Kabar Journalist

Home / Nasional / pemerintahan / TNI/POLRI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:06 WIB

DIRRESKRIMSUS POLDA GORONTALO JADI NARASUMBER DI PKKMB UNG 2026, TEKANKAN PERAN MAHASISWA CEGAH PAHAM RADIKAL

Kabarjournalist.com – Gorontalo – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Gorontalo mewakili Kapolda Gorontalo IRJEN Pol Drs Widodo SH MH menjadi narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Gorontalo Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026 di Kampus I UNG, Kota Gorontalo.

Dalam kegiatan itu, *Dirreskrimsus Polda Gorontalo Dr. Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H.* menyampaikan materi bertema *”Strategi Pencegahan Paham Radikal di Lingkungan Perguruan Tinggi”*. Materi ini diberikan kepada seluruh mahasiswa baru UNG sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kebangsaan dan cinta tanah air sejak dini.

Baca Juga  Kapuspen TNI : "Prajurit TNI Penendang Motor Ibu-ibu Sudah Ditangkap"

Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak kampus, dilanjutkan penyampaian materi oleh narasumber, dan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif bersama mahasiswa. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, khususnya saat diskusi mengenai isu-isu aktual kebangsaan.

Dirreskrimsus KBP. Dr. Maruly Pardede, S.H.,S.I.K.,M.H. dalam pemaparannya menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dan sangat penting dalam menangkal penyebaran paham radikal dan intoleransi di lingkungan kampus. Sebagai kaum intelektual dan agen perubahan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi filter pertama terhadap masuknya ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

Baca Juga  3 Tersangka Dugaan Kasus Pertambangan Tanpa Ijin Diamankan Ditreskrimum Polda Gorontalo

“Mahasiswa harus aktif dalam organisasi kemahasiswaan yang positif, memperkuat diskusi ilmiah, serta menjadi contoh dalam menjaga kerukunan antar umat beragama dan antar suku. Jangan mudah terprovokasi dan jangan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya di media sosial,” tegasnya.

Dirreskrimsus Polda Gorontalo juga mengingatkan bahaya radikalisme yang nyata sudah terjadi di lingkungan pendidikan, seperti kasus ledakan bom di MAN 3 Padang dan kasus penembakan oleh siswa di salah satu sekolah di Thailand. Kedua peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bahwa paham radikal dapat masuk kapan saja jika tidak ada benteng ideologi yang kuat.

Baca Juga  Panglima TNI : Negara Kuat Karena TNI - Polri Kuat

“Jangan sampai kampus menjadi tempat berkembangnya paham yang bertentangan dengan Pancasila. Mari bersama-sama kita jaga kampus ini dengan mempererat toleransi, cinta tanah air, dan literasi digital agar tidak mudah terpapar propaganda negatif di dunia maya,” pesan Maruly kepada mahasiswa baru UNG.

Melalui kegiatan ini, Polda Gorontalo berharap mahasiswa UNG dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa, serta mewujudkan kampus yang aman, damai, dan berwawasan kebangsaan.

Red

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Aksi Dandim 0622/Kab. Sukabumi Bersama Anggota Susuri Hutan Pakai Motor Trail, Ini yang Mereka Lakukan

pemerintahan

Pemerintah Kota Sukabumi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi Lakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama

Sukabumi

PORISMAS 2026 Resmi Ditutup: Sukses Kuatkan Jembatan Hati Polri dan Masyarakat Lewat Olahraga

Hukum

76 Narapidana Teroris Ikrar Setia NKRI di Hari Lahir Pancasila

Infrastruktur

Status Siaga Gunung Api Semeru Menjadi “Status Awas”

Sukabumi

JBN Kunjungi Kodim 0607 Kota Sukabumi , Silaturahmi dan Jalin Sinergitas

pemerintahan

Presiden: SK Perhutanan Sosial Beri Kepastian kepada Masyarakat

TNI/POLRI

Perampokan Minimarket Di Bojonggenteng Berhasil Ringkus Aparat Kurang dari 24 Jam.