Kabar Journalist

Home / Sukabumi

Senin, 11 November 2024 - 15:31 WIB

Roman , Siswa SMPN 2 Nagrak Sukabumi Berhasil Meraih Juara 1 Tenis Meja Digelar PTM Rajawali

Kabarjournalist.com – Roman Maulana Yusuf, seorang atlit tenis meja memiliki potensi dan hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya prestasi telah ditorehkan diberbagai ajang pertandingan yang pernah ia ikuti.

Belajar tenis meja semenjak usia 5 tahun, Roman kini sudah mampu memperlihatkan talentanya, dan selalu menjadi kampiun di berbagi event, baik tingkat Kabupaten, Provinsi, maupun Nasional.

Lahir dari pasangan Yudi Sutiadi dan Rena Amelia, yang beralamat di Kp. Cikawung RT 004 RW 003, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi tersebut, kini sudah mampu membanggakan dirinya, keluarga dan sekolahnya tempat ia menimba ilmu.

Bakat yang menular dari ayahnya yang sekaligus menjadi pelatih pribadinya, Roman setiap hari menghabiskan waktunya untuk berlatih dan mengasah kemampuan fisik dan skill nya tanpa mengenal lelah.

Seiring berjalannya waktu, kemampuan Roman terus meningkat. Selain berlatih di PTM Mandiri, Ia kini tercatat sebagai salah seorang atlit binaan PTM Satelit Cisaat-Sukabumi, di bawah pimpinan Asep Adul.

Untuk membuktikan kemampuannya, teranyar, Roman mengikuti sebuah kejuaraan tenis meja yang digelar di PTM Rajawali, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, Sabtu-Minggu 09-10/11/2024.

Baca Juga  HJ. RINA ROSMANIAH JAPAR TERPILIH SEBAGAI KETUA PERWOSI MASA BAKTI 2026-2030

Pertandingan yang digelar dalam rangka memperingati hari pahlawan tersebut, diikuti oleh kurang lebih 200 atlit yang datang dari berbagai penjuru kota, seperti; Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Bogor dan kota-kota lainnya.

Turun di kelas 8 dan 9, Roman berhasil menghempaskan perlawanan kompetitornya di babak penyisihan serta babak berikutnya, tanpa ada hadangan dari atlit manapun.

Memasuki babak final, Roman bertemu dengan atlit tuan rumah Toton yang usianya diatas Roman. Bermain dengan lima set, Roman yang mewakili PTM Satelit, berjuang memperlihatkan tekadnya untuk meraih yang terbaik.

Jalannya pertandingan

Pada set pertama, karena Roman masih meraba-raba pola permainan lawannya dan sedikit nervous, ia kalah dengan skor 8-11. Memasuki set kedua, pelatih menginstruksikan untuk selalu menekan, dan hasilnya ia berhasil mencuri poin dengan skor 11-6.

Pada set ketiga, pola permainan Roman kembali seperti set pertama. Karena mungkin sedikit ada tekanan dari tuan rumah, ia kembali kalah dengan Skor 8-11. Fokus permainan kembali dikendalikan Roman pada set ke 4, walaupun sempat terjadi setting dan kejar mengejar angka, Roman berhasil unggul dengan skor 14-12.

Baca Juga  Silmy Karim: Revisi UU Imigrasi untuk Penguatan Pengawasan WNA dan Perbaikan Pelayanan

Pada set penentuan, pola permainan Roman tetap dipertahankan dengan serangan yang lebih bervariasi. Terbukti Roman berhasil menuntaskan perlawanan Toton dengan skor 11-9. Dengan demikian Ia berhasil menjadi kampiun pada ajang tersebut dengan skor 3-2.

Pasca pertandingan, Manajer tim PTM Satelit, Asep Adul mengungkapkan, hasil tersebut merupakan buah kerja keras dari atlit binaan nya selama mereka berlatih.

“Ya, ini sudah kita prediksi. Roman kan anaknya rajin berlatih dan mau mendengarkan arahan pelatih. Terbukti hasilnya sangat menggembirakan,” ungkap Asep Adul, Senin 11/11/2024.

Baginya, dengan perolehan tersebut merupakan kado yang sangat istimewa bagi PTM Satelit, karena berbarengan dengan peringatan hari pahlawan.

“Kami sangat apreciate, atas kerja keras para atlit. Luar biasa, di momen hari pahlawan, atlit-atlitnya bisa mengharumkan PTM Satelit,” tambah Asep Adul.

Baca Juga  Wakalemdiklat Polri Lantik 1.290 Bintara menjadi Perwira Polri

Berdasarkan data yang diterima redaksi, selain Roman yang menjadi juara 1, ada dua orang atlit dari PTM Satelit yang menduduki juara 3 dan 4, yaitu atas nama Dede Dicky dan M. Rizky.

Sementara itu, Roman Maulana Yusuf mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan kawah candradimuka untuk menjadi atlit profesional pada cabor tenis meja.

“Bersyukur hari ini saya jadi juara. Ini merupakan langkah awal untuk menggapai cita-cita saya jadi atlit profesional,” kata Roman yang masih tercatat sebagai siswa kelas III SMPN 2 Nagrak-Sukabumi itu.

Ditanya peluang kedepan, Roman mengaku akan terus berlatih dan mengasah kemampuannya dalam mengolah fisik dan skill, serta mengikuti arahan dan petunjuk pelatihnya.

“Saya pikir kuncinya satu ya, rajin berlatih dan selalu mengikuti arahan pelatih. Insya Allah kita berhasil,” pungkas Roman yang punya proyeksi ingin jadi atlit PON dan Nasional itu.

Share :

Baca Juga

Sukabumi

Berdayakan Peternak Unggul di Kabupaten Sukabumi, Lintasarta Bersama DT Peduli Salurkan Domba Bagi 10 Ternak Binaannya

Sukabumi

Wali Kota Sukabumi Lantik Pejabat Eselon II dan Direktur Perumda BPR, Tegaskan Pentingnya Fiskal Kuat Daerah

Sukabumi

Korwil Suci Gorda TrendaRk 08 Gelar Konsolidasi !!

Infrastruktur

Aksi Emak-emak Turun Gunung Menuntut Perbaikan Jalan Pelabuhan II Direspon. Kadis BMPR Provinsi Jabar Berikan Penjelasannya !

Jawa Barat

Ketum DPN Gerhana Pro Turun Gunung, Sambangi Keluarga PMI Yang Meninggal di Kuwait . Ada Apa?

Jawa Barat

Tutup Rangkaian HPN, Wali Kota Berharap Insan Pers Sajikan Informasi Terbaik

Sukabumi

Kalemdiklat Bersama Perwakilan JICA Jepang Kunjungi Rumah Pengasingan Bung Hatta dan Wisma Wisnu Wardana

Budaya

Meriahkan Tahun Baru 1 Muharam 1445 H/ 2023 M, Warga Desa Cicantayan Gelar Pawai Obor