Kabarjournalist.com – Kelompok warga yang berdiri sejak 2019 hingga saat ini tetap eksis, Mereka telah menunjukkan eksistensi dan mengorbankan segalanya hanya untuk membenahi lingkungan dengan menggunakan anggaran swadaya serta sumbangan dari para donatur yang merasa peduli terhadap kegigihan dan perjuangan kelompok warga ini.
Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Sauyunan Kadulawang yang bergerak di Bidang Perikanan ini, melebarkan sayapnya hingga ke bidang lainnya. Selain Budidaya Ikan, Pokdakan Mina Sauyunan mempunyai rasa peduli terhadap lingkungannya.

Hal ini dibuktikan dengan dibenahinya wilayah sekitar yang sebelumnya merupakan tempat pembuangan sampah dan terlihat kumuh, kini, dibenahi menjadi lahan dan lokasi Wisata Edukasi ke RW an 01 Kampung Kadulawang, Kelurahan Cipanengah Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi.
“Kami telah membuktikan bahwa Kelompok warga ini selain membudidayakan Ikan bekerjasama dengan DKP 3 Kota Sukabumi, selain itu, kami ikut peduli terhadap wilayah dan mencoba untuk membenahi sedikit demi sedikit lingkungan ini agar lebih terawat, bersih dan nyaman,” jelas Humas Pokdakan. Senin, 18/08/2025.
Alhamdulillah, Humas menambahkan, Lingkungan di Area Pokdakan dan sekitarnya telah berubah signifikan selama beberapa tahun berdirinya Pokdakan Mina Sauyunan Kadulawang ini.
“Selain penataan 5 Kolam yang dikelola, kami menata lingkungan dengan membuat penembokan di beberapa kolam, kemudian pengecatan jalan lingkungan dan dinding Kolam, membangun 2 Saung warga, 1 Gudang, Papan Nama Kelompok dari tembok, Penanaman berbagai Pohon menggunakan Pot dari Galon bekas, Taman Pokdakan, serta Media untuk Edukasi warga,” terangnya.

Sementara itu, 5 Kolam yang saat ini dikelola, didalamnya sudah terisi berbagai macam ikan, diantaranya berbagai jenis Ikan Nila, Indukan, Ikan Mas, dan Bawal.
“Untuk Bibit dan Ikan Nila Konsumsi sudah ada yang siap jual, selain itu, Ikan Bawal tinggal menunggu 1 bulanan lagi untuk panen dan dijual,”ucap Humas Pokdakan menerangkan terkait Ikan yang ditanam di 5 Kolam tersebut.
Namun, dengan keterbatasan anggaran dan mengandalkan swadaya, Pakan Ikan tidak sepenuhnya menggunakan Pelet tetapi diselingi dengan dedak dan dedaunan sehingga pertumbuhannya lambat.

Dengan keadaan ini, Pokdakan Mina Sauyunan mencoba untuk mencari solusi untuk mendapatkan penghasilan lain selain dari Ikan yang ditanam yaitu membangun 2 Gazebo (Saung) sederhana dan dapat disewakan bila dibutuhkan.
Kemudian, mencoba berbagai upaya untuk tetap bertahan di masa-masa sulit ini dengan membuat beberapa program yang dapat mendukung kemajuan Kelompok Warga yang masih mempunyai rasa peduli terhadap wilayah ini.
“Kami akan lakukan berbagai upaya untuk tetap bertahan dan akan mencoba membuat beberapa program untuk mendapatkan penghasilan bagi anggota. Mohon dukungannya dan doa. Semoga apa yang kami lakukan bisa berhasil,” ungkapnya.
Walaupun belum memberikan kesejahteraan bagi anggota, namun keberadaan Pokdakan Mina Sauyunan ini telah menjadi Pelopor dan Inisiator bagi warga lainnya.
“Alhamdulillah, walaupun dalam 5 tahun berdirinya Pokdakan Mina Sauyunan ini belum memberikan kesejahteraan bagi anggota, namun kami bersyukur, apa yang telah kami lakukan untuk menata wilayah dan masih mempunyai rasa peduli terhadap lingkungan ini sehingga wilayah menjadi lebih terawat, bersih dan nyaman,” ulasnya.
Kepedulian Lingkungan oleh Kelompok Warga ini telah berdampak luas pada perubahan lingkungan sekitarnya dan hal positif ini diharapkan dapat diikuti oleh wilayah lainnya dengan Gerakan Peduli Warga terhadap Lingkungannya dan menggelorakan kembali Gotong Royong untuk pembangunan di wilayah.
Redaksi

























