Kabarjournalist.com – SUKABUMI – Di teras kafe yang sejuk di kawasan Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Selasa pagi, 30 Juni 2026, suasana terasa hangat dan penuh kekeluargaan. Bukan sekadar pertemuan biasa, momen ini menjadi saksi atas dua perayaan besar sekaligus: Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 dan Hari Ulang Tahun Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) ke-27.
Bagi mereka yang pernah dan masih mengenakan seragam, hari ini bukan sekadar tanggal di kalender, melainkan pengingat bahwa pengabdian tidak pernah benar-benar berakhir.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, hadir bersama jajarannya untuk menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Dalam sambutannya di hadapan awak media, ia menegaskan bahwa keberadaan para purnawirawan adalah kekayaan tak ternilai bagi institusi kepolisian.
“Kami tidak hanya merayakan hari jadi institusi, tetapi juga menghormati sejarah dan pengabdian yang telah dibangun para pendahulu kami. Di bawah kepemimpinan Bapak Gatot, kami berharap PP Polri Cabang Kota Sukabumi semakin maju dan hubungan harmonis ini terus terjalin dengan seluruh unsur masyarakat,” ujar AKBP Sentot di halaman Sapa Cafe usai rangkaian acara.

Baginya, para pensiunan bukanlah masa lalu yang dilupakan, melainkan “guru dan teladan” bagi generasi penerus. “Pengabdian mereka tidak berhenti saat seragam dilepas.
Insya Allah, sinergi ini akan terus kami jaga demi kemajuan bersama,” tambahnya.
Perayaan yang Menghimpun Kekuatan Bersama
Peringatan HUT PP Polri ke-27 ini digelar serentak di seluruh Indonesia, dan di Sukabumi antusiasme terlihat nyata. Sebanyak 180 peserta hadir memadati lokasi syukuran, menandakan bahwa ikatan persaudaraan ini tetap kuat.
Acara ini menjadi ajang pertemuan lintas unsur. Selain Kapolres dan pejabat utama Polres Sukabumi Kota, hadir pula Asda III Pemkot Sukabumi H. Imran Whardani, Ketua LCS Kompol (Purn.) Sunarya Ishak, pimpinan Pondok Pesantren Al-Fath Kyai H. Fajar Laksana, Notaris Sukabumi, Gunawan SH, Ketua DPD BP3N Jawa Barat, Yanto Gunawan , serta para pimpinan perbankan seperti BNI, BJB, Mandiri, BPR Nusamba, Rumah Sakit Hermina dan tamu undangan lainnya.

Ketua PP Polri Kota Sukabumi, AKBP (Purn.) Dr. Gatot Satrio Utomo, S.H., M.H., menyambut hangat kehadiran seluruh tamu undangan. Ia mengusung tema yang dalam: “Mendukung POLRI yang Presisi, Inovatif, dan Senantiasa Bekerja untuk Rakyat.”
“Kami mungkin sudah tidak bertugas aktif, namun hati kami tetap menyatu dengan rakyat dan institusi. Kami tetap mendukung penuh setiap langkah Polri di wilayah ini,” tegas Gatot.
Prinsip Tak Tergoyahkan:
Sekali Bhayangkara, Tetap Bhayangkara
Bagi para purnawirawan, kata “pensiun” memiliki makna yang berbeda. Dalam pernyataannya, Gatot menegaskan semangat yang membara: “Sekali Bhayangkara, tetap Bhayangkara. Bagi kami, tidak ada pensiun sejati selain saat meninggal dunia. Selama napas masih ada dan tenaga masih kuat, kami akan terus berkarya dan menjaga nama baik institusi.” tegasnya.
Semangat itu kemudian dituangkan dalam pesan mendalam bagi para anggota Polri yang masih aktif bertugas. Ada tiga poin utama yang menjadi harapan para pensiunan agar Polri semakin dicintai rakyat:
Pertama, tumbuhkan empati. “Jika polisi memahami dan melayani dengan hati, maka simpati dan kepercayaan masyarakat akan datang dengan sendirinya,” ujar Gatot.
Kedua, tegakkan keadilan tanpa pandang bulu. Oknum yang melanggar hukum harus diproses sesuai aturan, karena di mata hukum semua warga negara setara.

Ketiga, lakukan pembinaan berkelanjutan. Anggota yang bermasalah harus dibimbing kembali untuk memahami tugas sejatinya: melindungi, mengayomi, dan melayani, bukan menjadi beban. Gatot bahkan mengajak masyarakat maupun sesama anggota untuk tidak ragu melaporkan penyimpangan secara terbuka kepada Bidang Propam demi kebenaran.
Di penutup perayaan yang hangat ini, doa pun dipanjatkan: semoga di usia ke-80, Polri semakin kokoh, dipercaya rakyat, dan sinergi antara yang aktif dan yang sudah pensiun terus terjalin erat sebagai benteng persatuan di Kota Sukabumi.
(Red / HJS)























