Kabar Journalist

Home / Nasional / TNI/POLRI

Kamis, 13 Juli 2023 - 09:08 WIB

Bersama Kepala BSSN, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Penguatan Kedaulatan Siber Indonesia

Kabarjournalist.com – JAKARTA – Ketua MPR RI sekaligus Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengingatkan, bangsa Indonesia harus menghadapi berbagai tantangan dunia digital seperti perkembangan teknologi metaverse yang dapat mengancam keamanan, pertahanan dan kedaulatan Indonesia.

Perkembangan teknologi digital telah menghadapkan dunia pada peperangan generasi kelima, berupa peperangan Siber dan informasi di dunia digital yang dikenal juga dengan Cyber Warfare.

Hal tersebut disampaikan Bamsoet usai menandatangani Perjanjian Kerjasama antara KADIN Indonesia dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan PT SPARK Gateway Indonesia Tentang Perlindungan Informasi dan Transaksi Elektronik, di Jakarta, Rabu (12/07/2023).

Dikesempatan ini, turut dihadiri pula oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian, Direktur Utama PT SPARK Gateway Indonesia Mr. David Chin dan para Pengurus KADIN Indonesia.

Baca Juga  Gelar Operasi !! Satlantas Polres Sukabumi Kota Amankan Puluhan Kendaraan Berknalpot Brong

Bamsoet menegaskan, bahwa Kedaulatan Bangsa dan Negara tidak boleh hanya bertumpu pada kekuatan fisik militer. Karena potensi ancaman akan hadir dalam berbagai aspek, baik ekonomi, sosial-budaya, politik-ideologi, dan berbagai ancaman lainnya yang bersifat Soft Power.

“Karena itu, perlu semakin diwaspadai ancaman nirmiliter yang merusak Ideologi Negara dan berpotensi hadir melalui dunia digital, seperti Metaverse, Artificial Intelligence, Cloud Computing hingga Blockchain,” ujar Bamsoet.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, bahwasannya Bangsa Indonesia harus siap menghadapi berbagai kasus kejahatan yang terjadi sebagai dampak perkembangan teknologi digital. Semisal, serangan ransomware pada 07 Mei 2021 yang menargetkan jaringan pipa bahan bakar terbesar di Amerika Serikat. Kemudian, tanggal 09 Februari 2022 terjadi serangan SIM Swapping yang menargetkan korban terkenal di Amerika Serikat, yang diperkirakan mencapai 100 Juta Dollar AS dalam bentuk Kripto.

Baca Juga  TIDAK HANYA JALAN DESA TMMD KODIM 0622/KAB. SUKABUMI JUGA MENYASAR ANAK USIA DINI DAN IBU-IBU PKK DESA MEKARJAYA

Sementara, pada tanggal 29 Maret 2022 dilaporkan serangan Peretasan berhasil Mencuri Aset Kripto dari Sidechain dan Blockchain Ronin Network senilai lebih dari 615 Juta Dollar AS atau setara dengan Rp8,8 Triliun. Laporan tahunan yang dikeluarkan BSSN juga mencatat sepanjang tahun 2021 terdapat 1,6 Miliar anomali trafik atau serangan siber di seluruh Indonesia. Hal itu termasuk ratusan hingga ribuan potensi serangan yang menargetkan Istana Negara dan Presiden Joko Widodo.

“Tidak tertutup kemungkinan serangan serupa dapat menyasar bangsa Indonesia. Perang siber dan informasi di dunia digital berdampak lebih dahsyat dibandingkan perang fisik dengan menggunakan kekuatan militer. Untuk itu, sangat dibutuhkan kesiapan seluruh elemen bangsa untuk mampu mempertahankan Kedaulatan Negara dalam menghadapi Cyber Warfare yang dilakukan negara atau organisasi lain,” kata Bamsoet.

Baca Juga  Sambut Kunjungan BNNK, Polres Sukabumi Kota Siap Dukung P4GN

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila menambahkan, terkait perlindungan data pribadi telah dijamin dengan Undang Undang Nomor 27/2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.

Undang Undang ini tidak hanya melindungi kedaulatan data pribadi masyarakat dan konsumen, namun juga melindungi dari pencurian data pribadi oleh peretas. Di samping itu, untuk melindungi masyarakat dalam bertransaksi elektronik dan mendapatkan informasi, juga telah diatur dalam Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Perlindungan data menjadi isu penting di tengah lompatan kemajuan teknologi, khususnya teknologi informasi. Pandemi Covid-19 telah mendorong percepatan digitalisasi dan migrasi sektor bisnis dan aktivitas sosial masyarakat, menuju era cyberspace (dunia maya), dan selanjutnya metaverse (realitas virtual),” pungkas Bamsoet.

Share :

Baca Juga

Sukabumi

Gunakan Sepeda Motor Hingga Patroli Jalan Kaki, Kapolres Sukabumi Kota Sisir Wilayah, Pastikan Kondusifitas Jelang Libur akhir Pekan

TNI/POLRI

Presiden Pimpin Pemusnahan 214,84 Ton Narkoba oleh Polri, Kapolri: Tindak Lanjut Asta Cita

Hukum

Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota Gelar Rekonstruksi Kasus Dugaan Pembunuhan Jalan Lingkar Selatan

TNI/POLRI

Setukpa Lemdiklat Polri Gelar Sholat Ghoib Dan Doa Bersama, Sebagai Ungkapan Duka Cita Serta Belasungkawa Bagi Korban Gempa Bumi Di Cianjur, Jawa Barat

pemerintahan

LAKSANAKAN PROGRAM P4GN TERKAIT REHABILITASI SOSIAL, LAPAS WARUNGKIARA BEKERJA SAMA DENGAN BNNK SUKABUMI

pemerintahan

Kepala Staf Kepresidenan Hadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan KLB Program Makan Bergizi Gratis

TNI/POLRI

Meriahkan Hari Bhayangkara ke-78, Polres Sukabumi Kota Gelar Kejuaraan MMA Amatir Kapolres Cup 2024

Nasional

Dalam Waktu 3 Jam, Tim Buser Satreskrim Polres Sukabumi Berhasil Ringkus Pelaku Penganiayaan atau pembunuhan