Kabar Journalist

Home / TNI/POLRI

Senin, 25 Mei 2026 - 14:38 WIB

Polisi Amankan 259 Karung Batu Hitam Hasil Tambang Ilegal di Bone Bolango, Dua Pelaku Diringkus

Kabarjournalist.com – Gorontalo – Aparat kepolisian berhasil mengamankan ratusan karung material batu hitam yang diduga kuat merupakan hasil kegiatan pertambangan tanpa izin (PETI). Penggerebekan dilakukan di Desa Tilangobula, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, pada Jumat (22/5/2026), tepatnya di kediaman salah seorang warga yang dijadikan tempat penampungan barang bukti.

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan dan menyita sebanyak 259 karung berisi material batu hitam yang sudah dikemas dan siap diedarkan ke pasaran. Selain barang bukti, kepolisian juga berhasil mengamankan dua orang tersangka dengan inisial JSK dan H. Berdasarkan hasil penyelidikan, JSK berperan sebagai pengumpul bahan galian, sedangkan H merupakan pemodal dari aktivitas ilegal tersebut.

Baca Juga  Serap Informasi, Polres Sukabumi Kota Gencarkan Program Minggu Kasih

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Gorontalo, Kombes Pol. Dr. Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H., melalui keterangan resminya.

Menurut keterangan pihak kepolisian, material batu hitam jenis batu gergaji ini diketahui bersumber dari lokasi tambang ilegal. Rencananya, barang tersebut akan dijual kembali kepada pembeli dengan harga jual berkisar antara Rp850.000 hingga Rp900.000 per karung.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku ternyata sudah pernah menjual sebanyak 88 karung material serupa dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp. 70 juta,” ungkap keterangan tersebut.

Baca Juga  Pastikan Selesai Tepat waktu Dansatgas TMMD ke-19 Pantau terus sasaran fisik

Atas perbuatan yang melawan hukum itu, kedua tersangka kini disangkakan melanggar Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 mengenai Pertambangan Mineral dan Batubara. Dalam pasal tersebut diatur ancaman pidana bagi siapa saja yang terbukti menampung, mengolah, mengangkut, hingga menjual bahan galian yang tidak bersumber dari pemegang izin resmi, seperti Izin Usaha Pertambangan (IUP), Izin Pertambangan Khusus (IUPK), Izin Pertambangan Rakyat (IPR), maupun Surat Izin Penjualan Bahan Galian (SIPB).

Baca Juga  Stop Kerusakan Lingkungan, Polda Bakal Lakukan Penertiban PETI Diseluruh Wilayah Gorontalo

Sanksi yang diancamkan cukup berat, yaitu pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda maksimal mencapai Rp100 miliar.

Saat ini, kedua pelaku beserta seluruh barang bukti yang disita telah diamankan di Markas Kepolisian Resor Bone Bolango guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga masih terus menelusuri jaringan pembeli serta lokasi asal tambang ilegal tersebut untuk mengungkap seluruh rangkaian kejahatan pertambangan ini hingga ke akar-akarnya.

Red/HJS

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Diduga Terlibat Kasus Prostitusi, 10 Pemuda Pemudi di Sukabumi Diamankan Polisi

Hukum

Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi Lakukan Kunjungan ke Kasetukpa Lemdiklat Polri

TNI/POLRI

Bawa bantuan, Kapolres Sukabumi dan Ketua Bhayangkari Kunjungi Lokasi Terdampak Gempa di Dua Kecamatan di Sukabumi

TNI/POLRI

Kasetukpa Lemdiklat Polri Kembali Buka Pendidikan Alih Golongan dari Bintara ke Perwira Polri Gelombang II Tahun 2023

TNI/POLRI

Aksi Dandim 0622/Kab. Sukabumi Bersama Anggota Susuri Hutan Pakai Motor Trail, Ini yang Mereka Lakukan

sosial

Wujud Kepedulian, Polres Subang Menggelar Baksos di Bulan Suci Ramadhan Tahun 2025

TNI/POLRI

Kodim 0607/Kota Sukabumi Gelar Tahlilan ‘Hari Pertama’ Almarhumah Istri Tercinta Kasdim Mayor Inf. Suntoro

pemerintahan

Staf Ahli Menkopolhukam Agung Makbul Blak-blakan Terkait TPPU