Kabar Journalist

Home / pemerintahan / Sukabumi

Senin, 24 Juli 2023 - 20:53 WIB

Pemkot Sukabumi Terus Gencarkan Pencegahan Peredaran Rokok Ilegal

Pemkot Sukabumi menggencarkan sosialisasi pengenalan barang kena cukai hasil tembakau bagi masyarakat Kecamatan Lembursitu di Hotel Sparks Odeon, Senin (24/7/2023).

Kegiatan yang digagas Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Sukabumi bekerjasama dengan Bea Cukai Bogor ini dalam mencegah peredaran rokok ilegal. ” Pembangunan bisa terlaksana apabila daya dukung yang dimiliki, diantaranya untuk membangun perlu kemampuan keuangan,” ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi yang hadir dalam sosialisasi.

Di mana, Kota Sukabumi memiliki ketergantungan pada bantuan keuangan pemerintah pusat dan provinsi. Itulah sebabnya pemerintah mengoptimalkan potensi pendapatan negara salah satunya melaui cukai.

Baca Juga  Inilah 3 Pencapaian Baznas Kota Sukabumi di Tahun 2022 dan Program di 2023. Apa Saja?

Cukai kata Fahmi, adalah pungutan negara dikenakan kepada barang tertentu miliki sifat karakteristik yang ditetapkan. Pendapatan dari cukai rokok besar meskipun pemerintah mendoring tidak merokok jauh lebih baik dan kalau pun merokok pilih yang cukai asli bukan ilegal.

Hal tersebut dikarenakan meskipun di satu sisi mengetahui rokok menganggu kesehatan dengan adanya peringatan di bungkusnya. Namun di sisi lain, rokok penyumbang terbesar pada pendapatan negara. Oleh karenanya saat ini berharap cukai rokok memberikan kontribusi besar kepada pendapatan.

” Caranya pastikan rokok yang dibeli legal cirinya seperti hologram,” kata Fahmi. Ia menerangkan total penindakan di 2022 untuk rokok ilegal senasional sebanyak 1.321 dengan nilai Rp 97 miliar dan potensi kerugian Rp 61 miliar.

Baca Juga  Kecelakaan Lalu Lintas di Jalur Lingkar Selatan , 2 Meninggal Dunia dan 1 orang Luka Ringan.

Sehingga kata Fahmi, sosialisasi penting karena Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dialokasikan kesehatan dan sosialisasi penguatan lainnya. Namun ketika jual rokok ilegal, bukan hanya pendapatan dirugikan, akan tetapi masalah kesehatan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Sebab, rokok ilegal tidak terlacak sejak awal. ” Momen ini semangatnya gempur rokok ilegal, sehingga rokok yang beredar di Sukabumi legal sifatnya,” cetus dia.

Satpol PP dan damkar terang Fahmi lakukan sifatnya edukasi, sosialisasi dan penindakan. Upaya ini bekerjasama dengan institusi lainnya.

Baca Juga  Pemkot Sukabumi Gencarkan Edukasi Pencegahan Peredaran Rokok Ilegal

Pedagang lanjut Fahmi, pastikan jualan rokok legal dan menjaga keamanan bagi konsumen. Intinya kuatkan kebersamaan dalam mencegah peredaran rokok ilegal.

” Sosialisasi ini dengan melibatkan petugas Bea Cukai Bogor yang memberikan informasi mengenai perbedaan rokok legal dan rokok ilegal,” ujar Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Sukabumi Ayi Jamiat. Sehingga warga dapat membedakannya dengan mudah.

Di mana sasaran sosialisasi adalah para pemilik warung dan perwakilan RT/RW. Sebelumnya upaya serupa disampaikan ke warga di Kecamatan Cikole dan Gunungpuyuh.

Share :

Baca Juga

Sukabumi

Pemerintah Akan Mulai Menutup TPSS dan Menggalakkan Pemilahan Sampah Dari Rumah

pemerintahan

Wali Kota Sukabumi Tanggapi Pemandangan Umum Fraksi atas Reperda Pajak dan Retribusi Daerah

Ekonomi

Wali Kota Fokuskan 4 Isu Strategis di FPD Dinas PUTR Kota Sukabumi

Hukum

Polri Tangkap 457 Tersangka TPPO, 1.476 Korban Diselamatkan

pemerintahan

Pisah Sambut Plt Camat Lembursitu Kota Sukabumi, Sandra Utama Teguh kepada Budi Purwanto

Sukabumi

Kodim 0607/ Kota Sukabumi Gelar Upacara Ziarah Nasional Peringatan HUT TNI Ke-79

Sukabumi

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Berikan Layanan Paspor Simpatik ke Warga

Jawa Barat

Jajaran Anggota FPPU Korda Kota Sukabumi Adakan Walimatusafar dan Silaturahmi