Kabarjournalist.com – Sukabumi – Menjawab keresahan masyarakat terkait maraknya aksi geng motor yang belakangan viral di media sosial, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Citamiang, Polres Sukabumi Kota, bergerak cepat.
Guna menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang prima, Kapolsek Citamiang, Iptu Riki Saputra, turun langsung memimpin Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berskala besar.
Berlangsung sejak Sabtu (6/06/2026) malam hingga Minggu (7/06/2026) subuh, operasi ini menargetkan para pelaku kejahatan jalanan, komplotan begal, sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga geng motor yang kerap meresahkan warga Sukabumi.
Tindakan Tegas Tanpa Kompromi
Rentetan kejadian curanmor dan aksi pamer senjata geng motor di dunia maya menjadi atensi utama aparat penegak hukum. Iptu Riki Saputra menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi para pelaku kejahatan untuk beraksi di wilayah hukum Citamiang.

“Berdasarkan rentetan informasi dan berita yang beredar, kami dari pihak kepolisian, khususnya Polsek Citamiang, langsung menindaklanjutinya. Kami turun melakukan patroli dengan kekuatan penuh dan perlengkapan yang lengkap,” tegas Iptu Riki.
Lebih lanjut, perwira dengan balok dua di pundaknya itu memberikan peringatan keras kepada siapa saja yang berniat mengganggu ketentraman warga.
“Berulang kali kami tegaskan, kami tidak akan pernah ragu untuk melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap para pengganggu Kamtibmas di wilayah hukum kami,” tambahnya.
Menyisir Jantung Kota hingga Wilayah Perbatasan
Secara geografis, Polsek Citamiang memegang peranan krusial karena posisinya yang berada tepat di jantung Kota Sukabumi. Malam itu, iring-iringan patroli menyisir titik-titik rawan dan seluruh area perbatasan yang bersinggungan langsung dengan lima Polsek lain (Baros, Ciberem, Lembur Situ, Warudoyong, dan Cikole).
Beberapa “zona merah” yang disapu bersih dalam patroli semalaman suntuk ini meliputi:
– Perbatasan Cikole: Seputar Pasar Ramayana dan Jalan Sikib Cijangkar.
– Perbatasan Warudoyong: Sepanjang jalur padat Jalan Pelabuhan Dua.
– Perbatasan Ciberem: Titik rawan di Kelurahan Nanggeleng.
– Perbatasan Baros: Kawasan SantaSea dan Terminal Kota Sukabumi, yang belakangan diidentifikasi sebagai titik kumpul rawan geng motor.
– Perbatasan Lembursitu: Kelurahan Cikondang yang mengarah langsung ke Jalur Lingkar Selatan.

Edukasi Warga: Jangan Beri Peluang Kejahatan
Selain melakukan penyisiran, petugas juga mengambil langkah persuasif dan preventif. Di sela-sela patroli, tim menyambangi berbagai lokasi usaha yang beroperasi hingga larut malam, seperti rental PlayStation dan warung 24 jam.
Polisi memberikan imbauan agar pemilik usaha meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengamanan kendaraan milik pelanggan. Sosialisasi serupa juga menyasar area tempat ibadah, salah satunya Masjid Sejuta Pemuda, untuk memastikan tidak ada celah sekecil apa pun yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.
Sukabumi Aman dan Kondusif
Kerja keras yang berlangsung hingga matahari terbit itu membuahkan hasil manis. Secara umum, situasi Kamtibmas di wilayah Citamiang dan sekitarnya terpantau sangat kondusif. Warga Sukabumi dapat kembali bernapas lega dan menjalankan rutinitas akhir pekannya dengan aman dan nyaman.
Sebagai penutup, Kapolsek Citamiang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi.
“Mari kita sama-sama ‘jaga lembur’ (menjaga kampung halaman). Dengan kepedulian bersama, situasi Kamtibmas yang prima dan kondusif bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan,” pungkasnya.























