Kabar Journalist

Home / Hukum / Jawa Barat / Kriminal / Nasional / Politik / Sukabumi

Jumat, 7 Oktober 2022 - 00:58 WIB

Permintaan Maaf Ferdy Sambo Ditanggapi Pengacara Keluarga Almarhum Brigadir J

Kabarjournalist.com – Berkas Kasus Sambo Tahap II sudah dilimpahkan  ke Kejaksaan Agung pada hari ini , Rabu, 5/10/2022, beserta 11 Tersangkanya, termasuk para Tersangka penghalangan penyelidikan atau obstruction of justice.

Selain itu, Polri juga menyerahkan barang bukti yang banyaknya hampir tiga kontainer, seperti dijelaskan Kepala Biro Multimedia Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Gatot Repli Handoko di gedung Bareskrim Polri, Rabu (5/10/2022).

Dilansir dari BeritaSatu.com , Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo untuk pertama kalinya menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Permohonan maaf itu disampaikan Sambo dalam pesan melalui pengacaranya, Arman Hanis.

“Terakhir, saya memohon maaf kepada seluruh pihak yang terdampak atas perbuatan yang saya lakukan. Khususnya mohon maaf kepada bapak dan ibu keluarga korban,” kata Arman Hanis meneruskan pesan Ferdy Sambo dalam keterangannya, Rabu (5/10/2022).

Baca Juga  Dukung Program Literasi , PT. Penerbit Airlangga Luncurkan Buku SIMI "Si Penyu Yang Kuat" Mahakarya Pokja Bunda PAUD Kab.Sukabumi

Dalam kesempatan ini, Sambo menyebut tindakan yang dilakukannya sebagai bentuk kecintaannya pada sang istri, Putri Candrawathi (PC)

Sambo mengaku sangat emosional dengan amarah yang memuncak setelah mendengar informasi tentang perbuatan yang dialami istri saya. Meski tak menyebut secara rinci kabar yang dimaksud, Sambo mengatakan kabar tersebut menyesakkan hatinya sebagai seorang suami.

“Namun, Saya menyesal sangat emosional saat itu,” ungkapnya.

Atas permintaan maaf oleh Ferdy Sambo ini, Pengacara Keluarga Brigadir J, yaitu Kamarudin Simajuntak, memberikan tanggapannya terkait hal tersebut kepada kabarjournalist.com melalui selullarnya.

“itu hal yang positif tetapi Dia belum tulus. Karena dia masih mengatakan istrinya korban padahal istrinya bukan korban, tetapi Pelaku. Kalau meminta maaf ,meminta maaf yang tulus ,biar saya bantu, Saya meminta maaf dan menyesal. Sayapun meminta maaf kepada istri saya, kan begitu, baru jelas, kan?” ucap Kamarudin saat dihubungi lewat ponselnya.

Baca Juga  BUPATI MINTA DINKES MEWUJUDKAN FORMULA PELAYANAN KESEHATAN TERBAIK UNTUK MASYARAKAT

Menurutnya, PC istri dari Sambo ini bukanlah korban, karena laporannya sudah mendapatkan SP3.

“Kalau Dia bilang istrinya korban, korban apa istrinya ,Orang Istrinya lapor diperkosa sudah SP3. Korban apa Dia?” ungkapnya.

Dari penjelasannya, Kamarudin mempertegas bahwa PC merupakan seorang pelaku kejahatan yang telah membenarkan tembak menembak pada tanggal 8 Juli saat tragedi berdarah tersebut.

Kamarudin berharap, PC mau berkata jujur dari awal dan mengatakan yang sebenarnya bahwa kejadian waktu itu tidak ada tembak menembak, melainkan Almarhum dibunuh.

Baca Juga  Pokdakan Sauyunan Kadulawang Sortir Ikan dan Benahi Wilayah,Peduli Lingkungan Tetap Bersih

“Kalau dari awalnya Dia sudah ikut berbohong dan menyebarkan Hoax dengan mengatakan Almarhum, apa itu, kalu istilahnya saya pinjam , mencemok-cemok Dia di Duren 3 karena Dia berpakaian minim didalam kamar ternyata kan tidak benar berdasarkan CCTV, ternyata Almarhum kan diluar di teras ,Dia dipanggil kedalam untuk dibantai dan disiksa lalu dibunuh ,kan? Berarti Dia Pelaku dong ,bukannya Korban,” jelasnya.

Kamarudin menyampaikan ,dirinya siap membantu bila memang mau mengatakan dengan tulus dan sekaligus menyesali perbuatannya.

“Bila mau saya bantu, tolong berkata jujur ,” ulasnya.

(Red/Hendra Jo Sofyan)

Share :

Baca Juga

Hukum

Kepala Sekolah Ditetapkan Sebagai Tersangka Atas Peristiwa Tenggelamnya Siswa SMP di Wilayah Ciambar

Jawa Barat

Ajak Insan Pers Berkolaborasi. Humas Sekretariat DPRD Kota Sukabumi Launching Grup WA.

Sukabumi

TMMD ke-124 Kodim 0607/Kota Sukabumi Gelar Program Ketahanan Pangan

Hukum

Kerjasama BP3N DPD Jabar Bersama DMI Kota Sukabumi ” Masjid Bersinar “

Infrastruktur

Terkait Wacana Usulan Masa Jabatan Kades 9 Tahun, Wagub Jabar Angkat Bicara

Hukum

Polres Sukabumi Berhasil Ungkap Pencurian Dengan Pemberatan Kendaraan Sepeda Motor

Budaya

SMSI Kecewa, 19 Pasal RKUHP yang Diusulkan hanya 2 Diakomodir Pemerintah

Jawa Barat

Polres Sukabumi Ringkus Enam Tersangka , 8 Wanita Belia Korban TPPO Diselamatkan !!