokal Sukabumi

pemerintahan

Media Berperan Menciptakan Pemilih Yang Cerdas

pemerintahan

Walikota Sukabumi Hadiri Pemberian Remisi di Lapas Kelas II B Sukabumi