Kabarjournalist.com – Sukabumi – Di Kampung Kadulawang RW.01, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, terbentang hamparan kolam yang menjadi saksi bisu perjuangan sekelompok warga. Di sana, Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Sauyunan Kadulawang terus menanam harapan, meski perjalanan mereka tak selalu mulus.
Sudah tujuh tahun berlalu sejak kelompok ini dirintis pada tahun 2020. Hari berganti hari, waktu terus berjalan, namun semangat para anggotanya tak pernah luntur. Mereka melangkah dengan satu tujuan yang sama: meraih kesuksesan.
Kendati berbagai tantangan kerap menghadang dan hasil yang diharapkan belum sepenuhnya tercapai, semangat untuk berhenti tak pernah terlintas di pikiran mereka.

Segala rintangan dihadapi dengan keikhlasan dan kesabaran. Lebih dari sekadar usaha ekonomi, kegiatan ini telah menjadi ikatan kebersamaan yang kuat di antara warga.
“Kapankah kesuksesan itu akan datang? Hanya waktu yang bisa menjawabnya,” ujar salah satu anggota dengan senyum penuh keyakinan.
Agar usaha ini tetap hidup dan berjalan, mereka mengandalkan kekuatan sendiri. Secara swadaya, para anggota rela mengerahkan tenaga, pikiran, dan harta benda yang dimiliki. Hasil penjualan ikan yang didapatkan pun diputar kembali untuk kebutuhan operasional: mulai dari perawatan kolam, pembelian pakan, hingga penyediaan benih ikan. Bagi mereka, ini bukan sekadar mencari nafkah, melainkan mempertahankan warisan usaha rakyat yang telah dibangun bersama.

Hendra Brow, Humas sekaligus Pembina Pokdakan Mina Sauyunan Kadulawang, menyampaikan harapan besar di balik setiap tetes keringat yang jatuh.
“Semoga saja apa yang kami lakukan ini mendapatkan keberkahan. Kami berharap kelompok ini tidak hanya menjadi lahan usaha yang menyejahterakan warga sekitar, tetapi juga bisa menjadi salah satu penyangga ketahanan pangan di wilayah Kota Sukabumi,” ungkapnya.
Di tengah keterbatasan, Pokdakan Mina Sauyunan Kadulawang mengajarkan arti ketekunan dan kebersamaan. Mereka membuktikan bahwa dengan kesabaran dan kerja keras, harapan akan terus tumbuh, selayaknya ikan-ikan yang dipelihara di kolam mereka—terus berkembang, meski butuh waktu dan perhatian yang tulus.
Red/HJS























