Kabar Journalist

Home / Pendidikan / Sukabumi

Minggu, 29 Oktober 2023 - 10:20 WIB

Kepala Sekolah SMPN 1 Lengkong Tepis Dugaan Terkait Pemotongan Dana PIP

KABARJOURNALIST.COM – Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Lengkong, Dody Riyanto Supriyadi menepis atas dugaan pemotongan dana PIP (Program Indonesia Pintar) milik pelajar di sekolah yang dipimpinnya.

Tersiar kabar bahwa terjadi pemotongan dana PIP sebesar 350 ribu dari total 750 ribu rupiah oleh oknum Kepala Sekolah dan operator jajarannya di SMP Negeri 1 Lengkong Kabupaten Sukabumi.

Awal tersiar kabar adalah terjadinya pembuatan surat kehilangan buku rekening BRI siswa yang menjadi landing account turunnya dana PIP.

Diketahui, setelah usai Covid 19, tidak lagi ada kebijakan kolektif pencairan dana PIP. Dana akan langsung masuk ke rekening atas nama siswa yang sudah ditentukan daftarnya oleh pemerintah pusat dan langsung diambil oleh siswa yang bersangkutan atau diwakili orangtua/wali murid.

Baca Juga  Pertamina dan Hiswana Migas Sukabumi Serahkan Hewan Kurban ke MUI Kota Sukabumi

Namun beberapa hari lalu, tepatnya hari Kamis (26/10/2023) tersiar kabar yang cukup “meresahkan” , dimana ada dugaan terjadi pemotongan dana PIP di SMPN 1 Lengkong.

Saat dikonfirmasi di kantor SMPN 1 Lengkong, Kepala sekolah didampingi operator PIP bernama Ali, memberikan konfirmasi mendetail atas isu dan polemik yang berkembang seputar PIP tersebut kepada wartawan kabarjournalist.com dengan gamblang.

Turut hadir Bhabinkamtibmas Tegallega dari Polsek Lengkong Diding S mendengarkan penuturan Kepsek, Operator dan Komite Sekolah serta kesaksian dari salah satu wali murid.

“Kami tidak pernah melakukan pemotongan atas dana PIP tersebut. Memang ada beberapa penerima PIP yang saat masuk SMP kami ini tidak mempunyai buku rekening (tidak diberikan oleh SD asalnya_red). Sehingga saat dimintai buku rekening oleh pihak BRI untuk penerimaan PIP mereka tidak bisa menunjukkannya dan ada tudingan kartu PIP ditahan ketika alumni ingin memintanya,dan ternyata syarat administrasinya seperti kartu keluarga belum disetorkan,” ungkap Dody Riyanto Supriyadi kepada wartawan kabarjournalist.com.

Baca Juga  Sidang Kasus Penganiayaan di Sukabumi: Komunitas Ojol Tuntut Keadilan

Lebih lanjut disampaikannya, kemudian oleh pihak BRI, para penerima PIP tersebut diminta membuat surat kehilangan ke kepolisian untuk kemudian bisa diterbitkan buku rekening baru.

“Kami siap dikonfimasi ke semua pihak, baik siswa atau orang tua murid maupun pihak BRI, bila ada yang dirugikan siap bertanggungjawab secara hukum apabila memang terbukti kami melakukan. InsyaAllah kami amanah. Silahkan laporkan kami ke Aparat Penegak Hukum (APH) apabila kami memang diduga atau disinyalir melakukan tindakan tersebut,” tandasnya.

Turut Hadir juga didalam kesempatan tersebut Olah Jaenudin, orang tua salah satu murid kls 9 SMPN 1 Lengkong yang merupakan warga setempat memberikan kesaksian.

Baca Juga  Inisiatif Camat Jampang Kulon: Gotong Royong Bangun Rumah Layak bagi Janda Lansia

“Alhamdulillah, Sebelumnya saya tidak punya buku rekening PIP, karena saya bahkan sebelumnya tidak tahu kalau anak saya mendapat bantuan dana PIP saat dari SD. Jadi memang seharusnya anak saya menerima bantuan ini sejak SD, sehingga bantuannya jadi rapel (beberapa kali diambil dalam satu pengambilan. Setelah di cek ternyata anak saya dapat sejak SD. Lalu saat dilakukan print rekening korannya, memang ada catatan pengambilan oleh salah satu oknum saat anak saya masih di SD,” tuturnya.

Sampai dengan berita ini tayang, belum didapatkan informasi terkini dari pihak kepolisian atas telusur kasus atau berita terkini penanganan permasalahan ini.

Red : Jo Sofyan

Jurnalis : Fitrayudhi

 

Share :

Baca Juga

Jawa Barat

Abdul Rachman Dikukuhkan Menjadi Ketua DPD IKAALL Jawa Barat. Selamat !

Sukabumi

Dugaan Penganiayaan dan Pengeroyokan di Kawasan Perum Taman Asri, Polres Sukabumi Kota Lakukan Penyelidikan

Sukabumi

Usung Perubahan, Kang Aam Maju sebagai Calon Koordinator Presidium MD KAHMI Sukabumi

Ekonomi

Terima Kasih Dishub Kota Sukabumi ,Wilayah Pokdakan Sauyunan Menjadi Terang dan Nyaman

Hukum

Minta Jalan Diperbaiki ,Ratusan Sopir Angkot Demo ke PT. SCG

Sukabumi

Cegah Gangguan Kamtibmas, Petugas Gabungan Polri dan TNI di Sukabumi Gelar KRYD

Sukabumi

Bangun MCK dan Sumur Bor dalam TMMD ke 119 Kodim 0607/ Kota Sukabumi.

Jawa Barat

Pengurus DPD Partai Gelora ” Mapay Warga ” Sosialisasi Tim Pemenangan