Kabar Journalist

Home / Sukabumi

Rabu, 23 September 2026 - 18:34 WIB

Diskusi Pengawas KCD V Sukabumi Soroti Krisis Wawasan Kebangsaan Gen Z

Kabarjournalist.com – Puluhan pengawas SMA, SMK, dan SLB se-Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah V Kota/Kabupaten Sukabumi mengikuti diskusi penguatan wawasan kebangsaan dan karakter siswa di era digital, bertempat di gedung KCD Pendidikan wilayah V, Sukabumi, Senin 21/09/2026.

Diskusi yang digelar oleh KCD Pendidikan Wilayah V tersebut menghadirkan narasumber penggiat pendidikan dari Rumah Literasi Merah Putih, Aam Abdul Salam, S.Ag.

Koordinator Pengawas SMA/SMK/SLB KCD Pendidikan Wilayah V, Iwan Setiawan, M.A, membuka diskusi dengan menegaskan bahwa wawasan kebangsaan tidak boleh luntur di tengah gempuran teknologi.

Menurut Iwan, di era digital, pengawas memiliki tanggung jawab lebih besar. Bukan hanya mengawasi mutu pembelajaran, tetapi juga menjadi penjaga moral siswa.

Ia menyebut perkembangan teknologi yang pesat telah mengubah total cara berpikir dan bergaul generasi muda, terutama Generasi Z.

Baca Juga  Walikota Sukabumi Berharap Magot Menjadi Pakan Ikan Alternatif untuk Pokdakan

Generasi Z, kata Iwan, hidup dengan internet sebagai napas utama. Semua informasi, hiburan, hingga pergaulan mereka dapatkan dari media sosial.

Kondisi ini membuat mereka rentan terpapar budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan norma bangsa.

“Pengawas sebagai kepanjangtanganan dari pemerintah juga memiliki peran strategis dalam mengarahkan transformasi digital ke arah yang lebih positif. Kebijakan yang mendukung penguatan ketahanan digital, perlindungan data pribadi, serta regulasi terhadap konten negatif di internet perlu terus diperkuat. Dengan adanya regulasi yang jelas dan sistem pengawasan yang ketat, generasi muda dapat terhindar dari dampak negatif dunia digital yang berpotensi merusak karakter mereka,” ungkap Iwan.

Dampaknya sudah terlihat, mulai dari menguatnya sikap individualistis, menurunnya interaksi sosial tatap muka, hingga krisis adab dan dekadensi moral.

Baca Juga  Sukabumi Challenge II KONI Cup 2026 Jadi Ajang Seleksi Bibit Unggul Hadapi POPDA, PORDA, dan Kejuaraan Jawa Barat

Diskusi Pengawas KCD V Sukabumi Soroti Krisis Wawasan Kebangsaan Gen Z (Foto: Aab)

“Jika kita tidak hadir, wawasan kebangsaan akan tergerus. Ini ancaman serius bagi ketahanan nasional,” tegas Iwan.

Sementara itu, Aam Abdul Salam, S.Ag, penggiat Rumah Literasi Merah Putih, menyampaikan Salah satu dampak negatif yang paling menonjol adalah meningkatnya kecenderungan hidup individualistis, penurunan interaksi sosial secara langsung, serta rendahnya kesadaran terhadap nilai-nilai kebangsaan. Fenomena ini, jika tidak diantisipasi, dapat melemahkan ketahanan nasional di masa depan.

“Teknologi sejatinya memberikan akses luas terhadap pendidikan, pekerjaan digital, dan inovasi. Namun tanpa literasi yang benar, teknologi justru merusak karakter,” kata Aam.

Karena itu, Aam mendorong penguatan literasi digital yang komprehensif, tidak hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga etika dan tanggung jawab.

Baca Juga  PWI Sukabumi Gelar Lomba Karya Jurnalistik 2026 Tingkat SLTA Se- Kabupaten Sukabumi

“Anak muda harus diajarkan memilah informasi, melawan hoaks, dan paham dampak sosial dari setiap unggahan di media digital,” ujarnya.

Aam juga menekankan peran keluarga dan sekolah sebagai benteng utama. Pendidikan karakter berbasis Pancasila harus hidup dalam kurikulum, bukan hanya tempelan.

Selain di sekolah, pembentukan karakter harus diperkuat melalui kegiatan sosial dan kebangsaan di luar sekolah.

Program seperti pelatihan bela negara, pramuka, dan komunitas literasi kebangsaan dinilai efektif menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Ia pun mengingatkan bahwa peran pengawas dan guru tidak selesai di gerbang sekolah. Ketika kembali ke masyarakat, mereka harus menjadi tokoh panutan.

“Pengawas harus menjadi figur yang didengar masyarakat dalam urusan pembentukan karakter anak, bersinergi dengan orang tua,” pungkas Aam

Share :

Baca Juga

Hukum

Lewat Olahraga Bersama, Bentuk Sinergitas Lapas Warungkiara dengan PWI Kabupaten Sukabumi

Hukum

DPD BP3N Jabar Gencarkan Penyuluhan Bahaya Narkoba. Kini, Sosialisasi di Gereja Santo Yoseph

Hukum

Cegah Aksi Kejahatan, Kapolres Sukabumi Kota Ultimatum Pelajar Tidak Nongkrog Hingga Malam Hari

Sukabumi

Ngariung Bareng Pensiunan Polri, Kapolres Sukabumi Kota Sampaikan Program Unggulan

Jawa Barat

Kekecewaan Masyarakat Memuncak, Aksi Forum RT/RW Kota Sukabumi Meluas: Tuntut Hak Angket Pemakzulan Walikota

Ekonomi

Staf Ahli Walikota Hadiri Acara Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Sumbernya

Sukabumi

Pelatihan Keterampilan Kerja Pengolahan Ikan oleh DKP3 Kota Sukabumi Diikuti Puluhan Peserta

Sukabumi

BUPATI DORONG KECAMATAN WARUNGKIARA KEMBANGKAN SEKTOR PANGAN DAN PAKET WISATA TERPADU