Kabar Journalist

Home / Sukabumi

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Biaya Pengobatan Korban Penembakan Ojol di Sukabumi Ditanggung Penuh BPJS Ketenagakerjaan

Kabarjournalist.com – Sukabumi – Pengemudi Ojek Online Muhammad Zaldi Pahrezi (24), yang menjadi korban dugaan penembakan senapan angin di Jalan Stasiun Timur, Kota Sukabumi mendapatkan santunan dan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Ketenagakerjaan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Alpian, menyampaikan hal tersebut saat menjenguk langsung korban di rumah sakit, Senin (26/10/2026). Status kepesertaan Zaldi tercatat aktif sejak Maret 2026, dan insiden terjadi saat yang bersangkutan sedang menjalankan tugas pekerjaannya.

“Pembiayaan insyaallah full. Jadi, saya sampaikan jangan dipikirin biaya, yang penting recovery-nya. Masyarakat supaya fokus ke penyembuhan,” ujar Alpian.

Baca Juga  Sukabumi Expo 2026: Lebih dari Pameran — BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Ratusan Juta, Wujud Perlindungan Nyata

Prioritas saat ini adalah pemulihan kesehatan korban. Besaran santunan akan disesuaikan dengan dasar perhitungan manfaat kepesertaan yang berlaku.

Alpian juga menghimbau seluruh pekerja, khususnya yang berisiko tinggi seperti pengemudi ojol, kurir, dan sopir, untuk memastikan dirinya terlindungi jaminan sosial.

“Tanpa perlindungan, musibah di tempat kerja berpotensi menimbulkan beban ekonomi berat bagi pekerja dan keluarga” ucapnya.

Sebelumnya, Zaldi mengalami luka di bagian belakang leher akibat dugaan penembakan oleh orang tidak dikenal pada Minggu (25/10/2026) dini hari. Penanganan medis lanjutan akan mengikuti rekomendasi dokter yang merawat.

Baca Juga  Perluas Perlindungan, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Koperasi Merah Putih Sukabumi

Terkait pembiayaan, Yanyan mengatakan biaya perawatan Zaldi dijamin BPJS Ketenagakerjaan karena korban terdaftar sebagai peserta dan mengalami kejadian tersebut saat menjalankan pekerjaannya sebagai pengemudi ojol.

“Yang bersangkutan terdaftar sebagai anggota yang membayar premi, sehingga karena ini sedang bekerja melaksanakan tugas sebagai ojeknya, penjaminan dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Yanyan juga menjelaskan, biaya perawatan akan bergantung pada jenis tindakan medis yang dibutuhkan. Jika tidak memerlukan operasi, biaya penanganan diperkirakan di bawah Rp5 juta. Namun, apabila pasien membutuhkan operasi tulang belakang seperti laminektomi, biayanya dapat mencapai lebih dari Rp20 juta hingga Rp30 juta jika harus ditanggung sendiri.

Baca Juga  Tablig Nasional Penasehat Forum Pemberdayaan Pesantren dan Umat (FPPU) di Yogyakarta

Sebelumnya, Muhamad Zaldi Pahrezi diduga menjadi korban penembakan oleh orang tidak dikenal di Jalan Stasiun Timur, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, pada Minggu dini hari. Kasus tersebut masih dalam penanganan kepolisian.

Red/HJS

Share :

Baca Juga

Jawa Barat

Pelantikan Pengurus GM FKPPI Kota Sukabumi Dihadiri Penjabat Walikota Sukabumi. Ini Kata Kang Tutus !!

Bisnis

Mahasiswa IPB Bogor Jurusan Perikanan Kembali Geruduk Pokdakan Sauyunan

pemerintahan

Di Momen Apel Terakhir, Wali Kota Achmad Fahmi dan Wakil Wali Kota Andri Setiawan Hamami Mohon Pamit ke ASN Pemkot Sukabumi

pemerintahan

Forkopimda Kota/Kabupaten Sukabumi Tandatangani Kerjasama Tanggulangi Geng Motor dan Tawuran Pelajar

Politik

Dukungan Terus Mengalir, Kini, BARAK Kota Sukabumi Gelar Deklarasi “SERASI”

pemerintahan

Wali Kota Sukabumi Pimpin Evaluasi RPJPD dan RKPD Semester Pertama 2023

Jawa Barat

Anniversary ke-4 LCS Dihadiri Berbagai Elemen Warga dan Komunitas. Rekatkan Persaudaraan !!

Sukabumi

Ratusan Peserta PAG Gelombang 1 Tahun 2024 Ditempa Fisik dan Mental etukpa Lemdiklat Polri