Kabarjournalist.com – 30 Peserta mengikuti Pelatihan Kerja Pengolahan Ikan yang diinisiasi langsung oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi berlangsung di Aula Balai Budidaya Ikan, Jalan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Rabu, 18/06/2025.
Pada Pelatihan Kerja ini diharapkan para peserta mendapatkan ilmu dan manfaat untuk meningkatkan perekonomian keluarga dari bahan ikan yang diolahnya.
Kepala Dinas DKP 3 Kota Sukabumi, Adrian, membuka secara langsung kegiatan tersebut dan Ia berharap agar para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dapat di implementasikan di rumah untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
“Alhamdulillah, peserta di Pelatihan Kerja ini diikuti 30 Peserta dan terlihat begitu antusias mengikutinya. Diharapkan pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan dalam mengolah ikan,” jelas Adrian.

Pelatihan ini diajarkan bagaimana mengolah ikan dengan baik dengan berbagai olahan seperti membuat baso ikan, baso goreng dan lainnya sehingga dapat dijual untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan DKP3 Kota Sukabumi, Suriya, menambahkan bahwa untuk pelatihan ini diikuti oleh umum dan akan dilaksanakan dengan 2 gelombang dengan kepesertaan sebanyak 60 orang.
“Untuk pelatihan ini akan dilaksanakan dengan 2 gelombang, pertama 30 orang dan gelombang ke 2 sebanyak 30 orang. Diikuti oleh umum, warga dari seluruh wilayah di kota sukabumi ,” terang Suriya.

Pada kegiatan ini, DKP3 Kota Sukabumi menghadirkan beberapa Narasumber selain dari pelaku usaha pengelola usaha ikan, selain itu dari Dinas terkait, seperti Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Bumi Kreatif dan beberapa unsur lainnya.
Seorang narasumber, Pengelola Usaha Ikan , H. Ade Hikmat Nugraha dari Kecamatan Baros Kota Sukabumi yang pernah menerima Upakarti 2010 katagori pelopor olahan ikan mengatakan bahwa
“Usaha olahan ikan ini sudah saya geluti dari tahun 1985, saat masih Sekolah Perikanan, dan mulai bekerja di jakarta di Kementerian Kelautan kemudian tahun 1997 membangun usaha ini hingga sekarang,” jelas Ade yang pernah menjadi Pegawai Negeri Sipil ini kepada Kabarjournalist.com
Menurutnya, di Pelatihan ini Ia memberikan cara mengolah Ikan Tuna menjadi Baso Ikan atau Basreng (Baso Goreng).
“Banyak orang tahu Basreng, tapi mereka tidak tahu apa itu Basreng, cara membuatnya, apa bahannya, tiba-tiba beli viral. Kita kasih tahu mereka, edukasi mereka mengenal tentang potensi ikan.
Ade berharap sebagai warga Negara Indonesia, yang merupakan negara maritim dan di kelilingi oleh lautan mempunyai potensi untuk memanfaatkan hal tersebut diantaranya Potensi Ikan Laut dijadikan olahan ikan.

Kemudian tanggapan dari para peserta terkait kegiatan ini, mereka sangat antusias dan berharap pelatihan ini dapat memberikan ilmu cara mengolah Ikan menjadi Usaha yang dapat memberikan penghasilan bagi keluarga.
“Alhamdulillah, pelatihan ini berjalan lancar dan mendapatkan ilmu dari beberapa narasumber untuk mengolah ikan untukmu dijadikan bisnis dan memberikan penghasilan bagi keluarga,” ucap salah seorang peserta Pelatihan, Sri Wahyuninwarga Gunung Puyuh dan seorang warga Situmekar Kota Sukabumi.
Red/HJS

























