Kabar Journalist

Home / Sukabumi

Rabu, 25 Januari 2023 - 23:57 WIB

Wabup Ajak Camat Dan Kepala Desa Prioritaskan Program Aksi Penanganan Stunting

Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri ajak Camat dan Kepala Desa memprioritaskan program aksi penanganan stunting di wilayahnya, hal ini merupakan keseriusan Pemkab untuk mencegah kasus penyakit yang mengganggu tumbuh kembang pada badan dan otak anak.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri yang juga sebagai ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kab. Sukabumi saat membuka acara Review Kerja Tahunan Aksi Konvergensi Stunting Di Aula Sekretariat. Palabuhanratu, Rabu (25/1/23).

“Betapa pentingnya menangani kasus stunting ini sehingga harus serempak bersama sama untuk terus menurunkannya, maka dari itu camat yang juga sebagai ketua TPPS harus banyak gerakan” Jelasnya.

Baca Juga  Pemda Sukabumi Sahkan Perda Pengelolaan Perikanan Darat Berkelanjutan

Wabup Iyos menjabarkan, Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) bahwa angka stunting di Kab. Sukabumi diangka 24,2 persen dengan sampling 200 ribu balita, namun hasil metode penelitian pemda membuktikan di angka 5,3 Persen dengan sampling seribu balita. Maka dari itu pemda akan berfokus kepada metode penelitian hasil akhir dengan angka 5,3 persen.

“Kita ingin merevalidasi angka 5,3 persen tersebut dengan betul-betul yang nantinya data itu akan di digitalisasikan oleh dinas kominfosan. Selain itu juga akan ditindaklanjuti melalui Gerakan Aksi Deteksi dan Intervensi Stunting (Gadis Sukabumi)” Ungkapnya.

Kata Wabup Iyos, saat ini Kab. Sukabumi terdapat 2800 ibu hamil yang mengalami KEK dan anemia. Maka dari itu di bulan Februari ada dua hal yang akan menjadi program prioritas untuk terus dibidik dalam penanganan stunting, diantaranya stunting spesifik serta kekurangan energi kronis (KEK) dan anemia pada ibu hamil. Kendati begitu Kab. Sukabumi saat ini terdapat 2.800 ibu hamil yang mengalami KEK dan anemia.

Baca Juga  Pasangan Bacalon Bupati Iyos-Zainul Datang Ke KPU Kab. Sukabumi

“Mereka Itu harus di intervensi segera, peran camat yang juga sebagai ketua TPPS wilayah dan Kepala desa harus segera menyikapinya dengan sungguh- sungguh” Pintanya.

Wabup berpesan, bagi siapapun masyarakat yang mengalami stunting untuk segera melaporkan ke pihak desa dan kecamatan.

“Masyarakat jangan malu apabila keluarganya mengalami stunting, maka harus lapor ke pemerintah desa atau Kecaman untuk ditindaklanjuti” Paparnya.

Baca Juga  Bupati Sukabumi Meminta Kepala Perangkat Daerah Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kab. Sukabumi Ardiana Trisnawiana menambahkan, ada delapan aksi upaya penurunan stunting antara lain, analisa situasi, rencana kegiatan, rembug�stunting, perbup/perwal tentang peran desa, kader pembangunan manusia, manajemen data, pengukuran dan publikasi, serta review kinerja tahunan.

“Review kerja tahunan aksi konvergensi stunting tahunan ini bertujuan untuk melihat capaian percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi, juga untuk bahan laporan serta feedback penyusunan rencana delapan aksi konvergensi khususnya menjadi analisis situasi di tahun 2023” Singkatnya.

Share :

Baca Juga

Sukabumi

Respon Aduan Warga, Polisi di Sukabumi Tertibkan Juru Parkir Liar dan Premanisme

Sukabumi

Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan Anak Dibawah Umur, Puluhan Personil Polres Sukabumi Mendapat Penghargaan.

Sukabumi

WABUP AJAK TPP P3MD PERKUAT KOMUNIKASI DAN KOLABORASI

Hukum

Kasi UPTD WS Cisareno ;”Analisa kami Sedimen Sungai Cisuda akan dipapas dan mengusulkan pembuatan tanggul 1 satu kilometer”

Bisnis

HUT Kota Sukabumi, Perhimpunan INTI Kota Sukabumi Gelar Donor Darah. Peduli, Bantu Stok Darah di PMI

Jawa Barat

Dandim 0607/KS Dan Kapolres Sukabumi Kota Bersama Forkopimda Hadiri Peringatan Hari Pangan Sedunia Ke-43

sosial

Wujud Kepedulian di Kota Mochi, Siswa Polda Aceh Salurkan Bantuan di Subangjaya

Sukabumi

Warga RW.01 Kampung Kadulawang Meriahkan HUT RI ke 78. ” Kadulawang Ngahiji Kadulawang Kahiji”