Kabarjournalist.com – Kepala Bidang Pemasaran PT. Bpr Nusamba Sukaraja, sekaligus sebagai Pemateri, Purnomo, S.Ip bersama Tim nya, Mutiarani, Adelia Febriani, dan Astrid Nirvani, mensosilisasikan program dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI terkait Literasi Keuangan untuk nasabahnya.
Menurut Purnomo, sasaran kegiatan ini menyasar pada para Pelajar, Masyarakat umum (orang tua siswa berbagai kalangan), Profesi/Karyawan, Guru dan Pengurus yayasan.
Pada kegiatan kali ini, BPR Nusamba Sukaraja mengangkat tema “Masa Depan Sejahtera dengan Perencanaan Keuangan”
Kegiatan Literasi Keuangan ini dilaksanakan di Yayasan Pendididikan MIHADUNAL ULA (SD,SMP,SMK), yang beralamat di Jalan Bojongsawah KM2, Tanjungsari Rt.01/03, Kecamatan Kebon Pedes, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang dihadiri peserta sebanyak 100 orang lebih.

Kepada Kabarjournalist.com, Purnomo menerangkan terkait materi yang dipaparkan pada pertemuan tersebut.
Materi sosialisasi pada kesempatan ini, ada 10 point sebagai berikut:
1. Pengetahuan Umum Keuangan:
Memahami konsep dasar keuangan, seperti bagaimana uang bekerja, inflasi, dan lain-lain.
2. Simpanan dan Pinjaman:
Memahami berbagai bentuk simpanan, manfaatnya, dan cara menggunakan pinjaman secara bijak.
3. Investasi:
Memahami berbagai jenis investasi, risiko dan manfaatnya, serta bagaimana memilih investasi yang sesuai dengan kebutuhan.
4. Asuransi dan Proteksi:
Memahami pentingnya asuransi dan proteksi terhadap risiko keuangan, serta bagaimana memilih produk asuransi yang sesuai.
5. Pengelolaan Keuangan Pribadi:
Memahami bagaimana mengelola keuangan pribadi secara efektif, termasuk perencanaan keuangan, membuat anggaran, dan melacak pengeluaran.
6. Penggunaan Produk Jasa Keuangan:
Memahami berbagai produk jasa keuangan yang tersedia, bagaimana menggunakannya, dan risiko yang terkait.
7. Pelindungan Konsumen:
Memahami hak-hak konsumen dalam jasa keuangan dan bagaimana melaporkan jika ada masalah.
8. Keuangan Syariah:
Memahami prinsip-prinsip keuangan syariah dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
9. Inovasi Teknologi Keuangan:
Memahami bagaimana teknologi keuangan dapat membantu dalam pengelolaan keuangan dan meningkatkan inklusi keuangan.
10. Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan:
“Dengan kegiatan ini diharapkan dapat memahami bagaimana pelaku usaha jasa keuangan harus berperilaku secara etis dan bertanggung jawab,” jelas Purnomo kepada Kabarjournalist.com, Kamis,22/05/2025.
Sementara itu, Tujuan utama kegiatan literasi keuangan yang dilakukan adalah meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan diri individu (masyarakat) dalam mengambil keputusan keuangan yang bijak dan efektif, serta meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan untuk mencapai kesejahteraan finansial.
“Dengan literasi keuangan yang baik, individu dapat membuat keputusan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka, serta melindungi diri dari berbagai risiko keuangan,” ungkapnya.
Red/HJS





















