Kabarjournalist.com – Sukabumi – Di antara hamparan perbukitan Kota Sukabumi, tersembunyi sebuah permata alam yang tak lekang oleh musim: Kampung Kadulawang. Terletak di wilayah perbatasan Kelurahan Cipanengah dan Kelurahan Situmekar, tempat ini menyimpan kekayaan alam istimewa yang selama ini menanti sentuhan pengelolaan yang tepat.
Keunggulan utamanya tak lain adalah sumber mata air yang mengalir terus-menerus bahkan ketika musim kemarau panjang melanda wilayah sekitar.
Sumber daya alam yang langka ini menjadi modal utama yang membuat Kadulawang memiliki nilai lebih dibandingkan daerah lain. Namun, kekayaan alam saja tidak cukup jika tidak diiringi dengan semangat warganya.

Dan di sinilah keistimewaan Kadulawang: di tengah keterbatasan, warganya masih memiliki kepedulian dan rasa memiliki yang tinggi terhadap lingkungannya.
Semangat inilah yang kemudian menjadi penggerak utama untuk membenahi wilayahnya, mengubahnya menjadi sebuah destinasi wisata berbasis lingkungan dan kearifan lokal yang dikelola secara mandiri oleh warga setingkat Rukun Warga.
Langkah ini bukan sekadar menghias tempat, melainkan sebuah strategi cerdas yang diharapkan mampu menciptakan efek berantai yang positif. Ketika wilayah ini dikenal sebagai tempat wisata yang nyaman dan menarik, maka peluang ekonomi pun perlahan akan terbuka lebar.
Mulai dari berkembangnya usaha kuliner, UMKM dari warga sekitar serta penyewaan Gazebo bagi para pengunjung yang sedang menikmati wisata alam Kadulawang. Hal ini telah memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Menanggapi potensi yang dimiliki Kadulawang, Camat Lembursitu, Martha Galuh Budianti, S.STP., M.AP mengatakan bahwa wilayah ini memiliki modal dasar yang sangat kuat untuk dikembangkan.
“Kampung Kadulawang yang berada di antara Kelurahan Cipanengah dan Situmekar ini memang memiliki potensi alam yang sangat layak untuk diberdayakan. Poin utamanya adalah ketersediaan air yang tidak pernah surut meski saat musim kemarau, itu adalah aset berharga yang jarang dimiliki tempat lain,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia menambahkan bahwa kunci keberhasilan pengembangan wilayah tidak hanya terletak pada alamnya, tetapi juga pada manusianya.
“Selain potensi alamnya yang melimpah, hal yang paling membanggakan adalah masih adanya kepedulian dari warga terhadap lingkungannya. Ini terbukti dari upaya mereka membenahi wilayahnya menjadi lokasi wisata berbasis masyarakat. Konsep seperti ini sangat tepat karena pengelolaannya dekat dengan warga, sehingga dampak positifnya bisa langsung dirasakan dan berujung pada peningkatan kesejahteraan bersama,” pungkasnya.
Dengan perpaduan anugerah alam dan semangat gotong royong, Kadulawang kini sedang melangkah perlahan namun pasti.
Mengubah sumber daya alam menjadi rezeki yang mengalir, selayaknya airnya yang tak pernah berhenti memberi manfaat.
Red/HJS






















