Kabarjournalist.com – SUKABUMI – Polres Sukabumi Kota menggelar Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat, Jumat (14/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Sukabumi Kota itu juga dirangkaikan dengan keikutsertaan jajaran Polres dalam Apel Kebangsaan Tingkat Polda Jawa Barat secara daring.
Apel kebangsaan dipimpin Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, didampingi Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo dan Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf Benny Syafri.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi dan diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur.

Mereka terdiri dari personel Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607 Kota Sukabumi, Dinas Perhubungan, Satpol PP, sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) serta Saka Bhayangkara.
Dalam pelaksanaannya, peserta apel di Mapolres Sukabumi Kota juga mengikuti rangkaian Apel Kebangsaan Tingkat Polda Jawa Barat yang digelar di Bandung melalui sambungan daring.
Momentum tersebut semakin diperkuat dengan pengucapan Deklarasi Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat oleh seluruh peserta apel serta penandatanganan oleh elemen masyarakat dan unsur Forkopimda Kota Sukabumi sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga persatuan, keamanan dan kondusivitas wilayah.
Deklarasi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan kebangsaan oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Dandim 0607 Kota Sukabumi dan Kapolres Sukabumi Kota.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan, Apel Kebangsaan menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat persatuan dan kesatuan serta mempererat sinergitas seluruh komponen masyarakat.
“Apel Kebangsaan ini menjadi momentum untuk kembali menguatkan semangat persatuan dan kesatuan. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan NKRI serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar AKBP Sentot.
Menurutnya, keberagaman yang ada di tengah masyarakat harus menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergitas seluruh komponen bangsa, termasuk TNI dan masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, saling menghormati dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah belah,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar.
“Jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Mari kita bersama-sama menjaga ruang publik agar tetap sehat dan tidak menjadi tempat berkembangnya provokasi maupun berita bohong,” tuturnya.
AKBP Sentot menegaskan, semangat Jaga Rawat Jawa Barat tidak boleh berhenti pada kegiatan apel maupun deklarasi. Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui toleransi, gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.
“Semangat kebangsaan ini jangan hanya berhenti pada apel. Mari kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan menjaga toleransi, gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Dengan kebersamaan, Kota Sukabumi akan tetap aman, damai dan kondusif,” pungkasnya.























