Kabarjournalist.com – SUKABUMI – Keberhasilan sebuah diskusi tidak hanya bergantung pada materi dan peserta, melainkan pada arahan yang mengalir teratur serta tujuan yang terjaga jelas. Hal itu terlihat nyata saat Rumah Literasi Merah Putih menggelar forum strategis di Café The Bumee, Jalan Lingkar Selatan, Selasa (1/9/2026). Di balik berjalannya dialog yang hidup dan saling menyambung, ada kepiawaian tangan pengarah: Aam Abdul Salam, S.Ag.
Berbekal gaya bahasa yang luwes, lugas, dan berwawasan luas, didukung pengalaman sebagai Sekjen PPJNA 98, Penasehat PWI dan SMSI Sukabumi Raya, serta Presidium MD KAHMI Sukabumi, Aam, sukses menjembatani beragam kalangan diantaranya pejabat instansi, pelaku usaha, insan pers, hingga masyarakat umum. Tujuannya satu, menghapus jarak komunikasi dan menyamakan frekuensi pemahaman.
“Forum ini disusun atas gagasan Sekjen Rumah Literasi Merah Putih, Dede Heri, supaya tidak terjadi kesalahpahaman. Baik itu soal aturan baru, kendala kelistrikan, maupun persoalan pertanahan, semuanya bisa ditanyakan langsung di sini tanpa sekat,” ungkap Aam saat membuka jalannya diskusi.
Selama berlangsungnya kegiatan, ia memastikan arus tanya-jawab berjalan seimbang. Setiap pertanyaan atau harapan yang muncul, disalurkan dengan tepat kepada narasumber lintas sektor, lalu direspons tuntas hingga acara berakhir dengan aman, tertib, dan padat manfaat.
Empat Pilar Dukungan Saling Melengkapi
Di satu meja diskusi, hadir perwakilan utama yang menyampaikan komitmen tegas:
Kejari Kabupaten Sukabumi (Kasi Intelijen Fahmi Rachman, SH., MH.):
“Kami mendukung penuh investasi yang membawa dampak baik bagi Sukabumi, namun tetap dikawal agar berjalan sesuai koridor hukum. Investor tidak boleh terhambat hanya karena kurangnya informasi yang jelas.”
BPN Kabupaten Sukabumi (Kasi BPN PHP, Anang):
“BPN berkomitmen menjamin kepastian dan kemudahan layanan. Khususnya terkait perkara PDSL yang belum selesai, mohon datanya disampaikan kepada kami agar dapat ditelusuri langsung ke lapangan.”
Diskominfo Kabupaten Sukabumi (Kabid Sandikami, Ujang Zulkipli):
“Pemerintah butuh mitra—kami menjalin kerja erat dengan rekan wartawan dan pers agar setiap informasi pembangunan menyampaikan kebenaran hingga ke pelosok masyarakat.”
PLN UIP JBT 1 MSB (Perizinan & Komunikasi, Elga Bagus Sulaksmono):
“Siap menerima koordinasi langsung dari pelaku usaha terkait kebutuhan daya atau hambatan teknis kelistrikan, demi memastikan rencana investasi tidak terhenti di tengah jalan.”
“Rumah Bersama” untuk Kemajuan Daerah
Sebagai penggagas kegiatan, Dede Heri, berharap pertemuan ini tidak berhenti di satu kali acara.
“Rumah Literasi Merah Putih kami bangun sebagai tempat berkumpul yang terbuka. Di sini pemerintah, BUMN, aparat hukum, dan warga duduk setara. Semoga sinergi ini mempercepat pelayanan yang lebih baik bagi Kabupaten Sukabumi,” ujarnya berharap.
Dengan bimbingan yang cermat dan keterbukaan antar pihak yang terjalin, iklim usaha dan pelayanan publik diharapkan kian transparan, mudah diakses, serta berdaya saing tinggi.
Red/HJS



















Total Users : 99667
Total views : 180200