Kabarjournalist.com – Para Pemuda, warga dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Sauyunan yang berada di Kp.Kadulawang RT.03/01 Kelurahan Cipanengah Kecamatan Lembursitu dan warga RT.02/01 Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi bekerjasama Komunitas Pecinta Lingkungan bersama-sama membenahi dan menata wilayah.
Selain dijadikan lokasi untuk budidaya ikan di kampung Kadulawang ini akan dijadikan lokasi untuk mendongkrak perekonomian warga diantaranya dari Budidaya Ikan, Wisata Ke RW an, Kuliner maupun UMKM.
Pada kesempatan ini, warga yang sedang melakukan kerjabakti didampingi oleh Apel Sura diketuai oleh Joey dan Timnya untuk membuat Wahana Tubing Ramah Anak oleh warga, dari warga dan untuk warga sehingga diharapkan dapat memberikan nilai ekonomis bagi warga sekitar.
Ketua Apel Sura, Joey kepada Kabarjournalist.com mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukannya merupakan salah satu upaya untuk menggeliatkan perekonomian warga di wilayah Kadulawang ini.
“Kami bersama warga mencoba untuk membenahi lingkungan ini untuk dijadikan lokasi wahana rekreasi warga, diantaranya Tubbing. Saat ini sedang membersihkan sungai dan mengangkat material yang dapat mengganggu kenyamanan warga saat dilakukan Tubbing,” jelas Joey kepada

Kabarjournalist.com. Selasa, 24/06/2025.
Kerja Bakti yang terus massive di Kadulawang ini tentunya merupakan bentuk kepedulian mereka kepada wilayah agar tetap terawat, memberikan rasa aman, nyaman, serta dapat mendongkrak perekonomian warga sekitar dari potensi yang ada.
Namun sayang, Para Inohong dan Pejabat Pemerintah Daerah yang selalu memberikan himbauan dan ajakan untuk selalu peduli terhadap lingkungan maupun ajakan menjaga kebersihan, tak nampak di lokasi ini apalagi untuk turut memberikan dukungannya.
“Kami berharap dukungan semua pihak, baik Pemerintah maupun unsur Pentahelix untuk bersantai padu memberikan support dan apresiasinya terhadap warga yang masih mempunyai kepedulian terhadap lingkungan ini,” jelas Humas Pokdakan.

Tanpa dukungan dan kerjasama dengan semua unsur Pentahelix, tentunya apa yang dilakukan akan jalan ditempat.
Walaupun demikian, Warga telah membuktikan kepedulian mereka terhadap wilayahnya, sehingga tetap terjaga dan terawat.
“Kami berharap apa yang menjadi program dan ajakan ini, tidak hanya sebatas seremonial saja tetapi langsung di implementasikan dan dilakukan pendampingan sehingga kepedulian warga ini dapat terus muncul kepermukaan dan dijadikan edukasi untuk yang lainnya,” ungkapnya.
“Jangan salahkan warga bilamana sudah tidak lagi peduli terhadap lingkungannya, karena apa yang dilakukan tidak mendapatkan dukungan maupun apresiasi dari para pemangku kebijakan di wilayah,” tegasnya.
Red/HJS























