Kabarjournalist.com – Musical Sri Asih 1989 yang digelar di Gedung Juang 45 mendapat kritikan dari seorang Aktor Legendaris, Tio Pakusadewo yang ikut hadir sekaligus sebagai tamu undangan di acara tersebut. Sabtu, 28/11/2025.
Acara mengenang Sri Asih pada Tahun 1989 yang berada di Jalan A.Yani, Kota Sukabumi ini menjadi legenda di Kota kecil penuh cerita ini.
Musical “Sri Asih 1989 Kembali Pulang yang diselenggarakan oleh Ngajagi Kreasi Nusantara dan Produser Rio Kamase ini yaitu untuk mengenang dan membangkitkan kembali jejak masa lalu agar tidak hilang ditelan jaman.

Aktor Legedaris, Tio Pakusadewo, memberikan semangat dan kritik membangunnya untuk acara ini terutama dalam bidang teknis suara.
“Saya, kalau dari sisi keaktoran, saya kasian sama pemain-pemainnya belajar berhari-hari untuk melaksanakan untuk acara ini tetapi ini secara teknis tidak mendukung, suara yah terutama, jadi musiknya terlalu kencang dan penyanyinya udah latihan segitu aja suaranya, kita ngga denger dia nyanyi apa, ” jelas Tio yang pernah menjadi Aktor Legenda di perfilman tanah air ini.
Menurut Tio, harus ada perbaikan dan perubahan namun secara akting sudah cukup baik dan tetap harus di maksimalkan lagi agar lebih baik lagi.
Selain itu, untuk kondisi gedung yang digunakan saat ini, itu bisa diatasi bilamana desainnya dari awal tidak perlu dilakukan live.
“Direkam dulu dari awalnya, jadi pemainnya semua playback, mungkin akan lebih baik dan ditontonnya akan lebih enak. Kalau sekarang ini, pusing, jujur yah, itu yang saya rasakan,” terangnya.

Namun demikian, Ia tetap memberikan semangat untuk para pemain dan kru yang sudah menggelar acara ini.” Tetap Semangat yah”
Pada kesempatan ini, Tio yang didampingi oleh Ketua Lapdek Community Sukabumi (LCS), Sunarya Ishak menyampaikan bahwa kedepan akan dilakukan kerjasama dengan Komunitas ini di bidang perfilman.
“Beberapa bulan kedepan bekerjasama dengan LCS, akan memberikan Klinik Akting yang mudah-mudahan nanti perkembangannya bisa terus ke Sekolah Sinematrografi, sekolah film dan akan membuat film pendek disini, film dokumenter. Nanti akan ada Komisi Film Indonesia bekerjasama dengan LCS dan Walikota, kalau didukung untuk meluaskan pariwisata disini,” ucapnya.
Dengan hal ini, Tio berharap Kota Sukabumi dapat lebih dikenal di Sinema Indonesia dengan banyak melakukan syuting di wilayah Sukabumi.
“Mohon dukungannya yah, semoga terlaksana dengan baik, doakan,” pungkasnya.
Selanjutnya, Ketua LCS, Sunarya Ishak ikut memberikan semangat kepada para para pemain untuk Sri Asih 1989 ini dan berharap kedepan dapat lebih baik lagi untuk memajukan Bidang Seni di Kota Sukabumi.
“Tetap semangat yah dan semoga misi, misi Tio Pakusadewo di Kota Sukabumi diberikan kelancaran dan LCS tentunya sangat mendukung,” jelas Sunarya Ishak yang disapa Kang Narya saat mendampingi Tio Pakusadewo menghadiri acara.
Dengan kedatangan Aktor Legendaris di Kota Sukabumi ini, seorang seniman Kota Sukabumi, Bob, ikut memberikan ucapan terima kasihnya ini.
“Terima kasih mas Tio, sudah memberikan arahan dan kedatangan Mas Tio malam ini, akan menjadi sesuatu yang besar di Kota Sukabumi untuk seni pertunjukkan dengan dukungan dari Kang Narya selaku Ketua LCS.
Nanti LCS akan mempunyai ruang untuk seni pertunjukkan, khususnya akting , perfilman dan yang lainnya. Thank You Mas Tio, Kang Narya dari teman-teman Sukabumi,” ucap Bob.
Red/HJS





















