Kabar Journalist

POKDAKAN MINA SAUYUNAN KADULAWANG: Bertahan di Tengah Tantangan, Hadirkan Wisata Edukasi untuk Kesejahteraan

Kabarjournalist.com – SUKABUMI – Semangat yang membara seolah tak pernah padam di hati para pengurus dan anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Sauyunan Kadulawang, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Selama tujuh tahun lamanya, mereka membuktikan bahwa kekompakan dan ketulusan mampu menjadi benteng pertahanan, meski bertubi-tubi dihampiri berbagai hambatan dan tantangan usaha.

Selain kekompakan dan rasa memiliki yang kuat, Pokdakan yang merupakan binaan dari DKP3 Kota Sukabumi ini terus berupaya untuk terus eksis.

Bagi mereka, Pokdakan bukan sekadar wadah mencari rezeki, melainkan rumah kedua tempat silaturahmi dan bukti kepedulian warga terhadap lingkungan tempat tinggal. Dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, mereka merawat wilayah tersebut agar tetap bersih, aman, dan nyaman, sekaligus berjuang mewujudkan kesejahteraan bersama.

Baca Juga  Diduga Hilang Kendali dan Terjatuh, Seorang Pengendara Sepeda Motor Alami Laka Lantas

Inovasi di Tengah Tantangan Ekonomi

Perjalanan mereka tidak selalu mudah. Salah satu tantangan terberat yang dihadapi saat ini adalah lonjakan harga pakan ikan yang tidak seimbang dengan harga jual hasil panen. Kondisi ini seringkali membuat target kesejahteraan terasa masih jauh dari harapan.

Namun, menyerah bukanlah pilihan. Daripada hanya berfokus pada masalah, mereka justru berinovasi. Mereka menyadari bahwa untuk tetap eksis, diperlukan langkah kreatif yang melibatkan peran serta masyarakat luas dan dukungan berbagai pihak (stakeholder).

Nilai Edukasi: Konsep Agrowisata yang Menginspirasi

Salah satu langkah cerdas yang diambil adalah mengubah area kolam seluas 5 petak menjadi destinasi Wisata Edukasi Perikanan.

Baca Juga  Peringati Tradisi dan Keharmonisan Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi Ke 444

Konsep ini memberikan banyak manfaat, antara lain:

1. Pusat Belajar: Lokasi ini kini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak sekolah dan pengunjung untuk mengenal proses budidaya ikan secara langsung.

2. Ekonomi Kreatif: Disediakan gazebo-gazebo nyaman untuk bersantai keluarga, dilengkapi dengan kuliner khas seperti Nasi Liwet dadakan olahan anggota. Ini menjadi sumber pemasukan tambahan di luar hasil panen ikan.

3. Pelestarian Lingkungan: Pengunjung diajak untuk mencintai lingkungan yang bersih dan terawat, di mana kolam-kolam ikan menjadi bagian dari ekosistem yang asri.

Dukungan dan Harapan Baru

Kepedulian pihak luar pun mulai mengalir. Baru-baru ini, Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi memberikan dukungan berupa puluhan ribu benih ikan mas. Bantuan ini menjadi suntikan semangat baru bagi kelompok.

Baca Juga  IMIGRASI SUKABUMI GELAR SOSIALISASI PENCEGAHAN BAHAYA TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG SUKABUMI

“Kami terus berinovasi dan berkorban demi kesuksesan bersama. Apapun kondisinya, Pokdakan ini harus tetap eksis sebagai tempat bersatunya warga,” ungkap semangat yang tertanam di hati para anggota.

Kisah Mina Sauyunan Kadulawang mengajarkan kita bahwa dalam berwirausaha perikanan, ketahanan mental dan kreativitas adalah kunci. Ketika satu sisi terganjal masalah, diversifikasi usaha seperti wisata edukasi bisa menjadi jalan keluar yang cerdas sekaligus bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Red/HJS

Share :

Baca Juga

Sukabumi

Roman , Siswa SMPN 2 Nagrak Sukabumi Berhasil Meraih Juara 1 Tenis Meja Digelar PTM Rajawali

Sukabumi

RAPAT PENANGANAN BENCANA LONGSOR CIBADAK, SEKDA MINTA PERCEPATAN DAN KOLABORASI LINTAS SEKTOR

Jawa Barat

KPU Kota Sukabumi Lantik 35 PPK Tingkat Kecamatan

Sukabumi

Puncak Peringatan HPN 2026: PWI Kabupaten Sukabumi Perkuat Sinergi melalui Aksi Sosial dan Edukasi

Sukabumi

Tablig Nasional Penasehat Forum Pemberdayaan Pesantren dan Umat (FPPU) di Yogyakarta

Bisnis

Menjelang Tahun Baru 2025, Santasea Waterpark Dibanjiri Wisatawan

Sukabumi

Dandim 0607/KS Bersama Danrem 061/SK Dampingi Menteri Perindustrian RI Saat Kunker ke Cicurug Sukabumi

Budaya

Lestarikan Budaya Adat Sunda, Lapas Warungkiara Gelar Apel Pencanangan