Kabar Journalist

Home / Hukum / Jawa Barat / Nasional / pemerintahan / Politik / sosial / Sukabumi / TNI/POLRI / Wisata

Sabtu, 14 Januari 2023 - 17:37 WIB

Silaturami Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Wartawan Sukabumi “Beungkeut Jadi Hiji”

                                                       “Wartawan Ngahiji Wartawan Kahiji”

Kabarjournalist.com – SUKABUMI – Dalam upaya meningkatkan sinergitas dan Integritas sebagai Insan Media, Awak Media Sukabumi Ngahiji menggelar acara silaturahmi, bertempat di Saung Pokdakan Sauyunan Kampung Kadulawang , Kelurahan Cipanengah , Kecamatan Lembursitu , Kota Sukabumi.

Kegiatan tersebut bertajuk ” Insan Media Beungkeut Jadi Sa Ikeut” yang digagas oleh Pimpinan Redaksi Kabar Jurnalis.com Hendra Sofyan.

Acara tersebut merupakan kegiatan rutin yang telah lama dilaksanakan dikala rekan-rekan Jurnalis sedang santai dan sambil melepas lelah setelah seharian melakukan aktifitasnya.

“Kami bersama rekan rekan Insan Media yang bertugas di Kota maupun Kabupaten Sukabumi ingin mencoba untuk  mengangkat marwah Profesi Jurnalis yang mulia ini. Untuk mewujudkan, tentunya tidak mudah karena kesibukan para Awak Media yang kerap bertugas di lapangan,” tuturnya.

Baca Juga  Rapat Konsolidasi PWI Kabupaten Sukabumi dan Penyerahan Kartu UKW Anggota

Disamping itu, Hendra yang seringkali dipanggil Jo ini  juga selalu berkomunikasi melalui pesan singkat dengan rekan-rekan Jurnalis dalam grup maupun Medsos .

“Ya, kami juga sering berkoordinasi terkait tugas dan profesi sebagai Jurnalis. Dibarengi sela sela canda gurau,” sambungnya.

Dari hasil silaturahmi tersebut, ia juga berpesan kepada teman-teman Awak Media yang bertugas di lapangan, untuk selalu menerapkan “Kode Etik Jurnalis”, sehingga memperlihatkan profesionalisme kinerja sang Jurnalis.

“Mari kita Jaga Marwah Jurnalis, Beungkeut Jadi Hiji. Kebebasan Pers merupakan Kemerdekaan. Selalu jadi landasan Kode Etik Jurnalis sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas,” tegas Jo .

Diketahui, untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar, wartawan memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme.

Atas dasar itu, wartawan Indonesia menetapkan dan menaati Kode Etik Jurnalistik yang diantaranya

Baca Juga  Acara Khitanan Massal di Majlis Ta'lim Attaa'ib Dihadiri Para Tokoh Sukabumi dan Ratusan Peserta Khitan

1. Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.

2. Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik.

3. Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah.

4. Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul.

5. Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan.

6. Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap.

7. Wartawan Indonesia memiliki hak tolak untuk melindungi narasumber yang tidak bersedia diketahui identitas maupun keberadaannya, menghargai ketentuan embargo, informasi latar belakang, dan “off the record” sesuai dengan kesepakatan.

8. Wartawan Indonesia tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku, ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, dan bahasa serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa atau cacat jasmani.

Baca Juga  RAI-HERGUN Bareng PWI Bagi-bagi Ratusan Paket Sembako di Cisaat

9. Wartawan Indonesia menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya, kecuali untuk kepentingan publik.

10. Wartawan Indonesia segera mencabut, meralat, dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca, pendengar, dan atau pemirsa.

11. Wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional.

“Mari bersama-sama kita belajar dan menjadikan Profesi ini merupakan jalan kita untuk mencari Keadilan dan membela hak masyarakat dan menjadi kontrol sosial sekaligus memberikan edukasi sehingga apa yang kita lakukan menjadi manfaat . Satu lagi, mari gunakan Profesi ini untuk menjadi jalan mendapatkan  ridho-Nya sebagai bekal kita nanti,” ucapnya.

Red HJS / DS

Share :

Baca Juga

Jawa Barat

Deklarasi Sanggar Seni, Wabup -budaya Sunda Harus Tetap Lestari-

TNI/POLRI

Gelar KRYD Akhir Pekan, Polres Sukabumi Kota Jaring Puluhan Motor Berknalpot Brong

TNI/POLRI

Lantamal I Gelar Latihan Search And Rescue (SAR) Laut

Sukabumi

Kodim 0607 Kota Sukabumi Gelar Peringatan HUT TNI ke 78 di Lapang Merdeka. Dandim : Jaga Keamanan, Stabilitas dan Bersinergi dengan Komponen Masyarakat serta Pemerintah Daerah

Sukabumi

7 Warga Binaan Nasrani di Lapas Warungkiara mendapatkan Remisi Natal Tahun 2024

Sukabumi

Kompol Septa Firmansyah Berangkat Sespimen, Kompol Rizka Fadhillah Resmi Jadi Wakapolres Sukabumi

Hukum

Wisuda Purnabakti Pengayoman, Sekjen Sebut Pengabdian Bagi Bangsa Belum Selesai

Nasional

Antisipasi Aksi Kenakalan Pelajar, Wali Kota Pimpin Rakor Kepala Sekolah & Pembina Sekolah