Kabarjournalist.com – SUKABUMI – Gelora bulu tangkis di Kota Santri semakin membara. Legenda hidup bulu tangkis Indonesia, Hariyanto Arbi, turun langsung memberikan motivasi dan mengamati bakat muda dalam ajang bergengsi Pekan Olahraga Integrasi Siswa dan Masyarakat (PORISMAS) di lingkungan Setukpa Lemdiklat Polri.
Ajang ini merupakan inisiatif luar biasa dari Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 55 T.A 2026 Resimen Desaka Dhira Prahadhipa. Melalui kolaborasi antara calon perwira Polri dan masyarakat, PORISMAS hadir sebagai wadah strategis untuk menggali potensi atlet-atlet muda yang selama ini tersembunyi.
Bakat Hebat, Perlu Asahan Serius

Sosok yang dijuluki “The Cuckoo” dan pemilik “Smash 100 Watt” ini tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi juga turun ke lapangan untuk melakukan laga eksibisi melawan para juara turnamen. Setelah melihat aksi para peserta, Hariyanto mengakui bahwa potensi pelajar di Sukabumi sangat menjanjikan.
“Saya lihat mainnya bagus, ada bakat alami di sana. Tapi ingat, bakat saja tidak cukup. Harus terus diasah melalui jam terbang pertandingan seperti PORISMAS ini agar semakin matang,” ujar Hariyanto Arbi dengan nada tegas namun memotivasi.
Pesan Tegas: Keluar dari Zona Nyaman
Legenda All England dan Juara Dunia ini menekankan pentingnya pembinaan yang terarah. Ia berpesan kepada para siswa yang ingin serius menekuni olahraga ini untuk berani melangkah lebih jauh, tidak hanya berhenti pada kegiatan ekstrakurikuler sekolah.
“Gagal itu jangan dijadikan alasan untuk putus asa. Gagal adalah bagian dari proses menuju puncak. Kalau kita disiplin dan kerja keras, ada saatnya jatuh, tapi harus ada saatnya bangkit lagi. Itulah mentalitas juara yang sebenarnya,” tegasnya.
Hariyanto menyarankan agar para atlet muda mulai berani bergabung dengan klub-klub profesional agar kemampuan mereka semakin terasah dan siap bersaing di level yang lebih tinggi.

Apresiasi untuk Inisiator
Pemain legendaris ini juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Siswa SIP Angkatan 55 T.A 2026. Menurutnya, inisiatif Resimen Desaka Dhira Prahadhipa ini adalah langkah konkret dalam mendukung pemerintah daerah mencetak atlet berprestasi.
“Kegiatan seperti ini sangat bagus. Anak-anak SMA harus dibiasakan ikut kompetisi supaya mental bertandingnya terbentuk. Kita tidak tahu masa depan mereka, siapa tahu dari ajang ini lahir calon pemain Olimpiade atau Juara Dunia baru untuk Indonesia,” tambahnya.
Kehadiran sosok inspiratif ini diharapkan mampu memicu semangat para pemuda Sukabumi untuk tidak hanya bermimpi besar, tetapi juga berani bekerja keras meraih prestasi demi nama baik bangsa.
Red/HJS


























