Kabarjournalist.com – SUKABUMI – Persaingan yang ketat dan penuh sportivitas mewarnai Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) yang menjadi bagian dari rangkaian Pekan Olahraga dan Seni Siswa dan Masyarakat (Porismas) yang digagas oleh Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-55 T.A 2026. Setelah melalui penilaian yang objektif dan ketat, MAN 1 Kabupaten Sukabumi berhasil menyabet gelar juara utama.
Kompetisi yang berlangsung di Lapangan Basket Setukpa Lemdiklat Polri pada Rabu (29/4/2026) ini diikuti oleh 18 tim terbaik dari berbagai sekolah. Dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai pukul 17.15 WIB, seluruh rangkaian lomba berjalan dengan suasana yang kompetitif namun tetap kondusif dan tertib.
Persaingan Sengit, Ditentukan dari Kategori Khusus
Ketua Seksi LKBB, Siswa Budi Wijayanto, melaporkan bahwa seluruh peserta menunjukkan performa yang sangat baik sehingga penentuan juara berlangsung sangat ketat.
“Seluruh peserta melaksanakan lomba dengan sangat baik. Penentuan juara pertama berlangsung sengit karena terjadi kesamaan nilai poin antar tim teratas,” ungkap Budi kepada awak media.
Ia menjelaskan, pada kategori utama Penghormatan Baris-Berbaris (PBB), MAN 1 Kabupaten Sukabumi dan SMAN 3 Kota Sukabumi sama-sama meraih nilai 506.
Berdasarkan regulasi yang berlaku, posisi juara pertama jatuh kepada MAN 1 Kabupaten Sukabumi karena tim tersebut unggul pada penilaian kategori Danton.
Sementara itu, posisi ketiga diraih oleh SMK Pasim Plus dengan total nilai 502,33. Selain pemenang utama, panitia juga mengumumkan pemenang kategori khusus, yaitu:
– Danton Terbaik: MAN 2 Kota Sukabumi (Nilai 87)
– Variasi Formasi Terbaik: MAN 2 Kota Sukabumi (Nilai 373)
– Kostum Terbaik: SMAN 3 Kota Sukabumi (Nilai 124)Mental Juara Lebih Berharga dari Piala
Kabid Humas Resimen Desaka Dhira Pradhipa sekaligus Ketua Seksi Humas dan Dokumentasi Porismas 2026, Siswa Remond Afrianda, S.H., menekankan bahwa dalam setiap kompetisi, menang dan kalah adalah hal yang lumrah. Ia berharap semangat yang ditunjukkan para peserta dapat menjadi bekal berharga dalam kehidupan sehari-hari.
“Piala bisa dibawa pulang, tapi sesungguhnya mental pemenang dimiliki oleh mereka yang mampu menerima hasil dengan lapang dada dan terus belajar untuk menjadi lebih baik di masa depan,” ucap Remond.
Lebih lanjut ia menambahkan, kegiatan seperti ini merupakan bagian dari agenda pendidikan siswa SIP, yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama tim, dan sportivitas yang akan menjadi bekal mereka dalam mengemban tugas kelak.
Red/HJS


























