Kabar Journalist

Home / Jawa Barat / sosial / Sukabumi / TNI/POLRI

Senin, 26 Desember 2022 - 22:20 WIB

Gedung Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kab.Sukabumi Diresmikan Bupati.

Kabarjournalist.com – Bupati Sukabumi,H.Marwan Hamami, meresmikan Gedung Unit Transfusi Darah (UTD) PMI,Jalan Raya Cibolang Kabupaten Sukabumi. Senin,26/12/2022.

Peresmian ini dihadiri oleh Bupati Sukabumi, H.Marwan Hamami, Dirut RSUD Sekarwangi, dr.Gatot, Plt.Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, dr.Rika, UTDP ,dr.Nova, Ketua PMI, dr.Hondo, Kepala UTD ,dr.Riki, Sekretaris Dinas Pendidikan,Khusyairin, Camat Cisaat,Yudi, Anggota DPRD Komisi 4, Hera, Kapolsek Cisaat.

Bupati Sukabumi berharap Gedung yang baru saja diresmikan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat di Sukabumi dalam membantu penyediaan stok Darah dan Pelayanan Donor Darah.

Baca Juga  WABUP TINJAU LANGSUNG PENANGANAN DAMPAK BENCANA ALAM DI KABANDUNGAN

“Dengan diresmikannya UTD ini bagaimana PMI dapat berkiprah untuk melayani kebutuhan darah dan pelayanan lainnya disini,” ujar Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.

Selain itu menurutnya di tempat ini akan dibangun juga untuk Klinik dan Rumah Sakit Type D sehingga dapat menjawab apa yang menjadi persoalan-persoalan kesehatan Masyarakat di Kabupaten Sukabumi.

“Kami akan Support dan bantu untuk menjawab persoalan yang selama ini menjadi kendala. Contohnya pengalaman saya secara pribadi ,dulu begitu sulit ketika membutuhkan Plasma Darah sehingga dari keluarga atau keponakan meninggal karena DBD akibat tidak adanya transfusi Plasma di Rumah Sakit ,” ungkapnya.

Baca Juga  TMMD Ke-117 TA 2023 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi Resmi Dibuka, Ini Sasaran Fisik dan Non-Fisiknya....

Dengan hal tersebut harus dilakukan Tranfusi Plasma karena menurutnya dengan waktu yang singkat , seseorang yang terkena DBD tanpa dilakukan Transfusi Plasma sangat beresiko dan dapat berakibat fatal.

Kemudian selain itu, Bupati menerangkan terkait persoalan stok darah yang expired karena tidak digunakan.

“Baru tahun ini saya mendengar Darah yang Expired ini , berarti banyak yang sehat ya di sukabumi ?. Jadi darah tidak berkurang. Karena Expired darah itu hanya satu bulan,” ulasnya.

Baca Juga  BUPATI SUKABUMI TERIMA ENTRY MEETING BPK RI PERWAKILAN JAWA BARAT

Oleh karena itu pihaknya akan berupaya untuk mengolah darah yang Expired tersebut untuk dijadikan Plasma atau Trombosit untuk menjawab persoalan-persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dan Pemerintah akan menyediakan apa yang dibutuhkan untuk kepentingan masyarakat.

Red/Hendra Jo Sofyan

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Hujan Deras Melanda, Dinas PUPR Kota Sukabumi Bidang SDA Tinjau Beberapa Titik Lokasi Sungai

Pendidikan

Wartawan Muda Harus Memiliki Motivasi Dan Keberanian Serta Disiplin Sesuai UU KEJ

Sukabumi

Ditemukan Mayat di Sungai Cilisung Pelabuhan Ratu, Polisi Segera Lakukan Evakuasi

Nasional

Resimen Rahesa Aditya Diandra Ikuti Bintra Lemdik dan Penyambutan Sebagai Warga Kota Sukabumi

Nasional

Kopdar Jabar 2023, Gubernur Tekankan Seluruh Daerah Jaga Kondusifitas

Bisnis

PLUT KUKM Kab.Sukabumi dan BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisasi di Cibadak Pabuaran

Sukabumi

Ledakan Tabung Gas Helium Guncang Kampung Tegallaya, 4 Rumah Terdampak

Infrastruktur

Warga Keluhkan Beberapa Ruas Jalan Rusak Parah, Walikota Buka Suara !!