Kabarjournalist.com – Kota Sukabumi – Menindaklanjuti langkah Kementerian Pertanian RI terkait temuan pengoplosan Beras SPHP yang marak belakangan ini, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Sukabumi, Bambang Herawanto, SE., SH., atau yang akrab disapa Kang BaHer, menyambut baik dan mendukung penuh langkah tegas yang telah diambil pemerintah.
“Langkah yang diambil Pak Amran sangatlah tepat. Kita sama-sama ketahui bahwa beras SPHP yang dikeluarkan Bulog merupakan beras bersubsidi yang diperuntukkan bagi konsumen akhir, didistribusikan oleh mitra yang ditunjuk dan bukan untuk diperjualbelikan kembali demi keuntungan komersial,” ujar Kang BaHer kepada Kabarjournalist.com, Selasa (3/11/2026).
Ia menjelaskan, praktik pengoplosan diduga didorong keinginan memperoleh keuntungan berlebih. Padahal, Beras SPHP dijual dengan Harga Eceran Tertinggi sebesar Rp. 62.500,- per kemasan 5 kilogram.
HKTI Kota Sukabumi menegaskan siap berperan aktif membantu pemerintah.
“Kami akan melakukan pengawasan berkelanjutan sekaligus memberikan pemahaman kepada seluruh mitra Bulog di lapangan agar tetap patuh aturan. Semoga ke depan hal serupa tidak terulang lagi, sehingga program ketahanan pangan pemerintah ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” harap Kang BaHer.
Red/HJS




















Total Users : 105559
Total views : 188344