Kabar Journalist

Home / pemerintahan / Politik / Sukabumi

Minggu, 29 September 2024 - 12:48 WIB

Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Salah Satu Calon Walikota Sukabumi Sebesar 50 Ribu Rupiah. Kenapa?

Kabarjournalist.com – Komisi Pemilihan Umum Kota Sukabumi memberikan penjelasan terkait Informasi yang diunggah serta beredar di Media Sosial perihal Penerimaan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Perbaikan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2024 yang terlihat berbeda dan cukup mencolok.

LADK ketiga Pasangan Calon Walikota Sukabumi yang disampaikan pada Jumat, 27/09/2024, diantaranya H. Achmad Fahmi dan Dida Sembada Saldo RKDK nya tercatat sebesar Rp. 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah), selanjutnya untuk pasangan Calon Walikota Sukabumi, H. Ayep Zaki dan Bobby Maulana Saldo RKDK nya tercatat sebesar Rp. 50.000,- (Lima Puluh Ribu Rupiah) dan untuk pasangan calon Walikota Sukabumi, H.M Muraz dan H. Andri Hamami Saldo RKDK nya tercatat sebesar Rp. 1.000.000.000,- (Satu Milyar Rupiah).

Baca Juga  Salah satu Industri Batu Hijau di Cikembar Dikeluhkan Warga dan Diduga Tak Berijin

Terlihat untuk Saldo RKDK ketiga pasangan Calon Walikota Sukabumi ini berbeda dan ada yang sangat mencolok dari Saldo RKDK pasangan H. Ayep Zaki dan Bobby Maulana yang tercatat sebesar Rp.50.000,- (Lima Puluh Ribu Rupiah). Kenapa?

Dengan hal ini, Kabarjournalist.com mengkonfirmasi terkait hal ini kepada pihak KPU agar masyarakat mendapatkan penjelasan dan mendapatkan edukasi terkait hal ini.

Ketua KPU Kota Sukabumi, Imam Sutrisno melalui Komisioner Kepala Divisi Tekhnik KPU Kota Sukabumi, Dikrillah memberikan penjelasan terkait hal ini melalui pesan Whats Appnya.

“LADK atau Laporan Awal Dana Kampanye yang diserahkan oleh masing-masing pasangan calon kepada KPU untuk memuat informasi diantaranya adalah rekening khusus dana kampanye kemudian saldo awal khusus dana kampanye, kemudian beberapa informasi lain, jika ada yah, dari masing-masing pasangan calon yang berkaitan dengan catatan penerimaan dan pengeluaran pasangan calonnya” jelas Dikrillah kepada Kabarjournalist.com, Minggu, 29/09/2024.

Baca Juga  Jelang Pencoblosan, Dandim 0607/KS Bersama Kapolres Sukabumi Kota dan Paswaslu se-Kota Sukabumi Gelar Apel Siaga

Meskipun memang, berkaitan dengan catatan penerimaan dan pengeluaran pasangan calon ,itu akan dirinci kembali ditahapan LPPDK atau Laporan Pemasukan dan Pengeluaran Dana Kampanye.

“Pada prinsipnya ,LADK adalah merupakan laporan awal atau laporan dimana menandakan akan dimulainya laporan Dana Kampanye sehingga setidak-tidaknya didalamnya memuat informasi berkaitan dengan saldo awal yang dimiliki masing-masing pasangan calon,” ungkapnya.

Baca Juga  Diduga Digunakan Tindakan Asusila, Polisi Bersama Warga Bongkar Sebuah Gubuk

Menurutnya, terkait perbedaan saldo awal yang berbeda-beda ini, Dikrillah menjelaskan bahwa semua itu tergantung dari pengelolaan keuangan di masing-masing pasangan calon.

Sehingga pengelolaan ini diserahkan langsung kepada pasangan calon untuk menentukan saldo awal yang diterima atau disiapkan pada saat dimulainya tahapan kampanye.

“Kita lihat memang saldonya berbeda-beda, jadi nanti pada saat laporan yang berkaitan dengan penambahan saldo nanti juga ada ditahapan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye atau LPSDK. Nanti kita bisa melihat, bagaimana, pelaporannya dan kampanye sekian dan nanti di LPSDK itu berubah. Artinya itu dinamis tergantung pengelolaannya seperti apa,” pungkasnya.

Red/HJS

Share :

Baca Juga

Infrastruktur

Terkait Wacana Usulan Masa Jabatan Kades 9 Tahun, Wagub Jabar Angkat Bicara

Sukabumi

PENUTUPAN SUKABUMI EXPO 2026, JOB FAIR IKHTIAR HJKS HADIRKAN MANFAAT UNTUK MASYARAKAT

Nasional

Egi Pradianto, Rogoh Kocek Uang Pribadi Pasang Ratusan Baliho Amin. Siapa Dia?

Budaya

Lapdek Community Sukabumi (LCS) Berkolaborasi Bersama Polsek Warudoyong Bagikan Ratusan Takjil Untuk Warga

Sukabumi

Disporapar Kota Sukabumi Akan Mengoptimalkan Potensi Pariwisata di Kelurahan Cikundul

Hukum

Seorang Petugas Parkir di Sukabumi Indah Plaza Diduga Dikeroyok OTK “Sudah Dilaporkan”

Sukabumi

Polisi Amankan Para Pelaku Tawuran di Sukabumi yang Viral di Media Sosial

Budaya

Warga Lembursitu, Berikan Apresiasi Pokdakan Mina Sauyunan yang Bersih, Terawat dan Mengedukasi